<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658</id><updated>2012-02-16T15:43:44.100-08:00</updated><title type='text'>Catatan Perjalanan</title><subtitle type='html'>Take time to think, it is the source of power</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>129</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-2328078293134894010</id><published>2008-12-25T00:39:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T00:41:30.957-08:00</updated><title type='text'>Sosok Ibu, Siapakah dia??</title><content type='html'>Ya… bukan hari itu yang special, tapi sosok orang yang diperingati di hari itu yang special.. Diri pribadi sebagai seorang istri dan insya allah akan menjadi ibu..serta seorang pribadi yang saya kagumi karena ketangguhannya mendidik anak2nya dan menapaki setiap episode kehidupan.. ya..mamahku tersayang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya hari ibu, sebenarnya untuk menaikkan derajat kaum ibu yang selama ini dipandang sebelah mata oleh budaya Indonesia.. Ibu yang selama ini hanya bekerja di dapur, melayani suami, dan mendidik putra putrinya, zaman dahulu belum tersentuh oleh pendidikan apalagi berperan membangun masyarakatnya. Ya, zaman dahulu di Indonesia nilai-nilai islam belum terlalu difahami dengan baik. Islam hanya dipandang sebagai ibadah ritual semata, bukan sebagai WAY OF LIFE.&lt;br /&gt;Mungkin banyak orang belum mengetahui, atau bahkan mungkin kaget jika tahu pada kenyataannya bahwa, dalam islam tugas rumah tangga tidak sepenuhnya dilakukan oleh seorang ibu/istri. Mencuci pakaian, membersihkan rumah, itu tidak sepenuhnya tugas istri. Tapi, dalam budaya kita, pekerjaan rumah disikat habis oleh ibu dan istri. Makanya, muncullah super woman-super women di Indonesia. Apalagi jika ada seorang ibu yang pandai mengurus rumah tangga, pandai mendidik anak-anaknya, tapi masih bisa beraktivitas menjadi pribadi yang bermanfaat untuk lingkungan sekitarnya… Ck ck ck.. salut deh.. Tapi its mission imposible.. tanpa ada bantuan dukungan keluarga (Suami, saudara, dsb), atau peralatan yang serba modern, seorang ibu bisa menghandle tugas2 itu.. Sungguh luar biasa memang tugas seorang wanita yang sudah menikah itu.. Tidak semua wanita mulus melalui ketiga tahapan/perannya itu..mengurus rumah, mendidik anak2, bermanfaat untuk masyarakat.. &lt;br /&gt;Tidak mudah memang, tapi harus dimulai, karena peran-peran itu seperti sebuah puzzle yang jika disatukan akan menjadi sebuah gambaran untuh yang menakjubkan.. Sang ibu akan semakin disayang oleh suaminya jika pandai menjadikan rumah sebagai syurga/istana sehingga sang suami menjadi raja dan istri menjadi permaisurinya... Jika pandai mendidik anak-anaknya maka kasih sayng sang ibu itulah yang akan menjadi kontrol bergaul anaknya.. Jika berperan di masyarakat, maka hal itu akan menjadi tauladan yang baik untuk anak-anaknya agar menjadi pribadi yang mandiri dan berjiwa sosial..&lt;br /&gt;Fiuh…. Mulailah merangkai puzzle dari tiap2 peran wanita tersebut.. start from small things that we can do.. lakukan sedikit perubahan kemudian maknai perubahan tersebut, adakah yang perlu diperbaiki.. jika ya, segera perbaiki dan kembali pada peran utama seorang ibu..sebagai garda rumah tangga dan pendidik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For my mom… You’re the best mother than i have had.. I learn a lot from you..&lt;br /&gt;Mamahku.. super womenku… &lt;br /&gt;Selamat Hari Ibu..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-2328078293134894010?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/2328078293134894010/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=2328078293134894010' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2328078293134894010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2328078293134894010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/12/sosok-ibu-siapakah-dia.html' title='Sosok Ibu, Siapakah dia??'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-3995470957784280416</id><published>2008-12-14T17:32:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T17:33:52.213-08:00</updated><title type='text'>Layar tancep "Laskar Pelangi"</title><content type='html'>Dalam rangka Ulang Tahun Pertamina, komplek pertamina yang ada di daerah kami menampilkan layer tancep.  Film yang dipilihnya pun film yang sedang naik daun akhir-akhir ini, yup..Laskar Pelangi.  Tidak diragukan lagi dong..peminatnya banyak sekali, jalanan yang sengaja ditutup untuk duduk para penonton pun, penuh.  Penghujan yang kerap menghampiri daerah kami pada waktu malam, alhamdulillah pergi sejenak kala itu.  Ada dua hal yang berkesan di hati ini.  Pertama, akhirnya bisa lihat film itu juga…mengingat sudah lama sekali saya ingin bisa menyaksikannya, dan akhirnya kesempatan itu datang.  Mmm..film yang inspirasional.. Yang kedua, layar tancep...udah sekitar 20 tahun ga nonton layar tancep. Seru…nonton di bawah sinar rembulan beralaskan koran.  Bawa bekel sendiri dari rumah. Nontonnya kali ini sama suami lagi, mmm…romantis...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-3995470957784280416?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/3995470957784280416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=3995470957784280416' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3995470957784280416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3995470957784280416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/12/layar-tancep-laskar-pelangi.html' title='Layar tancep &quot;Laskar Pelangi&quot;'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4206534966347168395</id><published>2008-11-26T20:55:00.000-08:00</published><updated>2008-11-26T20:56:52.656-08:00</updated><title type='text'>Dukung program BSE!!</title><content type='html'>Subhanallah, terasa sekali manfaatnya dengan adanya bse (buku sekolah elektronik) yang dicanangkan oleh departemen pendidikan nasional. Saya bisa mengunduh (download) dengan mudah melalui internet. Bagi saya seorang pencari sumber bahan ajar untuk mengajarkan dan membantu anak sekolah memahami lebih jauh tentang matematika, mulai dari SD hingga SMP, bse ini menjadi bermanfaat. Akses toko buku yang tidak ada di daerah tanjung-tabalong ini membuat saya sedikit bingung mencari sumber bahan ajar, karena saya bukanlah seorang guru di sekolah ataupun guru di bimbingan belajar. &lt;br /&gt;Saya hanyalah seorang manusia yang berusaha untuk mengamalkan ilmunya. Sekalian nostalgia masa mengajar di Jakarta setahun lalu. Saya punya 3-5 orang murid yang sedang mempersiapkan diri menghadapi UNAS, khususnya di bidang matematika. Mereka datang ke rumah seminggu sekali. Jadi, dengan adanya bse ini saya tidak kesulitan untuk mencari bahan ajar yang mudah dan murah.&lt;br /&gt;Namun, sedikit disayangkan, buku pelajaran elektronik yang ada masih terbatas, hanya pada bidang bahasa, matematika, dan TIK. Untuk pelajaran fisika, biologi, dan kimia untuk tingkat SMA belum ada. Mudah-mudahan segera terealisasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4206534966347168395?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4206534966347168395/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4206534966347168395' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4206534966347168395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4206534966347168395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/11/dukung-program-bse.html' title='Dukung program BSE!!'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-8002835401651107366</id><published>2008-11-26T03:12:00.001-08:00</published><updated>2008-11-26T03:45:47.147-08:00</updated><title type='text'>Bagaimanakah baiknya??</title><content type='html'>Pro kontra masalah imunisasi halal-haram, menarik perhatian saya. Pada mulanya saya berfikir, imunisasi adalah hal yang wajar, malah patut dilakukan untuk anak-anak balita dan orang dewasa. Mulai dari vaksin BCG, hepatitis, MMR, cacar, polio, campak, tetanus, dsb. Namun, saya tidak menyangka, dibalik khasiatnya, tersembunyi kandungan-kandungan atau bahan pembuat yang tidak halal, serta efek samping yang dalam kasus tertentu membahayakan. Dan hal tersebut menjadikan diri saya ragu tentang konsep imunisasi itu sendiri. &lt;br /&gt;Dalam situs www.imunisasihalal.wordpress.com, diulas cukup banyak mengenai sisi lain (terutama negatif) dari imunisasi. Tidak semua imunisasi berhasil ternyata. Dan ketidakberhasilan tersebut jarang diungkap di publik. &lt;br /&gt;Terfikir sepintas lalu, orang zaman dahulu, bisa survive tanpa imunisasi, mengapa sekarang banyak bermunculan produk2 imunisasi. Segitu besar bahayakah ancaman penyakit di sekitar kita, sehingga mengharuskan imunisasi sebagai bentuk kewaspadaan diri. Tidak adakah bentuk penangkalan lain terhadap penyakit selain imunisasi?? &lt;br /&gt;Setelah berdiskusi dengan rekan dan kerabat, serta membaca tentang kegunaan imunisasi TT ketika hamil, serta seberapa mendesaknya, akhirnya saya memutuskan untuk tidak melakukan imunisasi tersebut. Insya Allah aman.. Karena menurut saya, peralatan persalinan yang digunakan saat ini relatif aman dari bibit tetanus, karena steril. Oleh karenanya, saya merasa cukup aman tidak diimunisasi ketika hamil. &lt;br /&gt;Lain halnya dengan bayi saya nantinya. Saat ini saya masih mencari informasi sebanyak2nya dan seakurat2nya mengenai urgensi bayi diimunisasi. Banyak lho imunisasi yang harus dilakukan bayi itu, lebih dari 5 kali. Seberapa pentingkan sang bayi harus menjalani imunisasi. Apakah daya imun dari ASI masih belum cukup?? Bagaimana dengan pemilihan makanan yang sehat buat si kecil?? Yakinkah tidak ada efek samping dari imunisasi tersebut?? Wew..begitu banyak kekhawatiran2 yang melintas berkaitan dengan masalah imunisasi ini. I hope i can give the best for my family..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-8002835401651107366?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/8002835401651107366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=8002835401651107366' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8002835401651107366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8002835401651107366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/11/bagaimanakah-baiknya.html' title='Bagaimanakah baiknya??'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-3192925963823694903</id><published>2008-11-08T18:05:00.000-08:00</published><updated>2008-11-08T18:23:31.928-08:00</updated><title type='text'>Imunisasi ketika hamil</title><content type='html'>Saya berkonsultasi dengan dokter dan bidan untuk mendiskusikan perkembangan janin yang ada dalam janin. Kami baru bertatap muka satu kali dengan kedua profesi tersebut. Terkahir kemarin, saya mengunjungi bidan. Pada pertemuan pertama ini, tidak ada diskusi yang berarti. Sang bidan pun hanya mengecek urin untuk mengetahui apakah saya positif atau tidak. Mungkin karena pertemuan pertama kali yak..jadi prosedur standarnya seperti itu. Tapi ada pernyataan menarik dari bu bidan, beliau memberitahukan bahwa pada pertemuan selanjutnya saya akan diimunisasi. Kemudian saya bertanya, "imunisasi apa bu?". Lantas beliau menjawab, "Imunisasi agar janin dan ibunya sehat." Jawaban itu terdengar terlalu umum dan kurang memuaskan rasa ingin tahu saya. Waktu terakhir periksa ke dokter, beliau tidak menyarankan saya untuk imunisasi, jadi saya agak ragu jg. Saya memilih untuk tidak menanyakan lebih jauh tentang imunisasi tersebut, dikarenakan saya melihat bu bidan bukan tipe orang yang senang diajak diskusi (agak kurang ramah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di rumah, saya mencari informasi tentang imunisasi pada ibu hamil dari internet dan menanyakan ke tetangga dekat. Walhasil, ternyata imunisasi tersebut adalah imunisasi TT (tetanus). Imunisasi tersebut ditujukan untuk mencegah masuknya bakteri tetanus yang dapat mengancam janin dan ibunya ketika peralatan2 persalinan kurang steril. Misalnya, ketika persalinan terpaksa dilakukan di rumah dengan peralatan seadanya, maka ibu dan janin bisa terlindungi dari bakteri tetanus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imunisasi tersebut bisa dilakukan sekali, dua kali atau tidak sama sekali, tergantung kebutuhannya. Yang pasti, ikuti saran dokter. Terkadang ada juga dokter yang tidak menyarankan imunisasi. Tapi, dari beberapa artikel yang saya baca, imunisasi TT tersebut tidak membahayakan untuk ibu dan janin yang ada dalam kandungan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-3192925963823694903?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/3192925963823694903/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=3192925963823694903' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3192925963823694903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3192925963823694903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/11/imunisasi-ketika-hamil.html' title='Imunisasi ketika hamil'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-3363575425162384780</id><published>2008-11-08T17:48:00.000-08:00</published><updated>2008-11-08T18:04:13.586-08:00</updated><title type='text'>Penyebab mual2</title><content type='html'>Dikutip dari: www.ayahbunda-online.com&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perasaan tidak enak atau mual-mual di pagi hari yang umumnya dialami wanita hamil disebut morning sickness. Istilah ini disebut juga ngidam karena rasa mual jadi mendingan bila wanita hamil yang mengalaminya mengonsumsi makanan yang enak untuk perutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Morning sickness terjadi karena calon janin mengeluarkan hormon Beta HCG (Human Chorionic Hormon) yang menimbulkan, antara lain, rasa mual yang munculnya di pagi hari. Ini karena sepanjang malam ibu hamil kurang minum, sehingga tidak buang air kecil. Akibatnya, Beta HCG dalam darah tidak dibuang dan meningkat jumlahnya, sehingga menimbulkan rasa mual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak mual biasa terjadi di minggu ketigabelas usia kehamilan. Pada ibu bekerja, morning sickness bisa terjadi pada sore hari, karena sepanjang pagi hingga siang ibu hamil beraktivitas dan di sore hari kurang minum. Tetapi umumnya ibu bekerja punya motivasi kuat untuk sehat, sehingga morning sickness yang diderita tidak terlalu parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi morning sickness ini, para calon ibu bisa melakukan beberapa cara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mengatur pola makan.&lt;br /&gt;* Setiap setengah jam minum setengah gelas air atau jus buah segar.&lt;br /&gt;* Jangan takut sering buang air kecil, karena buang air kecil sangat dibutuhkan untuk membuang Beta HCG .&lt;br /&gt;* Mengonsumsi biskuit dan buah-buahan kering semacam kismis, prunes, dan apel. Buah-buahan kering ini mengandung glukosa dan serat tinggi, sehingga melancarkan buang air.&lt;br /&gt;* Kadang-kadang obat dijadikan jalan pintas untuk menghilangkan mual. Padahal tidak selalu berhasil.&lt;br /&gt;* Untuk pasien yang mengalami mual berat, dianjurkan dirawat dan mendapat infus agar banyak buang air kecil, sehingga Beta HCG keluar dan mualnya berkurang.&lt;br /&gt;* Tidur bukanlah cara tepat menghilangkan mual, karena aliran darah jadi tidak lancar, sehingga buang air pun terganggu.&lt;br /&gt;* Bagi ibu hamil yang tidak bekerja, sebaiknya cari kesibukan. Misalnya, berolahraga ringan seperti berjalan kaki atau berenang. Jangan memperlakukan diri seperti orang sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Immanuella F. Rachmani&lt;br /&gt;dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG&lt;br /&gt;Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia /RSUPN Cipto Mangunkusumo - Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dari pengalaman pribadi, dampak dari mual2 ini adalah selera makan menurun drastis, akhirnya berakibat pada lemasnya tubuh dan tidak semangat untuk melakukan aktivitas seperti biasa. Kalau tidak dipaksa makan, mungkin tidak akan makan. Beruntungnya saya tidak mengeluarkan lagi makanan yg sudah masuk. &lt;br /&gt;Menghirup suatu bau yang menusuk hidung ternyata dapat menimbulkan mual dan berkurangnya selera makan. Beberapa waktu yang lalu berencana akan makan di sebuah restoran padang, akhirnya tidak jadi makan di sana dan akhirnya memilih untuk membungkus makanannya disebabkan bau bumbu masakan padang yg menusuk hidung.. Kalau dari uraian artikel sebelumnya, mual ada hubungannya dng meningkatnya hormon HCG dalam darah dan salah satu cara mengatasinya adalah dengan sering minum. Nah, kalo mual karena bau-bau yang menusuk hidung, apa penyebabnya? serta gmn cara mengatasinya yah??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-3363575425162384780?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/3363575425162384780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=3363575425162384780' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3363575425162384780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3363575425162384780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/11/penyebab-mual2.html' title='Penyebab mual2'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-8329827799753832362</id><published>2008-11-03T16:11:00.000-08:00</published><updated>2008-11-03T16:25:08.315-08:00</updated><title type='text'>Dari Morning Sickness hingga Asam Folat..</title><content type='html'>Dihitung dari hari pertama haid terakhir, maka usia kehamilan saya memasuki minggu ke-7. Mulai terasa sedikit mual di pagi hari yang membuat nafsu makan berkurang. Yang biasanya saya sarapan nasi, saat ini paling hanya kue-kue kering aja, seperti pia isi kacang hijau ditemani dengan susu untuk ibu hamil rasa mocca. Berbicara tentang mual dan muntah di pagi hari (morning sickness), pada umumnya dialami oleh ibu hamil pada trisemester pertama.  Walaupun kadar morning sickness untuk tiap-tiap orang berbeda. Ada yang morning sicknessnya diteruskan sampai siang, sore, atau bahkan sepanjang hari. Ada juga yang mengalami mual + muntah parah, sampai-sampai makanan tidak bisa masuk kalau belum diawali dengan minum obat terlebih dahulu, atau bahkan ada yang tidak bisa makanan masuk sedikit pun hingga harus mendapat nutrisi melalui infus di rumah sakit. Pola kehamilan di trisemester pertama seperti ini ternyata ada hubungannya dengan dengan riwayat kehamilan keluarga (ibu atau kakak perempuan). &lt;br /&gt;Kalau kita merasa sedikit aneh dengan kehamilan yang gejala morning sicknessnya tidak terlalu parah atau bahkan tidak terasa sama sekali, maka bisa jadi ibu atau kakak perempuan kita mengalami hal yang serupa. Berbicara soal pola kehamilan di trisemester pertama, saya termasuk ke dalam penjelasan yang terakhir. Alhamdulillah makanan masih bisa masuk walaupun agak sedikit mual di pagi hari, terlebih kalau perut kosong. So, usahakan ada makanan yang masuk walaupun sedikit. Kalau bisa yang kering2 saja. Oh iya, di minggu-minggu pertama kehamilan memang selera makan akan menurun drastis, namun perlu diperhatikan oleh para ibu yang sedang hamil, sebaiknya tidak melupakan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat.  &lt;br /&gt;Pada 9 minggu pertama kehamilan tubuh amat membutuhkan zat yang satu ini, maksimal 400 mg dalam sehari. Zat ini dibutuhkan untuk pembentukan tulang belakang dan kesempurnaan pembelahan sel. Berdasarkan artikel yang saya baca, kekurangan asam folat dapat menyebabkan bibir sumbing pada bayi dan cacat lahir (Neural Tube Defect).&lt;br /&gt;Dari manakah sumber asam folat tersebut?? Asam folat bisa didapat dari sayur-sayuran hijau dan buah-buahan berwarna hijau, merah dan jingga. Untuk ibu hamil, disarankan untuk mengkonsumsi sayuran matang, karena kalau kurang matang, toksoplasma penyebab keguguran akan mengintai. Sedangkan jikalau sayuran dimasak hingga matang, akan mengurangi kandungan asam folat hingga 80 %. Wah, sayang sekali bukan?? Oleh karenanya lebih tepat jika pemenuhan kebutuhan asam folat diperoleh dari buah-buahan segar yang berwarna hijau, merah dan jingga, seperti alpukat, semangka, mangga, jeruk, dsb. Jadi jika kurang selera makan nasi dan beraalih ke cemilan kering, sebaiknya dimasukkan pula daftar buah-buahan yang saya sebutkan tadi ke dalam daftar camilan. Mual-mual boleh, tapi para ibu sayang kan sama benih yang ada dalam perutnya, jadi..jangan lupakan buah-buahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-8329827799753832362?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/8329827799753832362/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=8329827799753832362' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8329827799753832362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8329827799753832362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/11/dari-morning-sickness-hingga-asam-folat.html' title='Dari Morning Sickness hingga Asam Folat..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-7089685166120518804</id><published>2008-10-21T19:03:00.000-07:00</published><updated>2008-10-21T19:06:32.757-07:00</updated><title type='text'>My first pregnancy</title><content type='html'>Alhamdulillah akhirnya diberi kesempatan juga untuk menerima amanah yang luar biasa ini. Teriring doa dan harapan agar sang janin 8 bulan ke depan dapat lahir dalam keadaan sehat dengan persalinan normal.  Dan kelak menjadi anak yang soleh dan solehah. Semoga kami berdua sanggup menjalani amanah ini dengan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;Pada trisemester pertama ini, terkadang muncul perasaan khawatir, mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti keguguran. Jangan terlalu capek dan kurangi berkendara sepeda motor dulu, saran dari beberapa kerabat dan teman dekat. Ketika saya menanyakan kecemasan tersebut ke dokter, beliau tidak menyarankan saya apa-apa. Saya boleh saja berkendara sepeda motor dan beraktivitas seperti biasanya, ujarnya. Dokter tersebut mengatakan bahwa sembilan puluh persen keguguran diakibatkan oleh kualitas sel telurnya yang kurang bagus, kandungan yang lemah, atau adanya toksoplasma. Aktivitas yang berlebih bukanlah penyebab utama keguguran. Pasalnya, kerabat dekat dokter tersebut ada yang berprofesi sebagai instruktur senam aerobic dan ia tidak menyadari kalau ia sedang hamil. Jadi ketika hamil muda, ia masih bersenam aerobic, dan ternyata hal tersebut tidak berdampak apa-apa pada janinnya, karena memang janinnya kuat.&lt;br /&gt;Faktor keguguran karena kecapekan terjadi pada individu-individu yang memiliki kandungan lemah. Hal tersebut menyebabkan ia harus banyak istirahat atau bahkan bedrest di usia-usia kehamilan muda.&lt;br /&gt;Kita tidak mengetahui apakah kandungan kita termasuk yang kuat atau lemah. Oleh karenanya, saat ini saya mengambil sikap waspada, banyak berdoa, dan tawakal pastinya. Sulit untuk tidak mengendarai sepeda motor sama sekali, pasalnya sulit kendaraan umum. Beraktivitas seperti biasa saja. Jika memang terasa badan letih, maka berhenti sejenak. Sambil senantiasa berdoa, “Ya Allah kuatkanlah janin ini”. Terkadang juga suka ngobrol sendiri sama si janin, ”Yang kuat ya dek..” Alhamdulillah, kondisi fisik pada permulaan kehamilan inipun tidak terlalu menganggu, mudah-mudahan tidak ada apa-apa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-7089685166120518804?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/7089685166120518804/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=7089685166120518804' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7089685166120518804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7089685166120518804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/10/my-first-pregnancy.html' title='My first pregnancy'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-5727970495004843333</id><published>2008-10-16T23:18:00.000-07:00</published><updated>2008-10-16T23:20:30.546-07:00</updated><title type='text'>Mental primitif</title><content type='html'>Apakah itu mental primitif? Ternyata menurut sosiolog imam prasojo, adalah mental yang hanya mengandalkan emosi saja (dikutip dari acara Apa Kabar Indonesia). Tidak berfikir, bagaimana ke depannya jika saya melakukan suatu perbuatan. Jadi lebih bersifat reaksional. Tidak salah melakukan sesuatu dengan intuisi, tapi sebaiknya dikombinasikan juga dengan nalar. Acara perbincangan di televise swasta tersebut sedang menyoroti tentang tragedi tawuran antara Mahasiswa UKI dan YAI. Ulah sekelompok orang dari dua belah kubu telah mencoreng citra para mahasiswa lain yang sedang kuliah di kedua kampus tersebut, begitu juga citra rektorat kedua belah pihak, bahkan citra Mahasiswa secara umum. Ternyata pemicunya adalah hal-hal sepele, kemudian ditanggapi dengan kekerasan, saling berbalas-alias dendam, lantas membesar menjadi tawuran. Hal tersebut dilakukan berdasarkan emosi dan amarah, tanpa berfikir akibatnya yang akan merugikan  lingkungan sekitar. Padahal jika ada yang tidak beres dengan lingkungan sekitarnya, maka hal itu akan berdampak pada dirinya sendiri kelak. Suatu kebaikan ataupun keburukan yang dilakukan, akan terasa dampaknya pada diri pribadi.&lt;br /&gt;Mental tersebut, ternyata masih dimiliki oleh beberapa pekerja tambang disini, umumnya pekerja yang berasal dari daerah sini (warga lokal). Mereka bertindak semaunya sendiri mengindahkan peraturan yang dibuat perusahaan. Mau tetap digaji, tapi sering tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas, padahal masih dalam masa percobaan. Ketika ditindak, mereka tidak terima, malah berbalik mengancam, meneror, dsb. &lt;br /&gt;Ada kasus di perusahaan suami. Saya sampai merinding mendengar ceritanya. Rekan kerjanya, sebut saja Pak W. Pak W ini terpaksa memberhentikan salah seorang pekerja, disebabkan kinerjanya yang tidak bagus, yaitu sering tidak masuk. Si pekerja ternyata tidak terima dengan tindakan tersebut. Dia mengajak teman-temannya yang lain dan kemudian melakukan tindakan terror terhadap Pak W dan keluarganya, sambil membawa parang dan alat-alat tajam lainnya. Istri beliau terpaksa harus dikembalikan ke rumah orang tuanya di pulau Jawa untuk sementara. Pak W ini juga terpaksa memajukan waktu cutinya untuk menghindar dari teror yang dilakukan oleh oknum dengan mental primitif tersebut. Memang pada akhirnya kejadian tersebut membuat kita lebih berhati-hati bersikap. Namun saya sekaligus prihatin dengan sikap para oknum yang sulit diatur dan bertindak semaunya sendiri dengan kekuatan kekerasan (premanisme). Adakah keuntungan yang diperoleh dari kekerasan??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-5727970495004843333?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/5727970495004843333/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=5727970495004843333' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5727970495004843333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5727970495004843333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/10/mental-primitif.html' title='Mental primitif'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-7802579208614457422</id><published>2008-10-16T01:37:00.001-07:00</published><updated>2008-10-16T01:39:44.259-07:00</updated><title type='text'>Kampanye Pilkada di Tabalong</title><content type='html'>Ini adalah pertama kalinya kampanye pilkada di daerah orang. Perbedaannya hanya pada bahasa yang digunakan. Terkadang mengerti apa yang sedang dibicarakan, terkadang tidak. Ketika ada bahasa Indonesianya, saya mengerti, tetapi ketika pake bahasa tanjung atau banjar, hmmm saya hanya bisa manggut2, dahi sedikit berkerut, sambil senyum2, he..he..&lt;br /&gt;Oh iya, PKS di daerah tabalong ini mendukung calon bupati dengan nomor urut 1, yaitu Bpk Anang. Slogannya adalah A-S-R-I (Amanah Sederhana Ramah dan Ikhlas). Memang daerah Kalimantan selatan ini cukup religius, oleh karenanya Calon yang dimajukan disini adalah Ulama dan Umara. Partai yang mendukung calon bupati ini hanya 3 partai, yaitu PKS, PAN, dan PNBK. Walaupun Cuma bertiga, tetap optimis lah ya.. &lt;br /&gt;Rival beratnya adalah No urut 2, yaitu RR. Mengapa saya sebut rival berat, karena beliau adalah Bupati yang sedang menjabat saat ini. Dengan kekuatan birokrasi yang dipegangnya, beliau mengancam pejabat-pejabat daerah di bawahnya untuk mendukungnya. Para camat dipaksa untuk mendukungnya, kalau tidak, beliau tidak segan-segan untuk mencopotnya. Tidak boleh ada tempelan-tempelan selain dukungan terhadapnya. Ini terjadi di daerah tertentu. Saya punya teman yang kenal dengan istri camat tersebut. Sang istri tersebut pendukung PKS, tapi dengan adanya ancaman seperti itu, mau tidak mau beliau mengikuti suaminya mendukung RR. Mendukung belum berarti memilih kan, he..he.. Kalau mereka punya kekuasaan, bukankah ada yang lebih berkuasa dari pada penguasa manusia??&lt;br /&gt;Kampanye dimulai pk.14.00, dan berakhir ketika azan ashar dikumandangkan. Hal yang amat luar biasa yang terjadi hari ini adalah para pendukung yang setia mendengarkan pidato dari kedua calon bupati ini, padahal cuaca hari ini paaanaaaas sekali.  Sampai-sampai tempat2 duduk permanent yang terbuat dari semen dilapisi ubin terasa membakar kulit kami.  Tapi sekali lagi hal tersebut tidaklah menyurutkan semangat orang-orang yang menyaksikannya. Untuk menyejukkan suasana sesekali air dari selang pemadam kebakaran menyiram para penonton yang kepanasan. Suasana tersebut mengingatkan saya akan kampanye pilkada terakhir di Jakarta sebelum saya akhirnya hijrah mendampingi suami di sini. Jadi kangen kampung halaman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-7802579208614457422?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/7802579208614457422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=7802579208614457422' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7802579208614457422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7802579208614457422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/10/kampanye-pilkada-di-tabalong.html' title='Kampanye Pilkada di Tabalong'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-7298880090469150664</id><published>2008-10-14T00:42:00.001-07:00</published><updated>2008-10-14T00:42:57.437-07:00</updated><title type='text'>Ti..!!!</title><content type='html'>Saya punya seorang teman kecil, denis namanya. Usianya baru 4 tahun. Kenapa saya sebut teman. Karena sejak hari ini dia memanggil nama saya aja, tanpa ‘tante’ di depan nama saya. Awalnya saya kaget sekaligus lucu. Dia panggil siapa.. Eh ternyata yang dipanggil adalah diriku.&lt;br /&gt;Biasanya denis sering panggil saya, tante… (dengan nada manja). Denis senang sekali dengan truk. Kalau kita lagi pergi ke pasar bersama-sama, setiap truk yang dia lihat, pasti dikomentarin. “Itu truk tante..”, “Truk kapas tante (denis sering salah menyebut sampah dengan kapas)”. Jadi truk sampah, denis sebut ‘truk kapas’. “Truk lagi parkir”, dsb.&lt;br /&gt;Jadi hari ini beda. “Ti, itu truk”.. Saya balas menjawab, “Lagi ngapain truknya denis”. Denis menjawab, “Lagi parker”.  Di deket taman alun-alun kota Tanjung,- depan Masjid Agung Tanjung, ada air mancur. Denis tahu biasanya air mancur itu mengalir selayaknya air mancur. Tapi hari ini, air mancurnya mati. Sambil duduk di sebelah saya denis berkomentar, “Ti, airnya mati.” Ha..ha.. lucu banget sih nih anak..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-7298880090469150664?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/7298880090469150664/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=7298880090469150664' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7298880090469150664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7298880090469150664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/10/ti.html' title='Ti..!!!'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-2489483950667594431</id><published>2008-10-12T19:25:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T19:48:21.629-07:00</updated><title type='text'>Kambitin</title><content type='html'>Kambitin adalah nama salah satu daerah di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Ada seorang ikhwan yang menikah disana. Oleh karenanya kami bersama-sama menghadiri undangan walimahan tersebut. Daerah ini merupakan daerah transmigrasi dari pulau Jawa. Dari pusat kota Tanjung, kurang lebih memakan waktu setengah jam (tanpa macet sedikit pun). Daerahnya masih lumayan hutan memang, tapi sudah lumayan maju. Terlihat dari bangunan sekolah dasarnya yang masih bagus.  &lt;br /&gt;Kambitin terkenal dengan daerah pembenihan ikan.  Warga trans jawa di daerah ini pada umumnya bermata pencaharian tambak ikan, yaitu ikan nila, patin, gabus, dll. Walaupun demikian ada pula yang mempunyai perkebunan karet. Mmm hebat juga bukan?? &lt;br /&gt;Mendengar pemberitaan tentang operasi yustisi di beberapa daerah. Banyak penduduk desa yang pindah ke kota untuk mengadu nasib dalam rangka meningkatkan taraf hidup. Namun pada kenyataannya, “ibu tiri tidak sejahat ibu kota”.  Para urban banyak yang tinggal di pemukiman padat dan kumuh, lantas pada akhirnya tergusur oleh pemerintah kota yang berdalih penertiban tanpa memperhatikan kelanjutan hidup mereka. Alasan para urban pindah ke kota, logis juga, di desa mereka kurang mendapat kesejahteraan. Namun dengan adanya program PNPM dari pemerintah yang baru dicanangkan setahun belakangan ini, mudah2an bisa menjadi solusi pemerataan kesejahteraan ke desa-desa. Kota tabalong kaya akan sumber daya alam hayati, seperti batu bara, minyak, karet, kelapa sawit, batu bata, kayu, dsb. Oleh karenanya tidak ada para pengamen atau pengemis di perempatan jalan. Asalkan mau berusaha insya allah bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.&lt;br /&gt;Kembali ke daerah kambitin. Masih banyak lahan kosong disini lho. Mungkin memindahkan para pemukim kumuh Jakarta ke sini bisa menjadi solusi masalah kepadatan penduduk di Jakarta..he..he.. Tapi harus di bina juga, supaya daerahnya bisa tumbuh dengan baik. Pembinaan secara skill kehidupan dan juga ruhani. Supaya para pendatang ini tidak mudah putus asa dalam mengembangkan diri, keluarga, dan daerahnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-2489483950667594431?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/2489483950667594431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=2489483950667594431' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2489483950667594431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2489483950667594431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/10/kambitin.html' title='Kambitin'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-5115212927764478947</id><published>2008-08-20T04:36:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T04:40:54.370-07:00</updated><title type='text'>Mengapa dunia terdiam???</title><content type='html'>http://www.dakwatuna.com/2008/palestinaku-kapan-derita-itu-berakhir/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih rasanya mendengar keadaan saudara semuslim yang sedang menderita di palestina karena pasokan obat-obatan yang diblokir oleh pihak Israel..&lt;br /&gt;Geram rasanya hati ini membaca perlakuan sadis Israel terhadap saudara saudariku di palestina..&lt;br /&gt;Pilu hati ini tidak bisa memberikan bantuan apa-apa selain doa dan air mata..&lt;br /&gt;Kemanakah dunia yang kerap menggembar gemborkan Hak Asasi Manusia..???&lt;br /&gt;Kemanakah mereka???&lt;br /&gt;Mengapa sulit sekali ditemukan ketika dibutuhkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb, sibaklah kelambu durjana Israel ke mata dunia internasional..&lt;br /&gt;Ya Rabb, semoga Kau datangkan bala bantuan kepada saudaraku di Palestina dari arah yang tak pernah diduga..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-5115212927764478947?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/5115212927764478947/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=5115212927764478947' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5115212927764478947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5115212927764478947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/08/mengapa-dunia-terdiam.html' title='Mengapa dunia terdiam???'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-5128650872476352891</id><published>2008-08-19T21:21:00.000-07:00</published><updated>2008-08-19T21:22:05.068-07:00</updated><title type='text'>Terharu..</title><content type='html'>Ya..itulah perasaan saya ketika pertama kali mendengar berita tersebut di salah satu televise swasta nasional.. Dua orang anak jalanan diterima di Universitas Indonesia tahun 2008 ini.. Satu berasal dari Gorontalo dan yang satunya lagi dari Bengkulu.. Dari pagi hingga sore mereka menjadi pedagang asongan. Malamnya mereka baru belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2007 mereka datang ke Jakarta, modal nekat mereka datang ke kota metropolitan. Bersyukurnya mereka secara tidak sengaja mendapat informasi untuk datang ke depok karena di sana ada sekolah gratis. Jadi inget kenekatan ical dan kawannya dalam Trilogi Laskar Pelangi. Yak, sekolah gratis itu dikenal dengan ‘Master Bina Insan Mandiri’- Master kepanjangan dari Masjid Terminal. Sekolah gratis tersebut diasuh oleh Nurrohim. Mengambil lokasi di Masjid terminal, ternyata punya latar belakang tersendiri. Sang pengasuh ternyata dibesarkan di lingkungan terminal. Berangkat dari keprihatinan terhadap rekan-rekannya di terminal yang berpotensi untuk menjadi pintar namun karena kondisi perekonomian, akhirnya mereka harus meninggalkan bangku sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, sekolah ini cukup mandiri. Sekolah ini tidak hanya mengandalkan sumbangan para donator, tetapi memiliki sector riil yang mem-backup financial dari sekolah tersebut. Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dengan mengadakan pengobatan gratis dalam lingkungan tersebut. Sudah 8 tahun sudah sekolah itu berdiri. Harapan semua orang, mudah2an sekolah tersebut tetap eksis sampai kapanpun, serta bermuncullan nurrohman2 lain yang bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat sekitarnya. Aaaamiiin. Artikel lain yang berkaitan dengan sekolah ini bisa rekan-rekan baca di situs: http://202.155.15.208/kolom_detail.asp?id=341118&amp;kat_id=405 dan http://forum.dudung.net/index.php/topic,12016.0.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-5128650872476352891?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/5128650872476352891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=5128650872476352891' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5128650872476352891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5128650872476352891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/08/terharu.html' title='Terharu..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1069216436752982776</id><published>2008-08-18T17:56:00.000-07:00</published><updated>2008-08-18T20:11:46.921-07:00</updated><title type='text'>Pendidikan dan Kesehatan masih minim</title><content type='html'>Dua hal tersebut merupakan kebutuhan dasar yang diperlukan oleh setiap manusia. Pendidikan dan kesehatan kerapkali masuk ke dalam program-program para pemimpin yang sedang berkampanye. Di daerah-daerah pedesaan atau kabupaten, mayoritas pendatang kerap mengeluhkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang masih terbatas. Gak hanya cuma pendatang sebenernya..cuma karena biasanya pendatang terbiasa dengan fasilitas yang cukup memadai di tempat sebelumnya (daerah perkotaan), makanya mereka mengeluhkannya. Sarana, prasarana, serta pelaksana di kedua bidang tersebut di daerah-daerah kabupaten masih minim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gecarnya era teknologi dan informasi saat ini, internet mengambil peran dalam menutupi kekurangan sumber infomasi untuk pendidikan. Walaupun pada akhirnya, di beberapa daerah, pendidikan yang berkualitas terkadang hanya masih dirasakan oleh golongan menengah saja. Dengan adanya internet, informasi apapun bisa diperoleh. Dengan kata lain, orang tua sebenarnya bisa menutupi kekurangan kualitas pendidikan di desa-desa dengan adanya internet. Akses internetpun sekarang relatif mudah, tidak harus menggunakan kabel. Masalah minimnya informasi berkaitan dengan pendidikan seharusnya bisa diatasi oleh pemerintah daerah setempat dengan masuknya informasi ke desa-desa melalui internet. Memang di satu sisi perlu adanya pelatihan agar masyarakat melek internet. Namun, menurut saya itu bukanlah hal yang sulit, tinggal klik saja kita bisa mengakses informasi melalui internet. Kasih saja satu web site, yaitu search engine 'google', maka insya allah pasti bisa. Namun, dengan derasnya informasi yang masuk melalui internet, sebaiknya pemerintah daerah serta masyarakat perlu mewaspadai efek negatif internet, yaitu adanya situs-situs porno. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua yaitu tentang kesehatan. Bidang ini adalah yang harus diperhatikan oleh siapapun, terutama pemerintah daerah setempat. Pasalnya, jika ada kesalahan penanganan atau sarana yang kurang memadai, maka nyawa taruhannya. Ada fenomena untuk para pendatang di daerah tabalong sini, para istri yang sedang hamil pada usia kehamilan 5 atau 6 bulan biasanya memutuskan untuk pulang sejenak ke pulau jawa untuk melahirkan di sana. Kebanyakan khawatir jika suatu saat secara tiba harus diputuskan cesar, peralatan medis di sini kurang lengkap. Kasuistik sih memang, tapi pernah ada kejadian..karena mendadak harus cesar karena si ibu punya darah tinggi, maka karena peralatan kurang memadai di sini, si ibu harus dibawa ke banjar. Waktu tempuh perjalanan tanjung-banjar adalah 5-6 jam. Oleh karena kondisi yang kritis, akhirnya nyawa sang ibu melayang di perjalanan. Namun memang ada catatan penting di kasus ini, pihak rumah sakit tidak sigap, karena sang pasien sempat didiamkan cukup lama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1069216436752982776?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1069216436752982776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1069216436752982776' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1069216436752982776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1069216436752982776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/08/pendidikan-dan-kesehatan-masih-minim.html' title='Pendidikan dan Kesehatan masih minim'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-8543709103231972698</id><published>2008-08-12T22:43:00.000-07:00</published><updated>2008-08-12T23:10:37.104-07:00</updated><title type='text'>Internetan untuk ibu rumah tangga</title><content type='html'>Rutinitas sebagai ibu rumah tangga (Ibu RT) terkadang membuat jenuh. Bayangkan saja, menyiapkan sarapan untuk suami, membersihkan rumah, mencuci baju dan menyetrikanya, masak di dapur, dsb. Kegiatan itu dilakukan setiap hari. Semua kegiatan dilakukan di dalam rumah dan praktis hanya menggunakan tenaga tanpa terlalu memporsir kerja otak. Hiburan untuk para ibu biasanya ngobrol dengan para tetangga atau jalan-jalan ke luar (pasar atau mall).  &lt;br /&gt;Tiga bulan sudah berlalu saya ikut suami di kalimantan. Selama 3 bulan pertama tersebut, 'pure' menjadi ibu RT. Bagi yang biasa bekerja sebelumnya, hari2 yang dilalui di rumah semakin hari semakin agak membosankan. Walaupun demikian, saya tidak menyesalkan pengalaman 3 bulan saya tersebut kok. Paling tidak sebagai wanita sudah sepantasnyalah mempunyai pengetahuan tentang dapur dan pekerjaan rumah. Di bulan-bulan selanjutnya, mulai ada akses internet di rumah dan mulai mencari celah untuk mengajar kembali.&lt;br /&gt;Dalam pandangan saya, boleh saja seorang istri punya aktivitas di luar atau bekerja, asalkan pekerjaan rumah tetap terkendali. Bagi para istri yang tidak bekerja, untuk memvariasikan kegiatan di rumahnya dan menjadi ibu dan istri yang 'smart',dapat membuka akses internet di rumah. Internet sekarang bukanlah barang yang mahal dan langka. Saya yang tinggal di daerah kabupaten tabalong, kalimantan selatan, alhamdulillah mendapat akses internet yang mudah dan murah. Walaupun kecepatan aksesnya tidak secepat di kota-kota besar, cukuplah untuk chatting via YM dan akses informasi. Ada telkomsel flash atau indosat M2 yang bisa dipilih. Saya adalah pengguna telkomsel flash. Dengan menyisihkan 125 rb tiap bulannya (tanpa menyicil modem), kita bisa internetan di rumah. Jaringan yang ada menggunakan jaringan GPRS dengan kecepatan 115kbps, lumayan.. Kalau di kota besar bisa mencapai 256 kbps. Dijamin, insya allah bermanfaat untuk berusaha menjadi istri atau ibu yang ‘smart’. Selamat mencoba!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-8543709103231972698?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/8543709103231972698/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=8543709103231972698' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8543709103231972698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8543709103231972698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/08/internetan-untuk-ibu-rumah-tangga.html' title='Internetan untuk ibu rumah tangga'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-5606264576163092203</id><published>2008-07-24T03:18:00.000-07:00</published><updated>2008-07-24T03:49:16.686-07:00</updated><title type='text'>makhluk kecil itu bernama manusia</title><content type='html'>Setelah pesawat lepas landas, rumah, pepohonan, manusia terlihat semakin kicil, bahkan samar-samar terlihat seperti sapuan kuas berwarna orange, merah, hijau, hitam, biru, dsb. Ada titik yang berjalan di sebuah garis berwarna coklat, ternyata itu seseorang yang mengendarai motor. Pesawat hanya terbang pada ketinggian 3000 kaki atau sekitar 2 km. Goncangannya cukup terasa. Perasaan was-was terkadang hinggap, karena segala sesuatunya bisa saja terjadi. Apalagi jika teringat kejadian jatuhnya pesawat cassa 212 di cisalak lalu. Pesawat perintis yang kami naiki setipe dengannya. Hanya pasrah dan doa yang tersisa.&lt;br /&gt;Dalam keadaan tawakal dan berdoa, saya berusaha tetap menikmati pelajaran dan mengambil hikmah dari perjalanan ini. Ini adalah kali kedua saya numpang di cassa 212. Jadi ya..lumayan ada pengalaman dan gak tegang2 banget, saya cukup bisa santai melihat2 miniatur beberapa daerah di kalimantan. Terbesit dalam benak saya, manusia itu amat sangat kecil. Makin tinggi, makin terlihat luasnya dunia, dan manusia semakin kecil bahkan tak terlihat. Teringat akan kebesaran sang pencipta. Kekuasaan, keagungan, kekuatan, keangkuhan sang pencipta menyentuh hati. Amat sangat mudah bagi-Nya untuk berbuat sesuatu kepada yang namanya manusia ini. Masih bisakah kita berlaku sombong, membangga-banggakan diri, merasa besar dengan merendahkan orang lain?? Sebaiknya segera perbaiki kesalahan yang pernah dilakukan.. sebelum semuanya terlambat..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-5606264576163092203?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/5606264576163092203/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=5606264576163092203' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5606264576163092203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5606264576163092203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/07/makhluk-kecil-itu-bernama-manusia.html' title='makhluk kecil itu bernama manusia'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4585850121131130686</id><published>2008-07-15T19:59:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T20:08:55.604-07:00</updated><title type='text'>Nerimo</title><content type='html'>Salah satu bagian dari ikhlas adalah menerima segala takdir yang telah ditentukan oleh-Nya. Tentunya sebelum itu, ada proses memilih juga lho. Jadi jangan dibilang takdir itu bukan pilihan (selama masih ada kesempatan untuk memilih), terlalu pasrah.&lt;br /&gt;Dalam proses menerima takdir, ada sabar dan syukur. Sabar jika hal itu berupa suatu hal yang kurang mengenakkan hati, dan bersyukur akan suatu hal yang mengenakkan hati. Di akhir perjumpaan ditutup dengan kunci hikmah. Ada hikmah besar yang telah dipersiapkan oleh-Nya untuk meningkatkan kualitas diri seseorang.&lt;br /&gt;Dalam buku positive feeling karya erbe sentanu, makin dalam makin besar kekuatannya. Sesuatu yang tidak tampak biasanya memiliki kekuatan yang jauh lebih dahsyat. Beliau menganalogikannya dengan elemen 'quanta', lebih dalam lagi dari atom. Sesuatu yang terdalam dan tidak terlihat dari manusia adalah berupa perasaan dan pikiran. Oleh karenanya untuk  bisa ikhlas, kita harus bisa bermain dalam tataran terdalam ini. Dan tidak mudah memang untuk melakukannya. Mau tidak mau kuncinya adalah pembiasaan. Cara pandang dan berfikir dibiasakan untuk senantiasa berfikir positif. Mudah-mudahan kita senantiasa dimudahkan untuk berfikir positif. &lt;br /&gt;Nikmati saja setiap episode kehidupan kita. Ada hikmah dibelakangnya. Waallahua'lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4585850121131130686?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4585850121131130686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4585850121131130686' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4585850121131130686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4585850121131130686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/07/nerimo.html' title='Nerimo'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-8759477694741796099</id><published>2008-04-22T18:38:00.000-07:00</published><updated>2008-04-22T18:47:36.369-07:00</updated><title type='text'>Arti sebuah pernikahan</title><content type='html'>Pernikahan adalah sebuah institusi yang menyatukan dua individu dalam satu misi dan visi kehidupan.  Visi dan misi masing-masing pribadi bisa jadi berbeda.  Oleh karenanya perlu sinkronisasi.  Butuh kesabaran dan keikhlasan dalam melakukan proses sinkronisasi.  Kelebihan dan kekurangan saling melengkapi.  Kelapangan dada harus dikedepankan dibandingkan ego pribadi. Memulai terlebih dahulu untuk berusaha memahami cara pandang yang berbeda.  Ketika perbedaan dan friksi muncul, berusaha untuk berbicara dengan kepala dingin, meredam emosi dan gejolak jiwa.  Menghindari debat kusir dan mengedapankan diskusi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensi kebaikan yang ada pada tiap-tiap pribadi disatukan dalam sebuah pernikahan.  Ketika lemah, yang lain menguatkan..  Ketika sedih, yang lain menghibur.. Ketika lalai atau lupa, yang lain mengingatkan.. Ketika kesulitan, yang lain membantu.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, masing-masing pribadi berusaha untuk mewujudkan keluarga yang sakinah mawaddah dan rahmah, ketenangan- kebahagiaan- rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua’lam bishowab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-8759477694741796099?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/8759477694741796099/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=8759477694741796099' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8759477694741796099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8759477694741796099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/04/arti-sebuah-pernikahan.html' title='Arti sebuah pernikahan'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-5616744387915251755</id><published>2008-03-30T19:52:00.000-07:00</published><updated>2008-03-30T19:53:33.216-07:00</updated><title type='text'>Dipingit??</title><content type='html'>Jika seseorang akan menikah, sebagian orang tua melarang anak-anaknya keluar rumah.  Beberapa orang menerimanya sebagai sebuah tradisi tanpa mengerti esensi di balik itu.  Dipikir-pikir logis juga sih, tapi…... &lt;br /&gt; Orang tua melarang anaknya untuk berpergian terlalu jauh dikarenakan khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan (sakit, kecelakaan, dsb).  Atau lebih baik menenangkan diri di rumah, supaya lebih tenang hati.  Bukankah yang terpenting dalam sebuah pernikahan adalah niat yang tulus untuk beribadah dan kesiapan diri untuk menjadi lebih dewasa dalam berfikir dan bertindak? &lt;br /&gt;Jadi teringat kandungan salah satu ayat Al-quran, “Dimanapun manusia berada, takdir selalu menyertainya, kendatipun manusia berada dalam tembok yang tinggi lagi kokoh.”.&lt;br /&gt;Kita tidak tahu takdir kita beberapa menit kemudian.  Pilihan ada di tangan manusia.  Setiap manusia pasti menginkan kebaikan.&lt;br /&gt;Yah…lebih nyaman jika tetap beraktivitas seperti biasa.  Pikiran terasa lebih dinamis jika fisik dinamis.  Seperti air yang mengalir.  Sambil berdoa, Bismillahi tawakkaltu ‘alallahu La haula wala kuwwata illa billah..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-5616744387915251755?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/5616744387915251755/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=5616744387915251755' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5616744387915251755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5616744387915251755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/03/dipingit.html' title='Dipingit??'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1519322952106877182</id><published>2008-03-26T02:42:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T02:43:36.033-07:00</updated><title type='text'>Nostalgia suasana ruang guru..</title><content type='html'>Siang ini saya mengunjungi ar-rudho, sekolah tempat saya mengajar untuk pertama kali.&lt;br /&gt;Masuk ke ruang guru memberi sedikit kejutan kecil, membagi-bagikan undangan untuk mereka semua.  Kurang lebih 2,5 jam saya berada di ruang guru.  Saya teringat kembali suasana riuh celotehan para guru yang sering bercanda untuk melepaskan ketegangan, terutama bu euis.. ada aja bahan candaan.  Atau mendengar cerita tentang tingkah anak-anak yang unik-unik. Menggelitik sekali..&lt;br /&gt;Dalam hati saya bergumam, saya rindu suasana seperti ini.  Apakah saya akan menemukannya di tempat lain?? I hope so..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1519322952106877182?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1519322952106877182/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1519322952106877182' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1519322952106877182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1519322952106877182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/03/nostalgia-suasana-ruang-guru.html' title='Nostalgia suasana ruang guru..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4974007570602251369</id><published>2008-03-26T02:36:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T02:41:48.279-07:00</updated><title type='text'>Kenapa ada rasa khawatir??</title><content type='html'>Rasa khawatir lumrah di rasakan oleh tiap orang.  Fitrah yang merupakan bawaan lahir. &lt;br /&gt;Mengapa diciptakan rasa khawatir? Rasa khawatir mengindikasikan bahwa manusia makhluk yang lemah, yang memerlukan bantuan orang lain. Minimal butuh ditenangkan oleh orang lain ketika muncul kekhawatiran-kekhawatiran.  Khawatir memicu manusia untuk memberikan persembahan yang terbaik dalam beramal/bekerja.  Lebih dalam dari itu, raa khawatir mendorong manusia untuk dekat kepada Tuhan Yang Menciptakan.  Karena Dia lah Yang Maha Berkehendak.  Apa yang terjadi, terjadilah.  Yang sudah ditetapkan tidak terjadi, maka tidak akan pernah terjadi.  Tidak ada suatu yang kebetulan di dunia ini.  Ada hikmah dari setiap kejadian.&lt;br /&gt;“Hanya  kepada-Nya lah orang-orang mukmin berserah diri”&lt;br /&gt;“Sungguh bahagianya menjadi seorang muslim.  Apabila diberi kenikmatan ia bersyukur, dan apabila ditimpa kesulitan ia bersabar. Kedua hal itu baik untuk dirinya. (Al-Hadist)”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4974007570602251369?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4974007570602251369/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4974007570602251369' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4974007570602251369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4974007570602251369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/03/kenapa-ada-rasa-khawatir.html' title='Kenapa ada rasa khawatir??'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1515478899460426895</id><published>2008-03-21T07:40:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T07:41:16.891-07:00</updated><title type='text'>Bentakan melemahkan kepercayaan dirinya..</title><content type='html'>Untuk bisa survive dalam hidup (menyikapi setiap permasalahan yang dihadapinya dengan baik), seseorang butuh kepercayaan diri… Kepercayaan diri untuk mengambil sebuah tindakan yang dianggap oleh dirinya benar atau baik.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat seorang anak yang tidak berada jauh dengan posisi saya berada.  Ia diomelin dengan nada yang tinggi oleh ibunya karena tidak bisa tenang ketika azan maghrib berkumandang.  Setelah dibentak, saya tidak melihat reaksi perubaan dalam dirinya.  Yang ada malahan sikap perlawanan.  Si anak malah bersikap merusak barang yang ada di sekitarnya. Begitulah kira-kira perlawanan yang bisa dilakukan oleh seorang anak.  Jadi, anak punya caranya sendiri untuk mengadakan perlawanan.  Atau dalam bukunya Elizabeth Hartley-Brewer, “Raising Happy Kids”, disebut sebagai sikap taking control.  Sang ibu menghendaki perubahan yang cepat pada diri anaknya dengan melakukan sikap penyerangan, begitu pula pada diri si anak yang justru bersikap defensif.  Lantas, adakah penyelesaian dari permasalahan tersebut? Apakah sang anak menjadi tenang? &lt;br /&gt;Ternyata bentakan hanya akan menurunkan rasa kepercayaan diri sang anak.  Karena ketika seseorang dibentak, sasaran yang dikenai bukan pada sikapnya, tapi lebih pada orangnya.  Padahal bukankah maksud kita mengomeli atau membentak seseorang adalah agar sikap orang tersebut bisa berubah? Orang dewasa bisa jadi sudah punya seabreg pengalaman manis pahitnya kehidupan sehingga ia bisa pandai menyikapi sebuah omelan.  Namun, bagaimana jika hal itu terjadi pada seorang anak kecil yang sedang belajar arti kehidupan (di usia balitanya). Jika di awal perkenalannya dengan kehidupan ia sudah dibiasakan dengan bentakan dan bentakan, maka bukanlah suatu hal yang tidak mungkin jika di masa yang akan datang, anak tersebut tumbuh dengan kurangnya kepercayaan diri karena sering dibentak.  Bentakan itu secara tidak langsung melegitimasi dirinya bahwa ia berbuat kesalahan.  Makin sering dibentak, artinya makin seringlah ia berbuat kesalahan.  Salah lagi..salah lagi…Begini salah begitu salah.. Jadi ragu-ragu untuk mengambil suatu tindakan yang baru..karena takut salah.. Padahal, bukankah wajar jika manusia berbuat suatu kesalahan.  Belajar dari kesalahan agar bisa bersikap lebih baik lagi.  Akan lebih parah lagi jika di sela-sela waktu yang lain anak kurang ditumbuhkan harga dirinya dengan pujian.  Bisa jadi sang anak merasa tidak berharga dalam hidupnya.. Naudzubillah.. Mudah-mudahan kita tidak melakukan hal yang demikian…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1515478899460426895?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1515478899460426895/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1515478899460426895' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1515478899460426895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1515478899460426895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/03/bentakan-melemahkan-kepercayaan-dirinya.html' title='Bentakan melemahkan kepercayaan dirinya..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-7230158554557706909</id><published>2008-03-15T20:07:00.000-07:00</published><updated>2008-03-17T22:32:54.905-07:00</updated><title type='text'>Innallaha ma ana..</title><content type='html'>Semakin dekat saja waktunya..&lt;br /&gt;Intrik-intrik mulai muncul ke permukaan..&lt;br /&gt;Hanya doa yang pada akhirnya dipanjatkan setelah usaha dimaksimalkan..&lt;br /&gt;Kesederhanaan adalah hal yang diutamakan supaya keberkahan itu kian bertambah..&lt;br /&gt;Namun..&lt;br /&gt;Manusia tidak hidup sendiri..&lt;br /&gt;Ada berbagai kepentingan..&lt;br /&gt;Syaitan pun tak mau kalah menggoda ketika manusia beribadah..&lt;br /&gt;Melalui kekahawatiran2 yang tidak berdasar..&lt;br /&gt;Doa dan doa terus diluncurkan sebagai senjata..&lt;br /&gt;Hubungan dengan-Nya pun semakin dikuatkan..&lt;br /&gt;Agar ketenangan selalu datang menghampiri..&lt;br /&gt;Karena hanya dengan kepala dinginlah masalah bisa diselesaikan saat suasana kian memanas..&lt;br /&gt;Bismillah, saya pasti bisa melewati fase ini atas bantuan-Nya..&lt;br /&gt;Ya Rabb, bimbinglah hamba-Mu ini agar senantiasa berada di jalan yang Kau Ridhai..&lt;br /&gt;Aaaamiin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-7230158554557706909?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/7230158554557706909/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=7230158554557706909' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7230158554557706909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7230158554557706909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/03/innallaha-maana.html' title='Innallaha ma ana..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4175086321220964482</id><published>2008-03-09T22:55:00.000-07:00</published><updated>2008-03-09T23:00:06.084-07:00</updated><title type='text'>Ujian kenikmatan</title><content type='html'>Taken from tafsir fidzilal quran-Sayyid Qutb, Al-Qalam 17-33 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan isyarat yang menyinggung harta dan anak-anak serta kebanggaan yang disombongkan oleh orang-orang yang mendustakan, Allah membuatkan bagi mereka suatu perumpamaan.  Yaitu dengan mengetengahkan sebuah kisah yang kelihatannya kisah ini telah dikenal dan tenar di kalangan mereka.  Melalui kisah ini Allah memperingatkan kepada mereka kesudahan sikap mengingkari nikmat, sikap kikir, dan melanggar hak-hak orang lain.  Melalui kisah ini Allah menyadarkan mereka bahwa nikmat banyak harta dan anak yang ada pada mereka, tiada lain merupakan ujian bagi mereka, sebagaimana para pelaku kisah di dalam surat ini telah diuji, dan bahwa semuanya itu adalah milik Allah, dan bahwa mereka tidak akan dibiarkan dengan kenikmatan yang mereka miliki itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Kami telah menguji mereka (musyrikin mekkah) sebagaimana kami telah mengujipemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akan memetik (hasil)nya dipagi hari, dan mereka tidak mengucapkan, ‘Insya Allah’, lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Rabb-mu ketika mereka sedang tidur, maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita, lalu mereka panggil memanggil di pagi hari, ‘Pergilah di waktu pagi (ini) ke kebunmu.jika kamu hendak memetik buahnya.’  Maka pergilah mereka saling berbisik-bisikkan, ‘Pagi hari ini janganlah ada seorang miskin pun masuk ke dalam kebunmu.’  Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka mampu (menolongnya).  Tatkala mereka melihat kebun itu, mereka berkata, ‘Sesungguhnya kita benar-benar orang-orang yang sesat (jalan), bahkan kita dihalangi (dari memperoleh hasilnya).’ Berkatalah seorang yang paling baik pikirannya di antara mereka, ‘Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, hendaklah kamu bertasbih (kepada Tuhanmu)?’ Mereka mengucapkan, ‘Mahasuci Rabb kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim.’  Lalu sebagian mereka menghadapi sebagian yang lain seraya cela-mencela.  Mereka berkata, ‘Aduhai celakalah kita; sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampaui batas.’ Mudah-mudahan Rabb kita memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada itu; sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Rabb kita.  Seperti itulah azab (dunia).  Dan sesungguhnya azab akhirat lebih besar jika mereka mengetahui.” (Al-Qalam: 17-33) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada waktu yang sama Al-Quran memberitahukan kepada kaum mukminin, bahwa apa yang mereka lihat ada di tangan kaum musyrikin, para pembesar quraisy, berupa berbagai macam nikmat dan harta kekayaan, tiada lain merupakan ujian dari Allah SWT yang mempunyai dampak dan akibatnya sendiri.  Dan sudah menjadi sunnatullah bila Dia menguji hamba-hamba-Nya dengan nikmat, sebagaimana Dia menguji mereka dengan kesengsaraan, keduanya sama saja merupakan ujian dari Allah SWT.  Adapun orang-orang yang angkuh, mencegah kebaikan lagi terpedaya oleh kesenangan yang dialaminya, maka hal itulah yang menjadi gambaran tamsil bagi kesudahan mereka:&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya azab akhirat lebih besar jika mereka mengetahui.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun orang-orang yang bertakwa lagi berhati-hati maka bagi mereka surga yang penuh dengan kenikmatan di sisi Tuhan mereka:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Rabb-nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa malu ketika melihat kehidupan Rasulullah yang amat bersahaja, begitu juga istri-istrinya.  Dituliskan dalam buku “Wanita penghuni syurga”, salah satunya aisyah.  Mereka sering sekali makan hanya kurma dan air. Makan roti gandum yang enakpun bisa dihitung oleh jari dalam sejarah kehidupan mereka.  Bukannya mereka tidak mampu, melainkan mereka mengerti hakikat dari harta dunia.  Mereka hanya mengambil seperlunya, sisanya diinfakkan untuk orang-orang yang tidak mampu atau untuk kemajuan dakwah, subhanallah.. Para sahabat generasi awal, tiada yang meninggalkan dunia dengan harta yang berlimpah.  Mushab bin umair pun, yang selagi mudanya hidup dalam kemewahan, ketika meninggal hanya meninggalkan selembar kain yang jika bagian atasnya ditutup, maka bagian bawahnya terlihat, begitu pula sebaliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb, semoga saya bisa meneladani kebersahajaan hidup mereka, sehingga termasuk ke dalam golongan penghuni surga. Aamin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4175086321220964482?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4175086321220964482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4175086321220964482' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4175086321220964482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4175086321220964482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/03/ujian-kenikmatan.html' title='Ujian kenikmatan'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-3778743056062359328</id><published>2008-03-04T14:37:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T15:04:40.254-08:00</updated><title type='text'>Kenangan bersama Ar-Rudho</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/R83U1mq2NcI/AAAAAAAAADU/jXK8_Q2Pkdg/s1600-h/100_9378.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/R83U1mq2NcI/AAAAAAAAADU/jXK8_Q2Pkdg/s200/100_9378.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174025564296984002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/R83U2Gq2NdI/AAAAAAAAADc/uRik5QTJ4IE/s1600-h/100_9256.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/R83U2Gq2NdI/AAAAAAAAADc/uRik5QTJ4IE/s200/100_9256.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174025572886918610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/R83U2mq2NeI/AAAAAAAAADk/WX0yX2n3JR8/s1600-h/P9290059.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/R83U2mq2NeI/AAAAAAAAADk/WX0yX2n3JR8/s200/P9290059.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174025581476853218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/R83U3mq2NfI/AAAAAAAAADs/dCbUpVlryms/s1600-h/P9290067.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/R83U3mq2NfI/AAAAAAAAADs/dCbUpVlryms/s200/P9290067.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174025598656722418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Guru tetap yang tak lebih dari 15 orang dan sistem kelas kecil yang berisi 6-9 orang, membuat saya mengenal ciri khas dari tiap-tiap anak dan rekan guru.  Kebersamaan saya bersama mereka selama kurang lebih  7 bulan memberikan arti kepada saya akan banyak hal yang tak mungkin bisa terlupakan kecuali atas ijin-Nya.  Terutama saat-saat dimana hari terakhir saya di sana.  Saya tidak menyangka bahwa kehadiran saya bersama mereka memberikan kesan yang begitu mendalam dalam sanubari beberapa murid.   Mengajar dan mendidik dengan hati.  Ketika saya punya masalah pribadi atau di luar sekolah, saya akan berusaha untuk menampakkan wajah ceria ketika berhadapan dengan murid-murid.  Bibir saya kembali tersenyum ketika para murid mulai menunjukkan kenakalannya ataupun sikap kritisnya ketika dinasihati oleh gurunya.  Cara pandang dan sikap positif berusaha ditumbuhkan ketika menghadapi murid-murid.  Walaupun demikian, terkadang kenakalan mereka tersebut melebihi ambang batas wajar, karena sudah mengambil hak-hak orang lain.  Hal itulah yang akhirnya mendorong para guru untuk memberikan sedikit peringatan atau hukuman yang sedikit mengambil hak mereka agar mereka merenungi kembali sikap buruk yang telah dilakukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-3778743056062359328?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/3778743056062359328/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=3778743056062359328' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3778743056062359328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3778743056062359328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/03/kenangan-bersama-ar-rudho.html' title='Kenangan bersama Ar-Rudho'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/R83U1mq2NcI/AAAAAAAAADU/jXK8_Q2Pkdg/s72-c/100_9378.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-7916974413632347313</id><published>2008-02-18T14:30:00.000-08:00</published><updated>2008-02-18T14:32:40.507-08:00</updated><title type='text'>Ukhuwah...</title><content type='html'>Ukhuwah atau persaudaraan atau persahabatan atau pertemanan.&lt;br /&gt;Atas dasar apa kita berukhuwah atau bersaudara? Karena satu kantor kah? Ada ikatan darah kah? Satu kampus kah? Satu SMA? Atau satu aktivitas? Dimanapun kita berada yang melandasi kekuatan tali persaudaraan itu adalah adanya ikatan hati diantara orang-orang yang terlibat di dalamnya.  Ikatan hati itu muncul dari ketulusan, keikhlasan untuk berkorban, hanya memberi tak harap kembali.  Ketiga hal tersebut sulit untuk dilakukan manakala niat dalam hati saat menjalin persaudaraan/persahabatan hanya didasarkan kepada suatu hal yang terbatas atau semu (tidak kekal abadi).  Karena tatkala persahabatan diuji, misalnya tidak dalam suatu kepanitiaan lagi, tidak satu aktivitas bersama lagi, tidak dalam satu kantor lagi, tidak satu sekolah lagi, dsb, maka ikatan persaudaraan itu semakin lama semakin pudar.&lt;br /&gt;Lantas apa yang kekal abadi di dunia ini? Tentu saja Dzat yang mengguasai makhluk.  Tatkala persaudaraan menuntut pengorbanan, maka hanya kepada-Nya lah setiap manusia memohon kekuatan, kesabaran, keteguhan, dan kemudahan.  Sebuah kewajaran menurut saya ketika manusia mengharapkan sesuatu ketika memberi.  Maka ketika persaudaraan didasarkan pada-Nya, hanya kepada Allah lah manusia mengharap balasan.  Jika tidak di dunia maka di kampung akhirat lah ia mendapatkan suatu balasan yang setimpal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-7916974413632347313?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/7916974413632347313/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=7916974413632347313' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7916974413632347313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7916974413632347313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/02/ukhuwah.html' title='Ukhuwah...'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1961627697902705578</id><published>2008-02-14T07:11:00.000-08:00</published><updated>2008-02-14T07:14:29.002-08:00</updated><title type='text'>Sabar untuk menang!</title><content type='html'>Ada kalanya kita dituntut untuk melakukan sesuatu hal walaupun kita tidak terlalu menyukai pekerjaan tersebut.  Setiap manusia pasti bisa melakukan hal apa pun asalkan disertai kerja keras dan kesungguhan.  Yak, saya setuju dengan pernyataan tersebut.  Hanya saja, jikalau ada orang lain yang bisa melakukan pekerjaan tersebut dengan sepenuh hati (karena dia menyukainya), maka akan diperoleh hasil yang maksimal dengan lebih menghemat energi, atau kita mengenalnya dengan istilah ‘efektif dan efisien’.  Setiap manusia dikaruniai kelebihan-kelebihan yang berbeda satu dengan yang lainnya.  Jikalau kita belum bisa berkarya di bidang tertentu, maka tidak boleh patah semangat, ada bidang lain yang sedang menunggu karya kita. Tetap optimis dalam pencarian bidang yang terbaik.  Mungkin perlu ada trial and error saat menggali dan menemukan harta karun yang terpendam di dalam diri untuk kemudian memberikan manfaat untuk lingkungan sekitar.  Perlu kesabaran yang lebih, karena terkadang error-error muncul, membuat sedikit goncangan.  “Sungguh beruntung menjadi seorang muslim, jika diberi nikmat ia bersyukur dan jika diberi ujian ia bersabar.”  Goncangan itu meneguhkan kembali buhul tali keimanan yang sudah terjalin antara manusia dengan Rabbnya.  “Allah pelindung orang-orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya terang.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1961627697902705578?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1961627697902705578/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1961627697902705578' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1961627697902705578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1961627697902705578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/02/sabar-untuk-menang.html' title='Sabar untuk menang!'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1673183331057885433</id><published>2008-02-01T13:11:00.000-08:00</published><updated>2008-02-01T13:14:39.400-08:00</updated><title type='text'>Ketika Nurani Bicara</title><content type='html'>Dikutip dari penjelasan  Sayyid Qutb dalam tafsir Fi-Zhilalil Quran Juz 29 hal 118 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang yang memperhatikan akidah ini, seperti halnya orang yang memperhatikan perjalanan hidup Rasul yang membawanya, pasti akan menjumpai unsur akhlak sangat dominan dan sangat mendasar di dalamnya.  Ia menjadi landasan tegaknya pokok-pokok hukum syari’at dan pokok-pokok hukum moral secara sama.  Dakwah terbesar yang terkandung dalam aqidah ini menyerukan kepada kesucian, kebersihan, kepercayaan, kejujuran, keadilan, kasih saying, kebajikan, memelihara janji, kesesuaian antara ucapan dan perbuatan, dan kesesuaian keduanya secara bersamaan dengan niat dan kata hati; melarang perbuatan aniaya, zhalim, penipuan, licik, memakan harta orang lain dengan cara yang bathil, melanggar kesucian dan kehormatan, dan menyebarkan perbuatan keji dalam bentuk apa pun. Keberadaan hukum-hukum syariat dalam aqidah ini dimaksudkan untuk melindungi dasar-dasar ini dan memelihara unsur akhlak, baik dalam perasaan maupun dalam perilaku, baik dalam lubuk hati maupun dalam realita sosial, baik dalam hubungan perorangan, hubungan sosial ataupun hubungan internasional.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi kecenderungan sebagian besar manusia untuk membalas keburukan dengan hal yang serupa.  Jikalau suatu keburukan dibalas lagi dengan keburukan, maka apalah bedanya kita dengan yang lain?? Astaghfirullahal ‘azhim… Cukuplah Allah SWT sebagai pembela dan hakim yang seadil-adillnya.  Waallahu a’lam bishowab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1673183331057885433?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1673183331057885433/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1673183331057885433' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1673183331057885433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1673183331057885433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/02/ketika-nurani-bicara.html' title='Ketika Nurani Bicara'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-2871078789787265056</id><published>2008-01-22T23:15:00.001-08:00</published><updated>2008-01-22T23:44:31.765-08:00</updated><title type='text'>Sebuah nilai yang diperjuangkan..</title><content type='html'>Sebuah nilai yang diyakini dan diamalkan secara konsisten maka akan berubah menjadi sebuah karakter. Jika sudah menjadi karakter maka perlu energi yang lebih untuk merubahnya.&lt;br /&gt;Karakter baik dan kuat menyatu dalam diri pribadi adalah hal yang saya pelajari selama mengikuti pelatihan di salah satu pesantren virtual di Bandung. Sehingga mungkin itu sedikit banyak mempengaruhi karakter dan kepribadian. 'Kok bu titi berani banget ya..'. Bagi saya bukan masalah berani atau bukan, melainkan ada sebuah nilai yang bagi saya penting untuk diperjuangkan. Saya hanya berusaha untuk mensinergikan nilai kebaikan tersebut dengan lingkungan sekitar. Jika pada akhirnya amat sulit untuk bersinergi, maka apa boleh buat, biasanya sikap pragmatis yang saya pilih. &lt;br /&gt;Setiap orang memiliki keyakinan yang berbeda-beda akan suatu nilai. Nilai kemandirian misalnya. Bagi beberapa orang mungkin itu adalah nilai yang baik tapi belum tentu menjadi sesuatu yang integral dalam dirinya. Begitu juga nilai kejujuran, kedisiplinan, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah, tunjukkanlah aku kepada kebenaran dalam menghadapi perkara yang diperselisihkan. Sesungguhnya Engkau menunjuki jalan yang lurus kepada siapa saja yang engkau kehendaki."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keep Smile Ti!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-2871078789787265056?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/2871078789787265056/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=2871078789787265056' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2871078789787265056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2871078789787265056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/01/sebuah-nilai-yang-diperjuangkan.html' title='Sebuah nilai yang diperjuangkan..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-409236470852032498</id><published>2008-01-19T14:56:00.000-08:00</published><updated>2008-01-19T15:05:55.480-08:00</updated><title type='text'>Take a breath and Smile..</title><content type='html'>Saat persoalan hidup terasa menyesakkan dada..senyuman membuat secercah sinar terang di hati-menerangi jiwa yang gelap..&lt;br /&gt;Dzikir sambil menghayati makna yang di dalamnya mengobati hati yang gundah gulana..&lt;br /&gt;Menarik nafas dalam dan berusaah merubah paradigma negatif menjadi posiitif meneguhkan kembali jiwa yang lemah..&lt;br /&gt;Hari esok harus lebih baik dari hari ini!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-409236470852032498?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/409236470852032498/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=409236470852032498' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/409236470852032498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/409236470852032498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/01/take-breath-and-smile.html' title='Take a breath and Smile..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-6396184710883240257</id><published>2008-01-09T07:16:00.000-08:00</published><updated>2008-01-09T07:17:32.952-08:00</updated><title type='text'>Kisah Pengamen Bis Kota</title><content type='html'>Dalam perjalanan pulang dari daerah Gatot Subroto, Naiklah seorang bapak muda menggendong seorang anak laki-laki yang berusia sekitar 4-5 tahun.  Dari penampilan mereka dan botol air mineral yang berisi beras yang dibawanya, terlihat mereka akan mengamen dalam bis kota yang saya tumpangi.  Tak berapa lama-setelah menemukan posisi yang nyaman bagi mereka, mereka mulai menyanyi.  Sang anak mengikuti sang ayah bernyanyi.  Pemandangan seperti ini sebenarnya bukanlah hal yang langka.  Seringkali seorang wanita atau kakak membawa seorang anak kecil dan kemudian mereka mengamen di angkutan umum atau bis kota, untuk mencari sesuap nasi.  Yang tidak biasa dari pengamen ayah-anak ini adalah nyanyian yang dibawakannya.  Mereka menyanyi lagu puji-pujian untuk Yesus dan Bapa.  Entah apa motif di balik kedua pengamen ini, apakah memang untuk mencari sesuap nasi ataukah mereka ingin menyebarkan nilai-nilai keagamaan yang mereka yakini.  Yah, seperti pengamen lain yang menyanyikan lagu tombo ati atau hadad alwi.  Tapi yang membuat saya terketuk bukanlah nyanyian yang mereka bawakan, melainkan sebuah nyanyian yang keluar dari lisan seorang anak kecil dengan kepolosannya. Sungguh polosnya hingga ia belum mengerti hakikat ketuhanan dalam nyanyian yang ia bawakan. “Setiap anak lahir ke dunia dalam fitrah islam.  Orang tuanya lah yang menjadikan seorang anak yahudi, nasrani, dan majusi.”&lt;br /&gt;Setelah sampai di UKI, saya turun dari bis berganti dengan mikrolet yang menuju Jatinegara.  Dari Jatinegara bisa menggunakan metro mini 506 atau 50 untuk sampai di dekat rumah.  Dalam metro mini yang saya tumpangi, ada pemandangan yang baru pertama kali saya lihat.  Seorang wanita paruh baya sedang menyanyikan sebuah lagu. Lagi-lagi seorang pengamen.  Kali ini yang membuat hati saya terketuk bukanlah pada nyanyian yang dibawakannya ataupun anak kecil yang dibawanya, melainkan pakaian yang dikenakannya.  Wanita tersebut memakai Jilbab.  Yak..baru pertama kali ini saya melihat perempuan berjilbab mengamen di metro mini.  Entahlah segala macam prasangka berkecamuk dalam benak ini. Miris sekali melihat seorang saudara seiman harus mengamen di metro mini untuk mencari sesuap nasi (jika memang demikian).  Muncul juga dalam benak ini, dugaan bahwa ia sengaja memakai jilbab untuk menarik simpati dari para penumpang.  Tapi rasanya tidak mungkin.  Dari tatapan kosongnya, seolah terlihat ia melakukan hal tersebut karena terpaksa. Benarkah demikian ya Allah? Jika memang iya, maka astaghfirullah..kemana sajakah saya hingga masih ada saudara seiman yang membutuhkan bantuan. Bisa jadi ia mengamen bukan untuk makan, tapi bisa jadi untuk membiayai sekolah anak-anaknya.  Anak-anaknya menunggu di rumah berharap sang ibu pulang membawa oleh-oleh hasil jerih payahnya mengamen di metro mini.  Entahlah..pikiran ini mengembara kemana-mana.  Tapi diri ini seolah tak berdaya karena keburu turun dari metro mini. Saya tidak dapat memberinya sedikit bantuan ataupun berbincang-bincang dengannya.&lt;br /&gt;Fenomena apakah ini? Apakah kesenjangan itu semakin tinggi? Penduduk kota besar yang semakin tidak peduli? Sulitnya mencari pekerjaan lain hingga akhirnya memilih untuk mengamen saja? ataukah komersialisasi agama untuk menambil simpati orang lain? Waallahua’lam bishshowab..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-6396184710883240257?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/6396184710883240257/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=6396184710883240257' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6396184710883240257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6396184710883240257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/01/kisah-pengamen-bis-kota.html' title='Kisah Pengamen Bis Kota'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-3971558604651020455</id><published>2008-01-05T04:33:00.000-08:00</published><updated>2008-01-05T04:38:09.027-08:00</updated><title type='text'>Kenapa Sih? Pertanyaan yang membuat ia semakin cerdas..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/R395vWHI9KI/AAAAAAAAAC4/4bpb67ACTuY/s1600-h/DSC00182.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/R395vWHI9KI/AAAAAAAAAC4/4bpb67ACTuY/s320/DSC00182.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151970353031476386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya punya seorang keponakan dari kakak sepupu, eca namanya.  Pada saat ke bandung, saya silaturahmi ke rumahnya dan berinteraksi dengannya selama 3 hari. Usianya baru 4 tahun, tapi kecerdasannya sudah terlihat. Di usia tersebut, dia sudah bisa menghitung benda, mengenal angka, menulis angka 1-10, mengenal warna, mewarnai dengan amat rapi (tidak ada yang keluar dari garis), dan menulis beberapa huruf.&lt;br /&gt;Pertanyaan yang keluar dari mulutnya seringkali dimulai dengan frase ‘kenapa sih…?’.  Tante titi, kenapa sih tangan eca lebih pendek dari tangan tante titi?  Kenapa kalau hujan kita lari? Kenapa hiu makan ikan-ikan kecil? Kenapa bijinya gak boleh dimakan, padahal kan enak (saat itu kita lagi makan jeruk)?, dsb.  Pertanyaan-pertanyaan itu membuat nalar kita berfikir dan berusaha menjawabnya dengan ilmiah tapi sederhana. Setelah dijelaskan, kemudian ditanya kembali padanya, kadang ia bisa menjawab, kadang ia hanya bisa tersenyum.  Kalau dia tersenyum berarti penjelasan kita masih kepanjangan dan terlalu sulit untuk dimengerti olehnya.  Jadi harus lebih disederhanakan lagi.&lt;br /&gt;Setelah saya berinteraksi beberapa hari dengannya, ternyata ada hal yang kurang dieksplor dalam dirinya, yaitu kemampuannya mengenal islam. Pada saat saya mengajaknya untuk membaca doa sebelum makan, reaksi yang saya terima darinya adalah dia mengucapkan satu kata yaitu ‘malu..’. Bisa jadi ia sudah bisa mengucapkan basmallah, hanya saja malu untuk mengucapkannya.  Mengapa bisa malu ya? Bisa jadi bacaan tersebut kurang dibiasakan untuk dibaca. Jika di dalam lingkungan yang terkecil (keluarga) saja sudah merasa malu, maka bagaimana dengan lingkungan yang lebih luas. Saya khawatir jika kebiasaan baik tersebut akan semakin ditinggalkannya. Mudah-mudahan saja tidak. &lt;br /&gt;Kalau eca sudah hafal angka, dan huruf-huruf kapital, tidak demikian dengan huruf hijaiah. Saya ber-positive thinking, semoga setelah huruf kapital berhasil diingatnya, ia akan diaajarkan huruf hijaiyah oleh orang tuanya.  Sehingga dia semakin cerdas, cerdas intelektual, emosional, dan spiritual.&lt;br /&gt;Selamat belajar adik kecilku!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-3971558604651020455?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/3971558604651020455/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=3971558604651020455' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3971558604651020455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3971558604651020455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/01/kenapa-sih-pertanyaan-yang-membuat-ia.html' title='Kenapa Sih? Pertanyaan yang membuat ia semakin cerdas..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/R395vWHI9KI/AAAAAAAAAC4/4bpb67ACTuY/s72-c/DSC00182.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-7986864662687344109</id><published>2008-01-02T00:28:00.000-08:00</published><updated>2008-01-02T00:30:00.045-08:00</updated><title type='text'>Mengendalikan emosi..</title><content type='html'>Suatu saat seorang perempuan tengah berdiskusi dengan saudara laki-lakinya.  Sang perempuan mengajak saudara laki-lakinya itu untuk bersama-sama dengan saudara-saudaranya yang lain mengumpulkan uang untuk meringankan beban hidup kedua orang tuanya.  Pada saat itu, sang laki-laki agak keberatan, bukan karena ia tidak ingin meringankan beban kedua orangtuanya, tetapi karena memang penghasilannya saat itu belum mencukupi untuk sampai menyisihkan sedikit hartanya untuk orang lain.  Wong untuk hidup sendiri saja sulit, pikir laki-laki tersebut.  Dari cara sang perempuan itu berbicara dengan laki-laki tersebut, terlihat bahwa ia berusaha untuk membuka hati dan pikiran saudara laki-lakinya tersebut dengan sabar.  Kata-kata yang keluar diusahakan untuk tidak menyakiti hati lawan bicaranya, nadanya sopan, dan seolah menghindari perdebatan.  Tidak biasanya sang perempuan tersebut bisa mengendalikan emosinya saat berbicara dengan saudara laki-lakinya.  Tapi dengan cara itu, walaupun ada sanggahan, saudara laki-lakinya tidak emosional dan tampaknya berusaha untuk mengendalikan emosinya pula. Kebaikan dibalas dengan kebaikan. Walaupun di akhir diskusi tidak terdengar kata sepakat dari mulut laki-laki itu, namun terlihat ia mulai memikirkan usulan dari saudara perempuannya itu. Bisa jadi hatinya mulai terbuka.&lt;br /&gt;Cerita di atas mengingatkan saya kembali akan hadist Rasulullah SAW yang menyarankan kepada sahabatnya untuk tidak marah.  “Jangan marah, jangan marah, dan jangan marah”, sabda beliau. Dua kata tersebut diulang sampai tiga kali. Marah atau emosi tidak akan menghasilkan solusi, karena kata-kata yang keluar menjadi tidak terkontrol dan jauh dari maksud semula. Bisa jadi sudah bukan saatnya lagi membuka pikiran dan hati orang lain dengan cara emosional. Dengan cara emosional kita berarti melibatkan ego kita. Lawan ego adalah ego kembali. Ketika ego terlibat, cara pandangnya bisa jadi tidak objektif lagi dalam melihat suatu persoalan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-7986864662687344109?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/7986864662687344109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=7986864662687344109' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7986864662687344109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7986864662687344109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2008/01/mengendalikan-emosi.html' title='Mengendalikan emosi..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-6130505625565244411</id><published>2007-12-26T20:50:00.000-08:00</published><updated>2007-12-26T21:15:18.296-08:00</updated><title type='text'>Full time worker or Full time mother?</title><content type='html'>Selama satu semester ini saya mengajar di sebuah sekolah dengan sistem fullday school.  There are so many things I learn from here.. Tugas-tugas yang diamanahkan kepada saya membuat potensi yang ada di dalam diri ini terasah kembali.  Skill komunikasi dan manajerial adalah dua ujian dan tantangan yang Dia berikan kepada saya. Saya cukup kerepotan dan hampir putus asa di buatnya.  Ujian komunikasi yang saya rasakan cukup berat adalah dengan terlibat dalam POMG.  Ada sesuatu yang mengganjal di hati ini ketika akan menjalin komunikasi dengan orang tua murid. Sebagai jembatan penghubung antara orang tua murid dan sekolah, perasaan khawatir memberikan informasi yang tidak sesuai dengan sumbernya yang berakibat timbulnya prasangka yang tidak-tidak antara kedua belah pihak kerap mampir di pikiran. Ingin rasanya mengundurkan dari amanah ini, tapi apakah itu sebuah solusi? Administrasi di sekolah sebagai seorang guru yang mengajar tiga disiplin ilmu di sekolah kerap menyita waktu dan konsentrasi. Akibatnya saya menjadi kurang disiplin dalam mengumpulkan laporan-laporan ke atas. Seringkali orang menasihatiku untuk memperbaiki manajemen waktu.  Tapi entahlah nasihat itu terlalu teori untukku. Masalah yang satu itu memang mudah untuk dilontarkan, teori-teori yang dipaparkan pun terasa indah di dengar, namun belum ada yang klik di hati. Kata kakak saya berarti yang sebenarnya bermasalah adalah manajemen dirimu. Yak, betul sekali mbak. Oleh karenanya saya sedang mencari formula yang tepat untuk diri ini. Ramuan harus segera dibuat, karena saat ini kondisi berbeda dengan sebelumnya. Kalau saya masih bermasalah dengan manajemen diri, bagaimana bisa menajdikan potensi diri bisa ter-eksplore dan bermanfaat untuk orang sekitar? &lt;br /&gt;Setelah masa ujian berlalu, tiba saatnya anak-anak berlibur.  Tidak ketinggalan dengan para guru.  Namun namanya juga seorang guru, walaupun libur tetap saja ada lintasan pikiran bagaimana caranya agar semester selanjutnya prestasi anak didik lebih baik lagi. Bahkan mungkin ada di antara teman-teman saya yang mulai menyiapkan administrasi mengajar seperti silabus, RPP, modul, dsb.  Jadi kayak gak libur aja, cuma pindah lokasi dan suasana kerja aja.  Selama liburan ini saya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Mamah sedang pergi jauh, si mbak sedang pulang kampung- ada urusan yang sangat penting katanya. Jadilah saya dan saudara kembar saya (laki-laki) menjadi penghuni terakhir.  Sebagai satu-satunya wanita di rumah, jadilah saya yang terkena tanggung jawab untuk mengurusi rumah. Itung-itung latihan menjadi ibu rumah tangga, ya..gak masalah, toh lagi libur sekolah, sehingga tidak terlalu disibukkan dengan kerjaan sekolah. Rasanya diri ini semakin belajar untuk menjadi dewasa walaupun sisi childisnya masih sering keluar.  Sedikit demi sedikit ngolah bahan makanan yang ada di rumah, fiuh..nyapu dan ngepel rumah, nyapu pekarangan, dll. Emang bener kata kakak, kalau terus dilakonin, kerjaan rumah memang gak ada habisnya. Waktu untuk bercanda dengan keponakan pun terasa lebih dari biasanya, bahagia deh rasanya..peluh yang ada terasa hilang entah kemana. Alhamdulillah selama liburan ini ada yang minta les privat tambahan, so walaupun libur masih dapet uang saku tambahan..;p selain itu ada kegiatan yang variatif juga, seling sehari di rumah sehari ke luar.  Suasana yang amat berbeda akan terasa ketika saya mulai mengajar kembali di sekolah. Sempat terfikir untuk memilih menjadi half time worker-half time mother, artinya saya tinggalkan pekerjaan saya saat ini kemudian mencari kegiatan lain yang sesuai dan menghasilkan, serta belajar untuk menjadi seorang wanita..........(apa ya?) Tapi apakah solusi tersebut solutif? Bagaimana dengan murid-murid saya? Permasalahan yang dihadapi sekolah sudah cukup kompleks, akankah saya menambahnya dengan keputusan ini? Bukankah saya sudah terikat kontrak atau perjanjian untuk bekerja selama 1 tahun di sekolah ini? Apakah hanya sampai di sini batas keteguhanmu memegang komiten atau janji? Entahlah... Namun pada akhirnya..&lt;br /&gt;Alhamdulillah..cahaya mulai terlihat di relung hati dan fikiran ini.. Tanyakan kembali pada nurani, mohon bantuan pada ilahi, lakukan evaluasi diri (analisis swot), apa sesungguhnya yang kau cari di dunia ini.. Pergi ke toko buku cari inspirasi.. Sampai akhirnya perasaan optimis itu muncul kembali. Allah lah yang menganugrahkan amanah ini kepada saya. Saya menjadi belajar banyak hal di sekolah ini. Wajar jika selama menuntut ilmu ada pengorbanan-pengorbanan. Saya harus mensyukurinya dengan memenuhi janji dan memberikan karya yang terbaik. Setelah janji ini tertunaikan, hati ini sedikit lega, tapi bisa jadi ada amanah lain yang sudah menunggu tuk ditunaikan. Amanah apakah itu? Dia lah yang Maha Tahu yang terbaik untuk hamba-Nya. Apapun itu, Ya Rabb bimbinglah hamba-Mu ini agar senantiasa berada di jalan yang Kau Ridhai..Aaamiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-6130505625565244411?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/6130505625565244411/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=6130505625565244411' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6130505625565244411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6130505625565244411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/12/full-time-worker-or-full-time-mother.html' title='Full time worker or Full time mother?'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-9016709352929448044</id><published>2007-12-24T00:05:00.000-08:00</published><updated>2007-12-24T00:08:19.225-08:00</updated><title type='text'>Hari ibu..</title><content type='html'>Apakah yang merayakan hari ibu hanya para wanita saja? Tidak juga.. Setiap manusia yang lahir ke dunia melalui rahim seorang wanita hendaknya memaknai hari ibu juga..  Hari tersebut merupakan momentum bagi seorang anak untuk mengenang kembali jasa-jasa dan pengorbanan seorang ibu dan berbuat sesuatu untuk ibunya (lebih special dibandingkan hari-hari biasanya).  Sudah seberapa besarkah pengorbanan yang kita berikan untuk ibu? Tidak akan pernah bisa membalas kasih sayang dan ketulusan hatinya melahirkan dan membesarkan seorang anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh bunda..&lt;br /&gt;Ada dan tiada dirimu...&lt;br /&gt;Kau selalu ada di dalam hatiku..&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;By: Melly G&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-9016709352929448044?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/9016709352929448044/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=9016709352929448044' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/9016709352929448044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/9016709352929448044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/12/hari-ibu.html' title='Hari ibu..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4906520578505046701</id><published>2007-12-12T14:34:00.000-08:00</published><updated>2007-12-12T14:36:14.692-08:00</updated><title type='text'>Raising Happy Kids</title><content type='html'>Harga diri...&lt;br /&gt;Kepercayaan diri...&lt;br /&gt;Kemandirian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hal yang berusaha dibangun pada diri anak oleh orang tua. Namun terkadang cukup banyak orang tua yang secara sadar ataupun tidak sadar meruntuhkan ketiga poin tersebut, diantaranya dengan lebih banyak mengeluarkan kalimat-kalimat yang bersifat menghardik atau kurang positive.  Para guru sebaiknya ikut menanamkan ketiga poin tersebut pada diri anak dalam pola pendidikan di sekolah.  Mudah-mudahan kekesalan karena perilaku anak yang melanggar aturan sekolah atau prestasi yang kurang baik dalam hal akademis tidak menyurutkan langkah seorang guru untuk menumbuhkembangkan ketiga hal tersebut.  Semoga tetap terjaga keikhlasan dan kesabarannya ya bpk/ibu guru, aamiiin.  Bagaimana kiat-kiat menumbuhkan ketiga hal tersebut bisa dibaca lebih lengkap dalam buku 'Raising Happy Kids' karya Elizabeth Hartley-Brewer yang sudah dialihbahasakan ke bahasa Indonesia oleh penerbit Inspirasi Buku Utama.  Memang membawa inspirasi atau angin segar baru ternyata.  Untuk pendidikan di Indonesia yang lebih baik tentunya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4906520578505046701?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4906520578505046701/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4906520578505046701' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4906520578505046701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4906520578505046701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/12/raising-happy-kids.html' title='Raising Happy Kids'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-6908120384366663913</id><published>2007-11-26T04:26:00.000-08:00</published><updated>2007-11-26T05:19:34.417-08:00</updated><title type='text'>Jembatan..</title><content type='html'>Sebuah jembatan punya jasa amat besar untuk menghubungkan dua daerah yang berbeda. Dua daerah yang mempunyai potensi yang berbeda. Dua daerah dengan kepala desa yang berbeda, potensi yang berbeda, sarana dan prasarana yang berbeda, kepentingan yang berbeda, kebutuhan yang berbeda, dan cita-cita serta masa depan yang berbeda.&lt;br /&gt;Sang jembatan mempunyai andil besar dalam melengkapi kekurangan satu daerah dengan daerah yang lainnya. Jika di daerah sendiri tidak ditemukan barang yang diinginkan maka sang penduduk harus melewati jembatan dan kemudian membelinya di daerah tetangganya (jika memang di sana tersedia). Apa jadinya jika tidak ada jembatan?? Bisa jadi kedua daerah tersebut akan mengalami kemajuan yang cukup lama karena berjalan dengan konsep 'seadanya'.  Ya..yang ada di daerahnya masing-masing dimaksimalkan saja..&lt;br /&gt;Kalo jembatan adalah makhluk hidup, maka bisa jadi ia akan menjerit karena sering dilewati dengan beban yang cukup berat setiap hari.  Atau bisa jadi ia akan berbahagia karena bisa memberikan manfaat yang besar untuk dua daerah. Tergantung bagaimana sang jembatan berperspektif, positive thinking kah? atau sebaliknya..&lt;br /&gt;Yang pasti, menjadi jembatan penghubung antara dua cara pandang orang yang berbeda memang sulit. Butuh kesabaran dan kecerdikan. Kemampuan berkomunikasi mengambil porsi lebih. Terkadang harus berhati-hati juga dalam menyampaikan pesan dari pihak yang lain. Gimana caranya supaya tidak terlalu banyak distorsi pesan. Maksud dari pesannya tersampaikan. Pemilihan kata-kata yang tepat serta cara penyampaian yang baik membuat  sebuah pesan bisa diterima dengan baik. &lt;br /&gt;Berlatih dan terus berlatih.. memulai dengan i'tikad yang baik untuk kebaikan dan kemajuan kedua belah pihak.. Kesalahan yang pernah dilakukan diperbaiki dan terus diperbaiki.. he..he..maklum masih berjiwa muda, sedangkan yang dihadapi para orang tua murid, para guru, pak kepsek, dan pihak yayasan.. (jadi pembenaran nih..)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-6908120384366663913?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/6908120384366663913/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=6908120384366663913' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6908120384366663913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6908120384366663913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/11/jembatan.html' title='Jembatan..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-638457674101910535</id><published>2007-11-23T04:48:00.000-08:00</published><updated>2007-11-23T04:50:20.943-08:00</updated><title type='text'>How tough are you?</title><content type='html'>Seberapa tangguhkah dirimu???&lt;br /&gt;menghadapi setiap ujian…&lt;br /&gt;memenuhi setiap janji…&lt;br /&gt;mempertahankan suatu komitmen kebaikan..&lt;br /&gt;menunaikan amanah dan tugas sebaik mungkin..&lt;br /&gt;untuk tidak mengeluh... atau mengurangi keluh kesah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah dirimu berani untuk menghadapi setiap ujian???&lt;br /&gt;Tidak lari atau menghindar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti seorang murid yang harus menghadapi UAN.  Kalaupun sang murid sakit atau ijin pada hari-H UAN, ia akan tetap harus mengerjakan soal-soal UAN tersebut di lain hari.  Bahkan kalaupun belum lulus UAN, ia harus mengulangi 1 tahun belajar agar di tahun selanjutnya bisa lulus UAN.  Kalaupun waktu setahun terlalu lama, ia boleh mengikuti Ujian paket A, B, atau C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan UAN, manusia pun setiap masa dalam hidupnya pasti diberi ujian, agar naik tingkatannya di hadapan YME.  Kalau kita belum lulus atau berhasil melewatinya, suatu saat nanti ujian yang sama akan kita alami terus menerus sampai kita berhasil melewatinya.  Sebagai manusia kita hanya mampu untuk memberikan daya upaya yang terbaik..all out.  But don’t worry, La Tahzan… Allah tidak akan memberikan ujian melewati batas kemampuan hamba-Nya.  Sungguh betapa sayangnya Dia kepada manusia, walaupun terkadang manusia tidak menyadarinya atau tidak percaya diri akan potensi luar biasa yang ada pada dirinya.  Setiap problema kehidupan pasti ada jalan keluarnya..asal kita mau berusaha. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How tough are you ti? Now, I’m not tough enough. Sedang berusaha membulatkan tekad untuk tetap istiqomah memberikan yang terbaik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-638457674101910535?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/638457674101910535/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=638457674101910535' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/638457674101910535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/638457674101910535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/11/how-tough-are-you.html' title='How tough are you?'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1579252655317819134</id><published>2007-11-21T05:16:00.000-08:00</published><updated>2007-11-21T05:28:28.966-08:00</updated><title type='text'>tukang ojek</title><content type='html'>Hari ini ada seminar yang diadakan oleh Pearson-Longman, bertempat di JDC.  Yang ikut menghadiri seminar tersebut dari sekolah saya adalah tim bilingual, dan saya termasuk di dalamnya.  Kami janjian di sekolah pk.05.45 WIB, tapi karena satu dan lain hal kami baru pada kumpul jam 6 teng.  Kami semua punya tanggung jawab mengajar hari ini, tapi karena untuk suatu ilmu yang berharga dan tidak melalaikan tanggung jawabnya kepada murid-murid, para guru meninggalkan tugas untuk anak-anak.  Sebelum berangkat ada seorang guru yang harus mem-print tugas terlebih dahulu, sehingga kami baru berangkat pk.06.15 wib.&lt;br /&gt;Saya baru sampai di sekolah jam 6, dengan ojek pula.  Yang menarik adalah tukang ojeknya S1 lho.  Obrolan itu mulai gitu aja, biasa…dengan penampilan saya kayak gini, udah nebak kalo saya adalah seorang guru.  Ternyata si tukang ojek adalah lulusan S1 jurusan tarbiyah UIJ.  Beliau sudah menikah, dan istrinya pengajar TK.  Sambil mencoba memasukkan lamaran ke beberapa sekolah, beliau ngojek.&lt;br /&gt;Terkadang, ada suatu saat dimana seorang istri akhirnya harus membantu memenuhi keperluan rumah tangga.  Istri punya skill itu perlu.. Dan skil itu harus terus diasah supaya tidak hilang ilmunya.. Dengan skill yang dimilikinya insya allah sang istri mampu untuk mandiri jika suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan/tidak diprediksi..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1579252655317819134?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1579252655317819134/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1579252655317819134' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1579252655317819134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1579252655317819134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/11/tukang-ojek.html' title='tukang ojek'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4711036431284560897</id><published>2007-11-16T06:28:00.000-08:00</published><updated>2007-11-16T06:29:29.594-08:00</updated><title type='text'>Matematika dan bermain sepeda..</title><content type='html'>Jadi teringat pesan yang disampaikan oleh dosen sewaktu kuliah dulu. Belajar matematika itu seperti bermain sepeda.  Kita tidak akan bisa mengendarai sepeda jika hanya dengan melihat orang mengendarai sepeda tanpa mencoba untuk menaikinya.  Walaupun ada perasaan ragu, takut jatuh, atau bahkan jatuh dan akhirnya terluka.  Tapi karena kita ingin bisa, pada akhirnya kita akan berusaha untuk bisa mengendarainya.  Dengan bisa mengendarai sepeda, kita bisa bermain sepeda keliling lingkungan rumah bersama teman-teman. &lt;br /&gt;Saya mengajak murid-murid di sekolah untuk belajar matematika dengan cara learning by doing.  Setiap pertemuan disi dengan sedikit penjelasan dilanjutkan mengerjakan soal2.  Karena menurut saya pada tingkat SD, SMP, dan SMA, matematika lebih banyak berkutat dengan perhitungan.  Kalaupun ada pembuktian dan analisis pemecahan masalah, asalkan paham konsepnya dan tahu tahapan-tahapannya, pemecahan masalah bisa dilakukan.  Setelah lulus dan mengajarkan matematika, saya baru faham tujuan dari pembelajaran mata kuliah wajib yang diajarkan di kampus dulu.  He..he..nyadarnya terlambat niy kayaknya.  Tentang algoritma (belajar berfikir sistematis dan bertahap) di pemrograman komputer dan metode numerik, kemampuan analisis di Kalkulus, dsb.  Dahulu saya lebih banyak mengeluh dan stress kalau mempelajari materi yang lumayan sulit, apalagi jika bertemu dengan pembuktian teorema atau aksioma di Aljabar Linear.  Perasaan.. sulit sekali mencapai cara jago aljabar berfikir.  Namun setelah lulus baru terasa manfaatnya.  Sekarang terasa lebih tangguh dalam menyelesaikan soal-soal sulit matematika.  Rasa penasaran yang tinggi muncul berhdapan dengan soal-soal yang sulit.  Mudah-mudahan pengalaman saya selama berkutat dengan dunia matematika bisa saya tularkan ke murid-murid saya di sekolah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4711036431284560897?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4711036431284560897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4711036431284560897' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4711036431284560897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4711036431284560897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/11/matematika-dan-bermain-sepeda.html' title='Matematika dan bermain sepeda..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-6582446095651379217</id><published>2007-11-14T07:28:00.000-08:00</published><updated>2007-11-14T07:32:01.236-08:00</updated><title type='text'>No title..</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta asaghfiruka wa atuubu ilaik..&lt;br /&gt;Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada illah selain Engkau, Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas janjiku kepada-Mu, semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan perbuatanku. Aku mengakui banyaknya nikmat-Mu yang telah Engkau anugrahkan kepadaku, dan aku mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tiada yang mengamouni dosa-dosa selain Engkau.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah pesan di YM, dituliskan, “Aku tidak akan mengikhlaskan engkau, sampai engkau merasakan neraka”.  Maksud hati yang menurut kita baik, tapi jika cara menyampaikannya kurang berkenan di hati lawan bicara, maka bisa jadi belum membawa perbaikan, yang ada malah kalimat ancaman seperti itu.  Pasrah..itulah yang terfikir ketika membaca pesan singkat itu.  Gemetar jiwa ini..rasanya membayangkan diri ada di dalam neraka. Memang diri ini masih jauh sekali dari tuntunan islam, tapi salahkah jika setiap harinya..setiap menitnya, setiap detiknya senantiasa berusaha untuk memperbaiki diri.  Setelah kita tahu suatu pekerjaan itu ternyata tidak sesuai dengan koridor, lantas untuk apa dilanjutkan, walaupun terkadang ada pihak lain yang merasa tersakiti.  Cukup sudah...  Ya Rabb, bantulah hamba-Mu ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat akan sebuah cerita tentang pertanyaan yang ditujukan kepada ahli ibadah dalam suatu hari perhitungan.. Karena apa kamu masuk ke dalam syurga? Si ahli ibadah menjawab, karena amalan-amalan saya. Baiklah, saya ambil kedua mata kamu dan ditimbang/dibandingkan dengan semua amalan ibadah kamu selama di dunia. Hasilnya timbangannya masih berat sebelah, yaitu lebih berat nikmat Allah berupa kedua mata sehingga manusia bisa melihat indahnya dunia.  Kagetlah sang ahli ibadah. Namun akhirnya sang ahli ibadah masuk juga ke dalam syurga, tapi bukan karena amalan ibadahnya, melainkan karena rahmat-Nya, Ar-Rahman Ar-Rahim-Nya.  Waallahu a’lam bishowab..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, hanya kepada-Nya lah diri ini bertawakal dan berharap.  Diri ini sedang berusaha untuk menjadi pribadi sebaik-baik pribadi. Kerikil yang membuat kaki sakit bahkan mungkin terjatuh, tidak membuat diri ini menyerah pada keadaan.  Perjalanan harus dilanjutkan walaupun dengan langkah terseok.  Kebaikan-kebaikan akan menghapus keburukan.  Dia tidak akan pernah menyia-nyiakan setiap peluh dalam usaha untuk meniti di jalan yang diridhai-Nya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-6582446095651379217?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/6582446095651379217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=6582446095651379217' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6582446095651379217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6582446095651379217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/11/no-title.html' title='No title..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-6800974176359570103</id><published>2007-11-10T14:50:00.000-08:00</published><updated>2007-11-10T14:52:05.365-08:00</updated><title type='text'>Enam huruf yang membahayakan</title><content type='html'>Membicarakan keburukan orang lain disebut juga &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ghibah&lt;/span&gt;. Baik keburukan itu sesuai dengan kenyataan ataupun tidak. Ya..kalau sesuai dengan kenyataan masuk ke dalam perkara ghibah, namun jika tidak sesuai fitnah namanya. Penyakit yang bisa membuat hubungan intra personal menjadi tidak harmonis. Jikalau orang yang dibicarakan keburukannya itu tahu maka akan timbul perasaan sakit hati yang cukup mendalam.  Karena di depan muka ia terlihat baik tapi dibelakang ia membicarakan keburukan kita. Walaupun bisa jadi ia tidak bermaksud menyebarluaskan keburukan kita, terkadang keinginan membicarakan keburukan temannya itu muncul didorong oleh faktor ketidakberterimaan diri melihat tingkah laku kita yang menurutnya perlu diperbaiki. Namun ia tidak berani memberitahu langsung di hadapan kita karena takut mengganggu hubungan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;intra-personal&lt;/span&gt; antara mereka berdua. Kalau memang seseorang melihat kekurangan yang ada pada saudaranya, bukankah sebaiknya ia diberi tahu secara personal?  Jauh lebih menyakitakan jika seseorang diberitahu kekurangannya dengan cara membicarakannya di depan rekan seprofesi yang lain ketika orang yang dibicarakan itu sedang tidak ada. Sungguh tidak bijaksana dan sikap yang gegabah.. &lt;br /&gt;Walaupun pada akhirnya orang yang dibicarakan itu bisa berubah atau memperbaiki kesalahan yang telah diperbuatnya.. Tapi hati terlanjur sakit karena aib audaranya diobral begitu saja.. &lt;br /&gt;Mudah-mudahan saya pribadi terhindar dari sikap seperti itu.. Lindungilah hamba-Mu yang lemah ini ya Rabb..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-6800974176359570103?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/6800974176359570103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=6800974176359570103' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6800974176359570103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6800974176359570103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/11/enam-huruf-yang-membahayakan.html' title='Enam huruf yang membahayakan'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4382491835126166673</id><published>2007-11-06T05:58:00.000-08:00</published><updated>2007-11-06T06:05:29.727-08:00</updated><title type='text'>Pelangi Matematika..</title><content type='html'>Kali ini tim kami belum berhasil.. Tapi ini adalah pengalaman berharga buat kami. Klub math baru akan mulai berjalan pekan ini. Mudah-mudahan dengan adanya klub ini di sekolah kami, bisa memberikan angin segar dan semangat untuk para murid untuk berprestasi dalam bidang matematika.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4382491835126166673?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4382491835126166673/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4382491835126166673' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4382491835126166673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4382491835126166673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/11/pelangi-matematika.html' title='Pelangi Matematika..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4403562495030471919</id><published>2007-11-06T05:41:00.000-08:00</published><updated>2007-11-06T05:54:54.230-08:00</updated><title type='text'>Belajar menghargai orang lain</title><content type='html'>Masa SMP adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Perilaku yang kekanak-kanakan seperti saling menghina fisik tidak peduli antara laki-laki dan perempuan ataupun antara sesama mereka. Bahkan mengata-ngatai orang tua pun masih kerap saya dengar dari murid-murid saya.&lt;br /&gt;Hari ini saya kesal mendengar mereka mengatai salah satu murid perempuan, kasar sekali. Dinasihati, tapi yang ada adalah pembelaan diri dan justru menyalahkan yang lain, bukannya instropeksi diri. Dia melakukan hal tersebut di depan guru, tidak segan-segan dan malu. Memang watak anak yang satu ini cukup keras. Sifat kepemimpinan yang ada dalam dirinya terkadang membuat ia lupa diri. Merasa dirinya berprestasi, maka ia merasa berhak untuk menghina atau merendahkan orang lain. Padahal dirinya pun ketika dihina dalam hal fisik, ketidak berterimaannya luar biasa. Marah tidak terkontrol. Tapi..mengapa ia menghina temannya jika ia memang tidak mau dihina?&lt;br /&gt;Mudah-mudahan ia bisa belajar untuk menghargai orang lain..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4403562495030471919?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4403562495030471919/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4403562495030471919' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4403562495030471919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4403562495030471919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/11/belajar-menghargai-orang-lain.html' title='Belajar menghargai orang lain'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-7846460146744610851</id><published>2007-10-30T06:10:00.000-07:00</published><updated>2007-10-30T06:15:20.293-07:00</updated><title type='text'>HEniNg....</title><content type='html'>Terkadang pikiran itu muncul secara tiba-tiba begitu saja..&lt;br /&gt;AKhirnya saya tanyakan juga kepada yang berhak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pada akhirnya..&lt;br /&gt;Saya serahkan saja proses ini pada yang kuasa..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-7846460146744610851?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/7846460146744610851/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=7846460146744610851' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7846460146744610851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7846460146744610851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/10/hening.html' title='HEniNg....'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-2913179714032387860</id><published>2007-10-27T18:41:00.000-07:00</published><updated>2007-10-27T19:32:18.091-07:00</updated><title type='text'>Jalan2 ke museum..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/RyPzTktCojI/AAAAAAAAABU/miyvzT1D7Mo/s1600-h/PA270063.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/RyPzTktCojI/AAAAAAAAABU/miyvzT1D7Mo/s320/PA270063.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5126208318473413170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Survey.. yup untuk acara outdoor learning matpel IPS..&lt;br /&gt;Gurunya sedang lemas karena sedang hamil muda, jadinya saya deh yang menggantikan beliau untuk survey.. Kapan lagi bisa jalan-jalan coba? ;p&lt;br /&gt;Tempat yang diincar untuk menjadi tempat belajar adalah monumen nasional (monas) dan museum nasional. Kalau kata guru pelajarannya, saat ini kelas 7 sedang belajar tentang perang kemerdekaan dan kelas 8 tentang prasasti. Kali ini di matpel IPS sedang lebih banyak mempelajari sejarah tampaknya.&lt;br /&gt;Museum Nasional terletak di depan persis shelter busway monas. Ada dua bangunan di sana, museum nasional gedung lama dan gedung baru. Masuk ke gedung lama,agak ngeri juga deh..banyak patung dan prasasti2 bersejarah. Ternyata sejarah indonesia banyak didominasi pula oleh dunia mistis. Gak heran juga kalau sekarang film nasional banyak mengangkat hal-hal seperti itu. Sedangkan gedung baru sudah di setting lebih modern,dengan gaya arsitektur yunani dengan tiang-tiang dan jembatan yang dipenuhi kaca yang menghubungan antara gedung lama dan baru.&lt;br /&gt;Banyak hal-hal menarik di sana. Mulai dari sejarah adanya manusia di indonesia yang konon katanya merupakan hasil evolusi homo sapiens (manusia modern),hingga penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kehidupan masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;Settingan penataan ruang di gedung baru museum nasional mengikuti gaya hotel bintang lima (kata pemandunya). Sehingga kita merasa lebih nyaman ketika menikmati pelajaran sejarah di sini. Tidak aneh pula jika sampai dengan 2008 tempat ini sudah ada yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;membooking&lt;/span&gt; untuk pertemuan-pertemuan atau acara seminar. Sayang sekali..para pengunjung tidak diperbolehkan untuk memotret bagian dalam museum.&lt;br /&gt;Di sini saya banyak menemui para turis asing. Mereka terlihat antusias melihat peninggalan bersejarah negri kita. Beberapa dari mereka membawa buku catatan. Ketika melihat sentuhan etnik yang uniq di sana,langsung mereka gambar di buku catatannya. Mereka menghargai peninggalan bersejarah negri Indonesia yang unique. Namun apakah kita bangsa Indonesia menghargainya sebagaimana mereka?? Budaya Indonesia memang unique. Bangga deh menjadi bangsa dengan beragam keunikan. Tapi tampaknya kebanggaan saja tidak cukup tentunya. Ada tindaklanjutnya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-2913179714032387860?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/2913179714032387860/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=2913179714032387860' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2913179714032387860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2913179714032387860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/10/jalan2-ke-museum.html' title='Jalan2 ke museum..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/RyPzTktCojI/AAAAAAAAABU/miyvzT1D7Mo/s72-c/PA270063.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4771184125213346448</id><published>2007-10-25T06:01:00.000-07:00</published><updated>2007-10-25T06:24:43.334-07:00</updated><title type='text'>tarik ulur..</title><content type='html'>Di sekolah lah saya mulai belajar bagaimana caranya mendidik.. bukan hanya mengajar atau transfer ilmu..&lt;br /&gt;Dalam mendidik kadang para murid bisa dilunakkin.. kadang perlu ada ketegasan..&lt;br /&gt;karena manusia tetaplah manusia.. ada saja muncul keinginan untuk cari sensasi/perhatian yang lain dengan melakukan keisengan ini itu..&lt;br /&gt;Lunakkah.. tegaskah.. galakkah.. jika didasarkan atas kasih sayang maka &lt;span style="font-style:italic;"&gt;it doesn't matter&lt;/span&gt;..&lt;br /&gt;Ketegasan muncul atas dasar kasih sayang.. bukan bermaksud untuk melampiaskan emosi karena mereka sudah membuat kita kesal.. tapi untuk kebaikan mereka tentunya.. jika sikap/aklak yang kurang baik didiamkan maka akan menjadi kebiasaan yang buruk dan mendapatkan keberterimaan yang kurang baik pula di masyarakat kelak..&lt;br /&gt;Tapi..&lt;br /&gt;Sadarkah mereka betapa para guru menyayangi mereka walaupun terkadang ketegasan itu terpaksa harus dimunculkan.. 8)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4771184125213346448?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4771184125213346448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4771184125213346448' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4771184125213346448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4771184125213346448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/10/tarik-ulur.html' title='tarik ulur..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-3501298907829159474</id><published>2007-10-25T05:47:00.000-07:00</published><updated>2007-10-25T06:00:33.692-07:00</updated><title type='text'>S2</title><content type='html'>Sewaktu lebaran kemarin,ada obrolan dengan teman sekampus dulu. Udah lama banget gak soan. PIngin S2 gak ti? Siapa juga yang gak pingin.. Dia cerita kalau dia berencana s2 di india. Gak tau kenapa dia milih negara itu. Tapi obrolan dengannya itu jadi membuat keinginan saya yang lumayan lama tertidur,kini mulai membuka mata. Mulai ada pilihan bidang2 yang mau dipilih berkaitan dengan profesi saya sebagai guru saat ini. Mulai dari psikologi pendidikan,Manajemen Pendidikan,Teknologi pendidikan,sampai dengan Teknologi Informasi. Tapi saya belum menjatuhkan pilihan.. Cie ileh kayak udah pasti mau S2 aja yah.. ;p Padahal masih agak jauh juga buat S2..he..he.. 8) &lt;br /&gt;Saudara sepupu insya allah akan berangkat ke jerman sabtu minggu ini. Dia angkatan 2002 dan mengambil S1 di Bahasa Inggris Unpad. Dia berencana untuk mengambil tentang pendidikan. Dia cukup nekad juga, sama halnya dengan teman saya yang sekarang sedang ngambil pasca di korea. Yang penting berangkat dulu ke sana,cari kerja part time,kemudian cari peluang beasiswa pasca. Negara seperti Jerman cukup memberikan peluang yang besar untuk mereka yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;concern&lt;/span&gt; dengan dunia pendidikan.&lt;br /&gt;How about you ti? Kerjakan dengan baik apa yang ada dihadapan saat ini sambil mencari peluang ke sana.. =)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-3501298907829159474?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/3501298907829159474/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=3501298907829159474' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3501298907829159474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3501298907829159474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/10/s2.html' title='S2'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-8603955813164178723</id><published>2007-10-22T07:46:00.000-07:00</published><updated>2007-10-22T08:05:20.399-07:00</updated><title type='text'>Halal Bihalal</title><content type='html'>Hari ini adalah hari pertama masuk hampir semua sekolah dan kantor, tapi bagi saya ini adalah hari kedua ke sekolah, karena hari sabtu para guru sudah berkumpul untuk halal bihalal terlebih dahulu beserta dengan para pemilik yayasan.&lt;br /&gt;Di hari pertama masuk setelah 2 minggu libur,mayoritas murid mengira tidak ada proses belajar alias pulang cepat,hanya halal bihalal saja. Tapi kenyataannya pulang lebih cepat dari biasanya yaitu pk.13.00,tapi kegiatannya tidak hanya halal bihalal,melainkan ada tausiah penyemangat dan belajar seperti biasa. He..yang namanya guru berbeda dengan murid. Kalau murid pulang pk.13.00,maka para guru pulang lebih lama. Pada kenyataannya,hari ini kami pulang sore karena kami menjenguk rekan guru yang sakit. Beliau harus bedrest sampai hari rabu karena mengalami pendarahan dari rahimnya karena kelelahan pasca mudik. Alhamdulillah tidak terjadi sesuatu dengan janinnya,masih sehat-sehat saja. Saat saya menjenguk beliau,terlihat sekali wajahnya pucat dan kondisinya lemah. Tapi hebatnya beliau masih melayani kami tamu-tamunya dengan baik. Jadi ga enak..udah merepotkan.&lt;br /&gt;Oleh karena baru masuk hari pertama,kegiatan belajar mengajar di kelas relatif lebih santai. Para murid maupun para guru belum terlalu on untuk belajar dan mengajar. May be besok kita semua lebih siap untuk menjalani KBM.&lt;br /&gt;Intermezo,ternyata UAS jatuh pada awal Desember (sebentar lagi). Ada 6 KD (Kompetensi Dasar) lagi yang harus dikejar. Lets get prepared! for us-teacher and for student!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-8603955813164178723?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/8603955813164178723/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=8603955813164178723' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8603955813164178723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8603955813164178723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/10/halal-bihalal.html' title='Halal Bihalal'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-3752437290899380079</id><published>2007-10-19T06:34:00.000-07:00</published><updated>2007-10-19T06:38:31.439-07:00</updated><title type='text'>Tough woman... can I??</title><content type='html'>In lebaran holidays, expecially after lebaran day, there is no house keeper at home.  It makes me and my mother handled houses job, like clean our house and make our cloth clean and tidy.  It is an exhausted job.  No one help my mother besides me.  I am the youngest child in my family.  My two oldest daughter has been married and they live behind.  They have their own family, so they are busy enough in take care their own family.  Actually I have twin brother (male).  But he can help us because he is work at a bank so he is busy, it seems that not too many holiday for him. &lt;br /&gt;Usually before lebaran holiday, we was helped by house keeper.  So, when she goes back to her hometown for a moment, there a condition unusual for me.  First day, I feel very tired.  It is more tired than teach at school for full day.  I know this condition is not permanent.  When I must go back to work at school on Monday, she will be at our house. Eventhough I am not sure of it, because I heard from my mom she will go back to Jakarta after being proposed by her boyfriend.  So the worst condition is my mom will take care the house alone while I am work at school.  But I wont make it happened.  I’ll try to help her as best as I can.&lt;br /&gt;Flash through my mind, it needs strong power or energy to be a tough woman. Expecially if the woman have an social activity.  Can I being tough woman? I don’t know.  “God won’t give us loads above our ability”.  That sentences strength me when I feel weak with all of duty &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(amanah)&lt;/span&gt;.  Of course in my future I hope my husband will help me to take care children and house as best as he can.  But as a woman, I wont forget my duty.  It just a wonderfull family, husband and wife helps each other to solve their problem or difficulty.&lt;br /&gt;As a part of god’s servant, family, and environment, woman needs to prepare herself by improving their readiness facing new life talenting.  Sometimes tough, sometimes weak... From deep thinking may be we will get some power. Think anything positive can give us motivation or inspiration to stand up and take a moved.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-3752437290899380079?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/3752437290899380079/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=3752437290899380079' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3752437290899380079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3752437290899380079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/10/tough-woman-can-i.html' title='Tough woman... can I??'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1174389089059863970</id><published>2007-10-18T06:24:00.000-07:00</published><updated>2007-10-18T06:34:46.924-07:00</updated><title type='text'>Wimode</title><content type='html'>Yaitu sebuah alat yang menciptakan spot internet menggunakan sinyal esia. Selama sinyal di daerah tersebut bagus, maka kita bisa dengan mudah akses internet di sana. Lucu juga siy, bagi yang ada internet akan cari posisi dengan sinyal terbaik (kalo pake labtob), kalo PC, ya..begitulah tergantung keberuntungan. Kecepatan aksesnya bisa mencapai 230,4 kbps. Tapi yang berpengaruh dari alat ini adalah kekuatan sinyal.  Seberapa bagusnya kecepatan akses, tetapi kalo sinyal esia di daerah tersebut kurang bagus, maka kenyamanan aktivitas browsing kita akan terganggu.  Tarifnya Rp.125/menit untuk yang prabayar, Rp.100/menit.&lt;br /&gt;Berminat??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1174389089059863970?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1174389089059863970/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1174389089059863970' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1174389089059863970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1174389089059863970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/10/wimode.html' title='Wimode'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-7971141209745245037</id><published>2007-10-13T19:27:00.000-07:00</published><updated>2007-10-13T19:32:36.769-07:00</updated><title type='text'>Indahnya Idul Fitri kali ini..</title><content type='html'>Saat gema takbir mulai bergema.. Allahu akbar3..Walillah ilham..&lt;br /&gt;Perasaan sedih bercampur bahagia  ..&lt;br /&gt;Sedih karena belum berbuat yang terbaik di bulan ini..&lt;br /&gt;Berharap mudah-mudahan dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan..&lt;br /&gt;Bahagia karena besok akan bertemu dengan momen yang membuat hati bahagia..&lt;br /&gt;Shalat ‘Ied bersama-sama keluarga dan tetangga.. &lt;br /&gt;Setelah itu saling bermaaf-maafan..&lt;br /&gt;Silaturahmi dengan lingkungan sekitar yang terlalaikan karena kesibukan rutinitas harian…&lt;br /&gt;Kini diperbaiki kembali..&lt;br /&gt;Sungguh bahagianya silaturahmi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H-1 menjelang lebaran, aku mulai memandangi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;contact person&lt;/span&gt; yang ada di Hand Phone. Terbesit dalam fikiran ingin sekali menyambung kembali silaturahmi yang sudah lama tidak terbina dengan teman-teman di kampus dulu. Mulai kurangkai kalimat ucapan yang sederhana.  Satu per satu aku mulai mengirim SMS ucapan lebaran. &lt;br /&gt;Subhanallah indahnya saling memaafkan dan saling mendoakan.  Begitu banyak doa yang kuperoleh dalam momen ini. Semua doa berisi kebaikan. Ucapan lebaran via sms ini dibalas dengan “Btw pa kabar ti? Tinggal dimana sekarang? Where have you been?, sukses selalu ya!, dst”.  Jadinya sms berlanjut ke obrolan seputar aktivitas masing-masing saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada momen ini jadi tambah pula &lt;span style="font-style:italic;"&gt;contact person&lt;/span&gt; dalam Hp ku.  Nomor yang hilang karena tersimpan di Hp sebelumnya kini mulai muncul lagi. Soalnya ucapan lebaran dikirimkan dengan mencantumkan nama pengirim di akhir kalimatnya.  Makasih ya teman..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silaturahmi itu kini terjalin lagi.. Mudah-mudahan tetap terjaga selamanya..&lt;br /&gt;Bahagianya punya banyak saudara seiman.. Walaupun terpisah oleh jarak tapi jalinan hati tetap terkait karena Allah SWT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-7971141209745245037?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/7971141209745245037/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=7971141209745245037' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7971141209745245037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7971141209745245037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/10/indahnya-idul-fitri-kali-ini.html' title='Indahnya Idul Fitri kali ini..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1390752016112439338</id><published>2007-09-25T04:01:00.000-07:00</published><updated>2007-09-25T04:07:50.119-07:00</updated><title type='text'>Skorsing..</title><content type='html'>Surat skorsing dikeluarkan hari ini.  Besok 4 anak mulai diskors. Ada yang dua hari dan ada yang tiga hari tergantung dari beratnya kesalahan yang mereka lakukan.  Mereka diskors karena melakukan tindakan iseng mencuri uang teman sekelasnya. Mereka adalah anak mampu, tapi mengapa mereka melakukan hal itu sampai sekarang masih menjadi misteri. &lt;br /&gt;Mudah-mudahan mereka bisa mengambil pelajaran dari kejadian tersebut.  Manusia terus berproses menuju kebaikan selama dia masih menghembuskan nafas. Sementara itu kegiatan belajar di sekolah terus berlangsung.  &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Show must go on&lt;/span&gt;.  Persiapan menuju UTS yang jatuh pada tanggal 1-6 Oktober pun terus dilakukan.  Para guru sibuk membuat soal UTS dan membekali anak dengan soal-soal latihan, sementara murid siap mempersiapkan diri mereka dengan belajar sebaik mungkin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1390752016112439338?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1390752016112439338/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1390752016112439338' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1390752016112439338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1390752016112439338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/09/skorsing.html' title='Skorsing..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-9216954182493115571</id><published>2007-09-25T03:38:00.001-07:00</published><updated>2007-09-25T03:48:55.209-07:00</updated><title type='text'>Hari Lahir</title><content type='html'>Kemarin tanggal 24 September kakak saya ultah, hari ini teman saya ultah.. Bulan Juli yang lalu saya ultah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang spesial dengan hari ulang tahun, hanya saja hari ulang tahun merupakan reminder bagi kita bahwa semakin berkurang masa kita di dunia.. Apa ya yang sudah saya lakukan sampai sejauh ini?? Sudah seberapa tinggi kah dosa-dosa ini?? Sudah terbayarkah? Atau bahkan tidak akan pernah terbayar kecuali Allah SWT yang dengan rahmatnya membantunya?? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang sedang mengenang kembali saat-saat hari dilahirkan alias ulang tahun, semoga sisa umurnya memberi manfaat untuk pribadi dan lingkungan sekitar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-9216954182493115571?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/9216954182493115571/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=9216954182493115571' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/9216954182493115571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/9216954182493115571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/09/hari-lahir.html' title='Hari Lahir'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-3455208119203492664</id><published>2007-09-22T23:52:00.000-07:00</published><updated>2007-09-22T23:54:59.349-07:00</updated><title type='text'>Menyongsong Lailatul Qadr di 10 malam terakhir</title><content type='html'>Hari-hari yang dinantikan ketika berpuasa di bulan Ramadhan adalah 10 malam terakhir di bulan Ramadhan, karena di dalamnya terdapat suatu malam yang penuh dengan keberkahan karena lebih baik dari 1000 bulan.  Suatu malam yang lebih baik daripada malamnya 1000 bulan, yaitu malam lailatul Qadr.  Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW menyebutkan, “Barangsiapa yang shalat pada malam lailatul qadar berdasarkan iman dan ihtissab, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”&lt;br /&gt;Seorang adik bertanya pada kakaknya, “Mba, siapa saja siy yang akan mendapatkan lailatul qadr? Terus ciri-ciri orang yang mendapatkan lailatul qadr seperti apa?”.  Ketika pertanyaan tersebut dilontarkan ke saya, saya menjawab, “Hanya orang-orang pilihan lah yang akan mendapatkan lailatul qadr.  Orang yang mendapatkan lailatul qadr akan terlihat ketika Ramadhan telah usai, ia terlihat lebih bijaksana dan kebaikan terpancar dalam dirinya”.&lt;br /&gt;Suatu sore di bulan Ramadhan, dalam sebuah majlis ilmu yang mudah-mudahan dirahmati oleh-Nya, saya diingatkan kembali akan amalan-amalan yang utama di bulan Ramadhan, termasuk di dalamnya i’tikaf  di 10 malam terakhir.  Dalam majelis tersebut disebutkan bahwa siapapun bisa mendapatkan lailatul qadr.  Sebelumnya saya berfikir, lailatul qadr itu adala sebuah ‘gift’ dari Allah SWT.  Tapi ternyata lailatul qadr adalah suatu malam yang penuh dengan keberkahan.  Siapa saja yang menghidupkan malam tersebut dengan sebuah amalan kebaikan (apalagi jika amalan hablu minalllah), maka pahala dari amalan tersebut sama nilainya dengan suatu amalan yang dilakukan pada 1000 bulan/kurang lebih 83 tahun.  &lt;br /&gt;Siapakah yang tidak tergiur dengan keutamaan seperti itu? Semoga kita termasuk orang-orang yang bersemangat menyambut malam yang penuh dengan keberkahan, malam lailatul qadr. Siapkan diri dari sekarang, tentukan di masjid mana kita akan i’tikaf, kosongkan waktu kita, siapkan juga fisiknya mulai dari sekarang.  Yang paling penting dari semuanya adalah kekuatan niat, kebulatan tekad.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-3455208119203492664?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/3455208119203492664/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=3455208119203492664' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3455208119203492664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3455208119203492664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/09/menyongsong-lailatul-qadr-di-10-malam.html' title='Menyongsong Lailatul Qadr di 10 malam terakhir'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4275572004648362159</id><published>2007-09-12T20:02:00.000-07:00</published><updated>2007-09-12T20:22:20.874-07:00</updated><title type='text'>Marhaban Ramadhan...</title><content type='html'>Satu hari menjelag ramadhan banyak sms yang masuk perihal meminta maaf agar ketika memasuki bulan suci, suci pula hati ini. Begitu juga yang terjadi dengan e-mail, YM, dsb. Ketika bertemu dengan saudara pun, kata maaf begitu mudah terlontarkan.&lt;br /&gt;Ketika membuka milis, ada e-mail dari seorang teman, diambil dari sebuah web islami (www.dakwatuna.com). E-mail tersebut bercerita tentang seorang yang kembali di bulan taubat. Siapa pula yang tidak ingin bertaubat? Oleh karenanya melalui blog ini saya ingin mengingatkan pada diri sendiri akan kesalahan2 yang pernah dilakukan, dan belum terlambat untuk bertaubat, apalagi di bulan yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;subhanallah&lt;/span&gt; penuh rahmat dan ampunan ini. "Puasa adalah untuk-Ku, Aku yang akan membalasnya."  It's between Allah swt and 'hamba-Nya'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Kembali di Bulan Taubat&lt;br /&gt;Oleh: Ulis Tofa, Lc&lt;br /&gt;E-Mail This Post/Page Print This Post/Page&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita orang yang kembali pada Allah swt di bulan taubat ini sungguh sangat mengagumkan. Dengarlah seseorang yang taubat di bulan Ramadhan, ia mengungkapkan kegembiraan dan kebahagiannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sungguh indah Ramadhan, sungguh nikmat hari-harinya. Subhanallah! Semua kelezatan dan kenikmatan ini tidak pernah aku rasakan kecuali pada hari ini. Di mana mataku selama bertahun-tahun? Ya… bahkan diriku, dimana ketika bulan Ramadhan berada?. Sungguh, siapa yang bersungguh-sungguh dalam mengerjakan kebaikan, pasti akan mendapatkan. Siapa yang mencari jalan pasti ketemu. Siapa yang lari menuju Allah swt, pasti ditolong oleh-Nya… Sungguh benar firman Allah swt dalam Hadits Qudsy:”Barangsiapa mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat padanya sehasta.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah! Saya merasakan bahwa beban berat lenyap dari jiwaku. Dada ini rasanya lapang. Inilah kali pertama dalam hidupku aku paham ayat yang sering aku dengar di masjid kami: ”Barangsiapa yang dikehendaki Allah petunjuk, maka Allah melapangkan dadanya untuk mudah menerima petunjuk Islam. Dan siapa yang dikehendaki Allah sesat, maka dijadikan dadanya sesak, seakan ia menembus langit yang hampa udara.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke mana rasa sempit itu menghilang? Kemana gundah-gulana yang menggelayuti jiwaku, sampai-sampai aku mau bunuh diri? Kemana keraguan, bisikan dan angan-angan itu? Kemana dahsyatnya kematian yang menyergap dalam tidurku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, sekarang saya sangat bahagia yang tidak terperi. Lapang dada. Lembut hati. Aku ingin menangis! Aku ingin munajat pada Tuhanku, mengakui dihadapan-Nya dosa-dosaku yang menggunung. Sebelumnya aku telah berbuat maksiat dan dosa. Namun aku pun shalat dan meninggalkan maksiat dan dosa itu. Aku pun merasakan bahagia… senang… dan haru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai imam, perdengarkan kepadaku Al Qur’an, untuk menghalau tipu daya syetan. Wahai iman, kenapa Ramadhan begitu cepat berlalu. Padahal aku baru kenal Ar Rahman, aku baru bisa meninggalkan dosa dan maksiat!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah, kalau bukan karena malu dengan orang yang duduk di sampingku, aku akan berteriak histeris: ”Aku akui nikmat-nikmat-Mu Ya Allah, aku bersyukur. Aku akui dosa-dosaku Ya Tawwab, aku bertaubat. Wahai Dzat Penerima taubat, ampunkan segala kesalahan dan dosaku. Sungguh hanya Engkau yang Menghapus dosa-dosa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bergumam: ”Wahai imam, mengapa kamu potong daku lezatnya munajat! Mengapa kamu selesai sujud, menjadikan daku kehilangan lezatnya pengakuan dan pengaduan pada Dzat Yang Perkasa. Wahai imam, aku ingin menangis, sungguh kami sudah lama tidak menangis…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh manis engkau wahai Ramadhan… sungguh hari-harimu sangat indah… aku akan menyibukkan diri di hari dan malammu, bahkan jam dan detikmu… bagaimana tidak, sungguh aku menemukan diriku padamu!! Bukankah dalam hadits disebutkan: ”Sungguh celaka seseorang yang berjumpa dengan Ramadhan sedangkan ia tidak diampuni dosanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita berada di depan Ramadhan. Setiap kita mempunyai harapan mendapat ampunan Dzat Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Kita berjumpa dengannya dengan membawa segunung dosa yang memberatkan. Kita bertemu dengannya dengan membawa aib dan kesalahan yang tak terkira. Pada Allah kita berharap dan memohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, rahmat-Nya, kasih-sayang-Nya, ampunan-Nya kami rindukan. Wahai Dzat Yang Maha Pengasih dan Penyayang, jangan Engkau jadikan kami termasuk orang-orang yang Engkau tolak atas pintu maghfirah-Mu. Jua jangan Engkau jauhkan kami dari keutamaan dan kebaikan-Mu. Ya Allah, kami memohon kepada-Mu keluasan rahmat-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, harapan kami pada-Mu, Ya Allah sangatlah serius. Setiap kami pasti berbuat salah dan dosa. Akan tetapi harapan kami pada Dzat Yang Mengulurkan Tangan-Nya di malam hari, agar kembali para pendosa di siang hari. Pada Dzat Yang mengulurkan Tangan-Nya di siang hari, agar kembali para pendosa di malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai anak Adam, walau dosamu melangit, namun kamu beristighfar pada-Ku, pasti Aku akan ampuni kamu, dan Aku tidak peduli.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku beristighfar, astaghfirullahal Adhiim. Sungguh, Allah Maha Pengampun lagi Penyayang. Aku buka bulan mulya ini dengan taubatan nashuha. Dan betapa banyak kasih-sayang Allah aku rasakan pada hari-hari bulan taubat ini. Allahu A’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4275572004648362159?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4275572004648362159/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4275572004648362159' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4275572004648362159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4275572004648362159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/09/marhaban-ramadhan.html' title='Marhaban Ramadhan...'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-6483152308165046295</id><published>2007-09-08T18:36:00.000-07:00</published><updated>2007-09-08T19:06:08.765-07:00</updated><title type='text'>Adakah keberkahan?</title><content type='html'>Dalam buku karya Muhammad fauzil adhim, yang di cari dalam sebuah pernikahan adalah sebuah keberkahan.  Untuk menuju ke dalam sebuah keberkahan, maka proses yang di jalanipun harus yang diridhoi oleh-Nya. Sejauh manakah batasan proses tersebut? Selama niat kita baik maka hatilah akan memberitahukan kepada kita perbuatan manakah yang sebaiknya kita jauhkan dan mana yang tidak. Senjata seorang mukmin adalah doa. Dalam sebuah buku, ada doa yang dicontohkan oleh Rasulullah saw, "..Ya Allah, tunjukilah kami dalam kebenaran dalam menghadapi perkara yang diperselisihkan.  Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui isi hati...". Di setiap pagi pun, Rasulullah mencontohkan, dalam sebuah dzikir al-ma'tsurat, "Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami ketahui, dan kamu mohon ampun kepada-Mu dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami tidak ketahui."&lt;br /&gt;Jika yang diinginkan adalah keberkahan, adalah hal yang wajar ketika calon pendamping yang dipilih adalah yang baik agamanya. Baik agamanya bukan berarti yang ilmu tentang islamnya banyak, tetapi yang baik agamanya adalah yang mengintegrasikan ilmu yang dipelajarinya dalam keseharian.&lt;br /&gt;Istikhoroh adalah salah satu jalan bagi seseorang untuk menyerahkan hasil kepada-Nya, jadi itu adalah fase yang terakhir dalam memantapkan keputusan yang telah diambil. Yang terjadi biarlah terjadi. Dengan memantapkan keputusan melalui istikhoroh, maka apapun kejadian setelah pengambilan keputusan itu, itu adalah jalan hidup yang terbaik yang Allah tunjukkan kepada manusia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-6483152308165046295?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/6483152308165046295/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=6483152308165046295' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6483152308165046295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6483152308165046295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/09/adakah-keberkahan.html' title='Adakah keberkahan?'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1196002323985135611</id><published>2007-09-06T06:51:00.000-07:00</published><updated>2007-09-06T07:29:46.256-07:00</updated><title type='text'>Toto chan versi ar-rudho ;)</title><content type='html'>Toto-chan, gadis cilik di jendela. Sebuah novel tentang pendidikan anak yang akan memberi inspirasi bagi para guru di sekolah dan para orang tua di rumah tentang bagaimana seharusnya seorang pendidik memberikan perlakuan pada seorang anak yang memiliki karakter spesial atau memiliki keingintahuan yang tinggi akan suatu hal.  Seorang yang sangat ingin tahu seperti toto-chan akan senantiasa mengeksplor segala sesuatu yang ada di sekitarnya, baik itu berupa benda-benda yang dianggapnya unik (meja yang ada di kelasnya dahulu sebelum di tomoe goken) atau tingkah laku orang yang di luar kebiasaan (seperti kisah pemusik jalanan).  Terkadang ketika melihat seorang anak melakukan sesuatu di luar kebiasaan apalagi itu mengganggu ketentraman orang di sekelilingnya, bagi beberapa orang tua atau pendidik terkadang akan melakukan tindakan marah atau menghukum anak tersebut tanpa terlebih dahulu melihat latar belakang kejadian (menghukum bukanlah hal yang tidak boleh dilakukan, boleh-boleh aja.., hanya saja bukankah akan lebih adil jika kita mendengar ceritanya terlebih dahulu secara objektif).  Bagi anak kelas 1 SD seperti toto-chan, kegiatan yang dianggap orang lain mengganggu itu (seperti yang dikisahkan di bab awal buku), merupakan kegiatan bagaimana dia mengeksplor sesuatu di sekitarnya. Toto chan sangat menikmati pekerjaannya membolak-balik meja yang menurutnya ’unik’, namun kegiatannya tersebut ternyata mengganggu kegiatan belajar mengajar di kelas.  Seorang toto chan belum mengetahui kalau kegiatan yang menyenangkan hatinya tersebut ternyata perbuatan yang ’salah’ karena mengganggu orang di sekitarnya.  Toto chan seolah punya dunia sendiri.&lt;br /&gt;Akibat perbuatannya itu, toto chan dipindahkan ke sekolahnya yang baru, tomoe goken.&lt;br /&gt;Alhamdulillah, sekolahnya yang baru tersebut, memberi angin segar baginya dalam perkembangan psikologisnya.  Sampai akhirnya, dia menjadi orang sukses di kemudian hari.  Begitu pula dengan teman-temannya yang lain di tomoe.&lt;br /&gt;Entahlah, apakah sudah terlambat bagi seorang ibad, firza, atau alan untuk membentuk karakternya.  Yang pertama suka ngisengin teman cewenya, yang satu suka bikin onar dan mengganggu temannya dengan segala kejailannya atau perkataannya yang sering menyakiti lawan bicaranya (baik kepada teman sebayanya atau kepada orang yang lebih tua darinya), dan yang terakhir memiliki jiwa tidak terlalu suka diatur.  Di balik keisengan dan penampakannya yang kurang bersemangat ketika belajar di kelas, ternyata seorang ibad memiliki intelegensia yang tinggi.  Terbukti, dari hasil tes nalar dan logika yang dilakukan oleh tim klub matematika, dia menempati posisi pertama, mengalahkan juara kelas 8-Faris.  Ibad notabene masih duduk di kelas 7.  Sayang sekali jika anak seperti ibad harus kehilangan masa depannya hanya karena pribadinya yang tidak disukai oleh teman-temannya.  Para guru melihat, ada masa lalu yang kelam dalam dirinya sehingga dia punya permasalahan dengan kondisi jiwanya.  Guru BP di sekolah mengusulkan agar ibad diberikan shadow teacher untuk membimbingnya.  Namun orang tuanya tidak setuju.  Lucunya sekarang di sekolah lagi heboh sindrom ibad, ”ya bu..” (dengan intonasi yang khas).  Sampai ada lagu ’mars ibad’.  Tadinya siy liriknya agak mendeskriditkan ibad, tapi dengan dukungan para guru kita minta untuk liriknya diganti dengan kata2 yang positif. &lt;br /&gt;Firza lain lagi ceritanya.  Keberaniannya untuk mengeluarkan sebuah pendapat memang boleh diacungi jempol.  Namun hal yang tidak bagus dalam dirinya adalah, pendapat yang dilontarkan seringkali menyakiti hati lawan bicaranya.  Belum lagi kejailannya terhadap teman-temannya dan sering sekali berteriak di samping telingan temannya.  Pokoknya berisik baget deh tuh anak.  Kalo ngajar di kelasnya dia, udah deh kudu punya trik khusus supaya perhatian kelas tidak diambil 100% olehnya.  Menurut saya seorang firza tidak bisa dikasari.  Kalau kita berhasil adu argumen dengan memberikan alasan-alasan yang logis, dia bisa juga diatur. &lt;br /&gt;Pribadi yang lain, yaitu alan.  Dirinya tidak mau terlalu diatur.  Tapi yang menarik dari dirinya, dia punya karakter seorang pemimpin.  Ya..buktinya dia punya teman-teman yang setia kepadanya seperti kaki tangannya.  Kemanapun dia pergi, pasti ada temannya itu.  Alan ini paling sering masuk ke BP.  Seringnya siy karena belum ngerjain tugas atau bolos jam belajar.  &lt;br /&gt;Selain 3 orang ini, ada anak-anak lain dengan pribadi2 yang unik.  Ada Rasil, Resya, Vicky, Fars, Fida, Akmal, Sasha, dll.  Karena jumlah anak yang sedikit, makanya para guru lumayan mengenal sedikit karakter mereka.  &lt;br /&gt;Satu hal yang pasti, hargai mereka dan bentuk karakter baik dalam diri mereka dengan kasih sayang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1196002323985135611?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1196002323985135611/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1196002323985135611' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1196002323985135611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1196002323985135611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/09/toto-chan-versi-ar-rudho.html' title='Toto chan versi ar-rudho ;)'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-6131987813460826897</id><published>2007-08-29T05:54:00.000-07:00</published><updated>2007-08-29T06:36:55.384-07:00</updated><title type='text'>Hari ini saya marah ke kelas..</title><content type='html'>Akhirnya saya bisa marah juga dengan anak-anak ini.. Tapi untungnya masih bisa nahan diri..&lt;br /&gt;Ceritanya gini..&lt;br /&gt;Hari ini adalah ulangan matematika yang ke-2, materinya tentang Faktorisasi Aljabar dan  Pemangkatan dengan bantuan segitiga pascal. Saya menyadari menanamkan teknik pemfaktoran persamaan kuadrat bukanlah hal yang mudah, terutama untuk koefisien x^2 -nya bukan 1. Materi ini benar2 baru bagi mereka. Saya berusaha memberikan step by step dari yang tingkat kesulitannya rendah hingga lumayan. Dari minggu kemarin saya sudah memberitahu mereka bahwa minggu depan kita ulangan. Saya juga memberi 16 nomor latihan soal persiapan ulangan 2 ke mereka. Dari 16 soal tersebut, akan ada 6 nomor yang keluar sebagai soal ulangan. Saya senantiasa membuka diri untuk berdiskusi dengan mereka, kapanpun dan dimanapun (selama jam sekolah tentunya). Tapi sampai pada H-1 hanya beberapa orang dari mereka yang mau berusaha memahami materi tersebut dengan berdiskusi.&lt;br /&gt;Hari ada 2 jam pelajaran matematika untuk kelompok C kelas 8. Di jam pertama saya beri kesempatan untuk berdiskusi dan menyelesaikan soal latihan pra ulangan. Jadi syarat untuk mengikuti ulangan adalah mereka harus mengumpulkan latihan soal yang terdiri dari 16 nomor tersebut. Ck..ck..yang bikin saya geleng-geleng kepala, beberapa orang dari mereka masih ada aja yang belum menyelesaikan soal tersebut. Saya yakin di dalam hati salah satu dari mereka yang kurang serius ada perasaan khawatir tidak bisa mengerjakan soal ulangan nantinya, karena dalam mengerjakan latihan soal aja mereka gak serius. Akhirnya ada salah seorang dari mereka yang mengambil jalan pintas. Mereka iseng dan berani mengambil soal ulangan yang saya simpan jauh dari jangkauan mereka. Untung saja keburu ketahuan, spontan aja langsung saya ambil kembali kertas tersebut (itu juga dengan paksaan), mulanya mereka berusaha menyembunyikan dan gak ngaku. Saat itu kemarahan saya memuncak. Saya katakan pada mereka semua, "Apa sih yang kalian cari? Kalau yang kalian inginkan adalah hanya nilai 10, maka saya bisa berikan itu.. Tapi kalian gak akan dapet ilmu apa-apa..". Akhirnya, saya ambil aksi, bukan saya yang akan mengawas mereka ketika ulangan di jam kedua, tapi bu 'D', guru matemtika lain yang terkenal galak alias streng di kalangan kelas 8.  &lt;br /&gt;Tapi yang aneh dan lucunya, si anak yang berbuat kesalahan tampak tidak malu dan takut untuk menyapa saya. Walaupun saya bilang ke dia, hari ini ibu kesel dan sebel dengan tingkahnya. (Sebenarnya itu indikasi baik juga siy, saya bisa menyembunyikan emosi saya yang memuncak). Saya orangnya 'ekspresif', jadi kalo marah ketahuan banget. Tapi si anak itu dengan polosnya, bu, tadi saya gak diisi 2 nomer, kira-kira saya dapet nilai berapa ya? ... Mmm..nih anak kayak gak ngerasa bersalah banget ya.. Polos banget..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-6131987813460826897?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/6131987813460826897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=6131987813460826897' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6131987813460826897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6131987813460826897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/08/hari-ini-saya-marah-ke-kelas.html' title='Hari ini saya marah ke kelas..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-925056434207835959</id><published>2007-08-28T06:11:00.000-07:00</published><updated>2007-08-28T06:26:02.177-07:00</updated><title type='text'>Dunia dalam Bola Dunia..</title><content type='html'>Setiap orang yang hidup di dunia ini, punya dunianya masing-masing..punya kehidupan masing-masing..&lt;br /&gt;Seorang anak tengah menjalani dunianya saat ini, bahkan mungkin ia sedang mencari dunia yang sesungguhnya..&lt;br /&gt;Dalam masa pencarian itu bisa saja ia salah ambil jalan, tapi begitulah dunianya saat ini..&lt;br /&gt;Bisa jadi ia belum tahu kalau ia salah jalan..&lt;br /&gt;Dunia setiap orang akan terus berkembang sampai masanya berakhir di dunia..&lt;br /&gt;Terkadang ketika kesalahan atau kegagalan telah dilakukan, itu adalah akhir dari dunia..Tapi dunia siapa? Ya..dunianya sendiri.  Sebab dunia orang lain masih berjalan..&lt;br /&gt;Cobalah sekali-kali tengok dunia orang lain, bisa jadi itu bisa menjadi obat mujarab yang bisa melapangkan dada yang sesak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini ada di dunia manakah kita??&lt;br /&gt;Yaitu ada di dunia yang indah..walaupun orang lain menganggap yang sebaliknya.. &lt;br /&gt;Hanya kita seorang yang tahu dimana kita berada.. Dunia yang kita ukir sendiri.. Dunia yang bisa saja kebahagiaannya tidak akan pernah berakhir walaupun bola dunia berakhir..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-925056434207835959?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/925056434207835959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=925056434207835959' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/925056434207835959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/925056434207835959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/08/dunia-dalam-bola-dunia.html' title='Dunia dalam Bola Dunia..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4626329235807635942</id><published>2007-08-25T05:49:00.000-07:00</published><updated>2007-08-25T06:13:19.100-07:00</updated><title type='text'>Antara dua pilihan</title><content type='html'>Ada konflik antara pihak lembaga/yayasan dengan sekolah dimana saya mengajar. Konflik tersebut sempat membuat bimbang diri saya, sikap seperti apakah yang harus saya ambil. Ada kecurigaan antara kedua belah pihak. Tapi saya gak peduli, saya sudah terlanjur sayang sama anak-anak di sana. Lucu juga siy.. Saya terkadang menganggap mereka teman, adik, tapi terkadang pula saya memposisikan diri sebagai orang tua mereka. He..namanya juga ibu guru muda. Walaupun mereka terkadang agak susah diatur, tapi kebanyakan dari mereka adalah anak yang kedua orang tuanya sibuk bekerja dari pagi hingga sore, sehingga kurang mendapat perhatian dalam perkembangan psikologisnya. Padahal masa SMP adalah masa pencarian jati diri mereka, ironi memang.&lt;br /&gt;Kalau dahulu saya bahagia karena kedua ibu saya ada di rumah ketika saya pulang sekolah. Makanan untuk makan siang sudah tersedia dengan menu yang menggoda. Maka mungkin berbeda dengan mereka. Kedua orang tua mereka baru ada ketika sore atau malam menjelang. Mudah-mudahan saya bisa menjadi ibu yang baik untuk anak-anak saya kelak.&lt;br /&gt;Tadi siang ada rapat POMG. Saya dapet amanah baru untuk menjadi wakil sekretaris di kepengurusan baru ini. Saya sempet kaget juga. Kok bisa ya? Tapi dapet sedikit pengarahan dari kepala sekolah, dan pastinya bimbingan dari pengurus sebelumnya, bismillah aja. Toh saya tidak meminta amanah ini, tapi Dia-lah yang menghendaki ini terjadi. Kalaupun akhirnya saya dinilai tidak amanah, mudah-mudah itu bukan akibat kelalaianku. Tapi memang itulah batas kemampuanku saat itu.&lt;br /&gt;Resep Aa gym yang saya dapat ketika SSG dulu, H2N; Hadapi, Hayati, Nikmati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4626329235807635942?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4626329235807635942/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4626329235807635942' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4626329235807635942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4626329235807635942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/08/antara-dua-pilihan.html' title='Antara dua pilihan'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-8308591297177515165</id><published>2007-08-25T04:54:00.000-07:00</published><updated>2007-08-25T05:37:12.003-07:00</updated><title type='text'>Ketika Cinta Bertasbih episode 1</title><content type='html'>Kalu bertemu dengan teman-teman kuliah, atau di milis temen seangkatan, gak jauh, permasalahan yang diangkat berkaitan dengan tema yang satu ini, Menikah.&lt;br /&gt;Entah, buku ini akhirnya ada di tangan saya. Dan sebagai penggemar novel, saya antusias untuk membacanya, 3 hari tamat. Apalagi itu buku karangannya kang abik (panggilan akrab Habiburrahman El-shirazi). Jadi inget cerita temen. Katanya seminggu yang lalu kang abik ke Jakarta. Ada Acara di masjid Sunda kelapa. Katanya siy acaranya rame banget acaranya. Sempet kecewa, gak dapet informasi tersebut, tapi kekecewaan tersebut terobati dengan insya Allah pada bulan Ramadhan Riska (Remaja Masjid Sunda Kelapa) akan mengadakan Ifthar bareng kang abik. Awalnya sekalian launching buku Ketika Cinta bertasbih Episode 2. Tapi katanya ternyata buku tersebut baru akan dilaunching bulan November.&lt;br /&gt;Hidup itu memang penuh dengan dinamika. Ujian kehidupanlah yang membuat dinamika tersebut. Dalam buku KCB (Ketika Cinta Bertasbih) episode 1, tokoh utamanya, Azzam, harus menyelesaikan kuliahnya dalam waktu 9 tahun. Karena sambil kuliah, dia harus membiayai kehidupan Ibu dan adik-adiknya di Indonesia. Teman-teman kuliahnya di Cairo, mengenal dia sebagai mahasiswa yang gak lulus-lulus karena bisnis tempe dan bakso. Padahal dibalik opini tersebut tersimpan kemuliaan dan ketulusan niat yang luar biasa. Azzam tidak lulus bukan karena malas, tapi memang kesibukan berbisnislah yang membuatnya demikian. Mengapa dia harus berbisnispun ada alasannya yaitu sebagai tulang punggung keluarga. &lt;br /&gt;Sekedar flashback ke belakang. Sewaktu kuliah dulu, ada beberapa senior yang lulusnya agak lama (7 tahun). Ya..pasti ada alasan mengapa hal itu terjadi. Cuma, satu hal yang saya garis bawahi, terkadang kita dengan seenaknya saja men-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;judge&lt;/span&gt; bahwa dia gak lulus-lulus karena malas. Padahal waallahua'lam. Bisa jadi dia seperti Azzam dalam KCB, atau dia orang penting dalam organisasi, atau orang tersebut punya masalah finansial, keluarga, atau psikologis yang kita tidak mengetahuinya. Positive thinking tampaknya solusi yang cocok. Dengan positive thinking, pertolongan akan lebih mudah kita berikan ketimbang hanya bisa membicarakan keburukan-keburukannya. Mudah-mudahan orang tersebut justru mendapatkan energi baru untuk menyelesaikan studinya. Berkuranglah orang-orang yang Drop Out (DO). Karena walau bagaimanapun, dengan menyelesaikan studi, minimal kita menjadi orang yang sedikit bersyukur. Dengan bersyukur, akan dimudahkan jalan menuju tantangan kehidupan selanjutnya.&lt;br /&gt;Tokoh lain dalam buku KCB 1 tersebut, bisa dibilang, saingannya Azzam, Furqon namanya. Kehidupannya dari mulai sekolah dasar sampai kuliah S2, dia tidak mengalami kesulitan hidup yang berarti. Kalaupun ada kesulitan hidup, dia masih bisa meng-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;handle&lt;/span&gt;-nya. Sampai akhirnya dia berhadapan dengan suatu takdir kehidupan yang membawanya pada perasaan kecewa yang luar biasa pada sang pencipta. Namun, syukur, ada orang lain yang mengingatkan dia untuk kembali pada jalur yang seharusnya.&lt;br /&gt;Entah siapakah dari orang ini yang akan bersanding dengan Anna Alfathunnisa, bidadari yang turun ke dunia. Azzam ataukah Furqon? He..jadi nebak-nebak niy.. Kita tunggu aja kelanjutannya di episode 2. Orang sholeh pasti akan mendapatkan jodoh yang sholeh juga. Jalan cerita yang kang abik bikin sama gak ya dengan dugaan saya? ;p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaitannya dengan ujian kehidupan, sore ini saya baru menengok anak teman yang masih berumur 2 bulan. Anaknya sumbing. Ujian yang luar biasa untuk kedua orang tuanya. Sang orang tua selain harus mendukung dalam hal perawatan medis, mereka harus pula pandai memberi dukungan moral ke anak. Seorang anak yang cacat kaki dan hanya memiliki 3 jari seperti qi-ahli (maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan), dari korea, yang berhasil memainkan melodi piano karya komposer-komposer terkenal seperti mozart, berhasil membuktikan pada dunia bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan bekerja keras. Maka mudah-mudahan sahabat saya ini beserta suaminya mampu membimbing anaknya mengarungi kehidupan yang pebuh dinamika. Aamiin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-8308591297177515165?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/8308591297177515165/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=8308591297177515165' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8308591297177515165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8308591297177515165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/08/ketika-cinta-bertasbih-episode-1.html' title='Ketika Cinta Bertasbih episode 1'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-8603624844025422807</id><published>2007-08-20T06:19:00.000-07:00</published><updated>2007-08-20T06:34:59.156-07:00</updated><title type='text'>Ternyata masih terlalu dini untukku mengambil keputusan besar itu</title><content type='html'>Pelajaran amat berharga tentang keputusan untuk menggenapkan agama, ketika berinteraksi dengan seorang teman.  Masih terlalu dini... Ternyata cara pandang yang ada dalam kepala ini masih belum dewasa.  Mungkin keceriaanku ketika banyak berinteraksi dengan dunia remaja yang membuat pola pikir saya yang belum dewasa.  Apakah saya sudah siap untuk melangkah ke sana?&lt;br /&gt;Proses untuk mencari jati diri, menentukan sikap, mengambil keputusan, dsb, masih terus berlangsung hingga saat ini.  Walaupun proses tersebut akan tetap berlanjut hingga akhir hayat, namun ada suatu titik dimana kita 'bisa' melakukan suatu hal yang selaras dengan cara pandang orang dewasa.  Memangnya cara pandang orang dewasa seperti apa siy ti? Menurut saya, ketika orang dewasa akan bertindak, dia  akan memikirkan apa dampaknya bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya.  Mungkin orang dewasa akan lebih memperhitungkan bagaimana orang lain menilai tentang sikap atau keputusan yang kita ambil.&lt;br /&gt;Berbeda jauh sekali dengan pola pikir saya saat ini.  Saya berfikir, kalau keputusan yang saya ambil menurut saya benar, maka saya tidak terlalu perduli apa kata orang tentang saya, yang penting saya yakin kalau saya benar.  Walaupun saya orang nya cuek, tapi saya amat terbuka dengan saran dan kritik dari orang lain.&lt;br /&gt;Saya masih belajar dan terus belajar.  Mungkin cara pandang ini akan berubah suatu saat nanti.  Namun yang pasti, setiap orang akan berharap cara pandang yang terbaik.  Saya bukan orang baik, cerdas, dewasa, dsb, tapi senantiasa berusaha untuk menjadi baik, cerdas, dewasa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-8603624844025422807?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/8603624844025422807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=8603624844025422807' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8603624844025422807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8603624844025422807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/08/ternyata-masih-terlalu-dini-untukku.html' title='Ternyata masih terlalu dini untukku mengambil keputusan besar itu'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4429793124300036642</id><published>2007-08-10T06:44:00.000-07:00</published><updated>2007-08-10T07:15:42.210-07:00</updated><title type='text'>Evaluation</title><content type='html'>Now, I spent my day, mostly in school.  In first week, I feel very tired... I should went to school at 6.00 a.m and then go back at 5.30 pm.  Ya.. it's not weird, because the school was adopt full day school system.  If I compare with my last teach activity at BTA, it's very different.  Yup, every institution have their own vision.  But, at least, I get so may new experience here.  Eventhough, every benefit must be related by some risk.  The risk are I should take more time and energy to develop my capabilities and knowledge.  As a teacher, I should be in one step upper than the students.&lt;br /&gt;Two weeks in new environment, mostly, i feel happy and comfortable.  Eventhough, it's not an easy job for being a teacher, for now on, i still enjoy it.  Hope it will be forever...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4429793124300036642?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4429793124300036642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4429793124300036642' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4429793124300036642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4429793124300036642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/08/evaluation.html' title='Evaluation'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-329058556010812351</id><published>2007-08-03T05:40:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T06:32:12.047-07:00</updated><title type='text'>Lingkungan yang kondusif untuk perbaikan diri</title><content type='html'>Hari Kamis saya pertama kali masuk SMPIT, dan di hari itu langsung mengajar matematika di kelas VIII.  Menarik sekali, satu kelas dibagi menjadi 3 kelompok. Jadi jika kelas VIII ada 26 murid, maka satu kelompok terdiri dari 8-9 orang.  Mereka dikelompokkan berdasarkan kemampuan intelijensia yang mereka miliki, kelompok A, B, dan C.  Pertama kali masuk ke kelas, dapet kelompok B.   Lucu deh, di kelompok itu ada yang males nyatet, ada yang sebenarnya pinter tapi dia males, trus ada yang kalo udah lagi gak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mood&lt;/span&gt; belajar-tak ada satu guru pun yang bisa ngerayunya, teru ada juga anak autis, dsb.   Selesai dengan kelompok B, masuk ke kelompok A.  Ternyata saya lebih kewalahan masuk ke sana dibanding kelompok B.  Asli..mereka ruame banget, semuanya pada ngomong.  Walaupun isinya cuma 8 orang, tapi..ck..ck..bikin kewalahan.&lt;br /&gt;Sebelum memulai kegiatan belajar, dibiasakan untuk mengaji dan menghafal Al-quran.  Ada yang sudah sampai juz 29.  Jadi termotivasi lagi untuk memuroja'ah dan menambah hafalan. &lt;br /&gt;Mulai senin besok, saya mulai mengajar kelas bilingual (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pilot project&lt;/span&gt;).  Bahasa Inggrisku biasa banget (pasive), tapi berhubung itu program sekolah, jadinya coba dijalanin aja.  Kan bisa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sharing&lt;/span&gt; sama guru bahasa inggrisnya, jadi sekalian melatih conversation.&lt;br /&gt;Terkadang sedikit-sedikit juga bantuin guru komputernya untuk mengajar di lab atau kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are a lot of things of self-potensials that I can improve here.. So many new experience.. I hope these can bring me to be a great enough person in the future. Aamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Being a good teacher for students is not easy.. Student's future is on teacher's hand...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-329058556010812351?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/329058556010812351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=329058556010812351' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/329058556010812351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/329058556010812351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/08/lingkungan-yang-kondusif-untuk.html' title='Lingkungan yang kondusif untuk perbaikan diri'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1424547184853642399</id><published>2007-08-01T06:11:00.000-07:00</published><updated>2007-08-01T06:17:40.328-07:00</updated><title type='text'>Kesempatan untuk Bersyukur</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Banyak pengalaman berharga selama mengajar di BTA.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Banyak orang-orang hebat di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan pengalaman dan ilmu yang mumpuni, menjadikan BTA sebagai bimbingan belajar untuk siswa kelas 3 SMU dan 3 SMP yang digandrungi banyak pelajar atau orang tuanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Beruntung sekali saya sempat mengajar di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; selama kurang lebih 6 bulan. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Cukup banyak pengalaman yang saya peroleh dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, terutama tentang ilmu komunikasi, karena dalam mengajar yang lebih penting dari menguasai bahan adalah ‘how we can transfer what we know to student who have different capability’.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Belum lama ini saya melamar di SMPIT Ar-Rudho (Pondok Kelapa) dekat rumah, dan alhamdulillah keterima.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sekolah ini belum lama didirikan, baru 1 tahun berjalan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tahun ajaran kali ini merupakan awal tahun kedua bagi mereka, sehingga muridnya pun belum terlalu banyak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sistim pendidikan di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; menggunakan sistim &lt;i style=""&gt;‘Moving Class’&lt;/i&gt; , sehingga butuh cukup banyak tenaga guru.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mudah-mudahan sambil berjalannya waktu, sekolah ini bisa berkembang ke arah yang lebih baik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kualitas sekolah tergantung pada kualitas dan komitmen gurunya untuk mengarahkannya ke sebuah prestasi gemilang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hal tersebut memang tidak mudah, tapi dengan komitmen, ketekunan, dan kerja keras mudah-mudahan sekolah ini menjadi sekolah yang berkualitas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;SMPIT Ar-Rudho adalah sekolah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;full-day school&lt;/span&gt;, dimana jam sekolahnya dimulai pk.07.00 dan berakhir pk.16.30, dan semua guru tidak boleh pulang sebelum jam belajar sekolah berakhir.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hari efektif belajarnya Senin-Jumat, dan Sabtu digunakan untuk kegiatan ekstra kurikuler.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadwal yang cukup padat memang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi mudah-mudahan saya bisa segera menyesuaikan diri dan konsisten mengemban amanah ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pekerjaan baru ini merupakan amanah yang tidak boleh disia-siakan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Menjadikan sekolah ini sebagai alternatif sekolah islam terpadu di wilayah Jakarta Timur yang berkualitas menjadi salah satu target sekolah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tantangan memang… Namun dengan dorongan rasa syukur telah diberi nikmat kesempatan berkiprah di dunia pendidikan, menjadi motivasi tersendiri untuk bersama-sama rekan-rekan pengajar yang lain mewujudkan target/goal tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wujud dari rasa syukur seseorang bermacam-macam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; yang terwujud dalam belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja tidak malas-malasan, banyak bersedekah, beribadah dengan sungguh-sungguh, dsb.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang pasti, setiap rasa syukur akan melahirkan suatu kebaikan, dan kebaikan-kebaikan tersebut secara tidak langsung akan membuat Tuhan semakin menyayangi hamba-Nya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari rasa kesyukuran akan melahirkan ketaqwaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketaqwaan yang melahirkan perlindungan dan bimbingan Allah SWT ketika orang tersebut mengalami kesulitan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“ … Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan memberinya rezeki dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;arah yang tidak disangka-sangkanya…” (At-Thalaaq: 2-3)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1424547184853642399?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1424547184853642399/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1424547184853642399' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1424547184853642399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1424547184853642399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/08/kesempatan-untuk-bersyukur.html' title='Kesempatan untuk Bersyukur'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-2548151928231789998</id><published>2007-07-30T06:18:00.000-07:00</published><updated>2007-07-30T06:25:02.496-07:00</updated><title type='text'>Jangan pernah berharap pada makhluk</title><content type='html'>Mungkin awalnya tampak indah..&lt;br /&gt;Ada harapan-harapan tentang masa depan..&lt;br /&gt;Tapi tetap saja..&lt;br /&gt;Kalau setiap manusia beharap pada suatu hal yang tidak pasti..&lt;br /&gt;Akan beujung pada kesia-siaan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika awalnya didasari untuk mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari Yang Rahiim..&lt;br /&gt;maka sesulit apapun jalan yang akan ditempuh&lt;br /&gt;akan terasa lebih mudah, karena mendapatkan kekuatan yang tak pernah di duga-duga&lt;br /&gt;Niat yang baik, harus dimulai dan dijalani dengan cara yang baik pula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum terlambat untuk berubah..&lt;br /&gt;Tidak akan pernah ada kata terlambat untuk berubah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-2548151928231789998?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/2548151928231789998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=2548151928231789998' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2548151928231789998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2548151928231789998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/07/jangan-pernah-berharap-pada-makhluk.html' title='Jangan pernah berharap pada makhluk'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-6358875256902689765</id><published>2007-07-29T07:07:00.000-07:00</published><updated>2007-07-29T07:19:49.127-07:00</updated><title type='text'>Tentang Pilkada Jakarta</title><content type='html'>Pok ame-ame belalang kupu-kupu...&lt;br /&gt;Dikeroyok rame-rame, no.1 pilihanku... ;P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ada alternatif lain untuk berharap suatu perubahan, mengapa tidak???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemimpin butuh kemampuan general, tidak harus spesifik.  Dan dia harus tegas, jujur, dan merakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No.1 sudah mengadakan kontrak politik dengan buruh, budayawan jakarta, dsb.  Jadi, yang pasti-pasti aja deh.. Kalo ada hitam di atas putih gitu kan, enak dan jelas, masyarakat bisa menuntut jika pada kenyataannya nanti tidak sesuai dengan kontrak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, gak usah pusing-pusing.. apalagi golput..&lt;br /&gt;Pilih yang pasti-pasti aja.. Ya pilih no.1, ok! ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, udah mulai banyak black campaign niy.  Jadi buat yang awalnya udah dukung no.1, gak usah kepengaruh ya.. Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu... Daripada simpang siur, mendingan langsung klarifikasi ke DPRa, DPC, DPW, atau relawan orange aja..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-6358875256902689765?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/6358875256902689765/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=6358875256902689765' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6358875256902689765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6358875256902689765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/07/tentang-pilkada-jakarta.html' title='Tentang Pilkada Jakarta'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-3162714358682337415</id><published>2007-07-05T19:35:00.000-07:00</published><updated>2007-07-05T19:37:31.417-07:00</updated><title type='text'>Ngajak jalan-jalan ke Monas 'n Ranggunan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sehari setelah kegiatan intensif berakhir, saya dan kedua sepupu saya yang dari banjar patroman-ciamis (tempat ibu saya dibesarkan), jalan-jalan ke monas dan ranggunan.&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tadinya siy rencanya cuma mau ke monas aja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lagi pingin jogging.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Perasaan udah lama juga gak olahraga, apalagi selama intensif ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tampaknya badan akan terasa lebih seger aja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi ternyata eh ternyata, saat kita naik trans &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; ada keluarga yang akan ke ranggunan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kita jadi tergoda untuk ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; deh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pas kedua bocah itu ditanyain pendapatnya mau ke ranggunan atau enggak, mereka jawab, boleh-boleh aja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Justru wajah mereka tampak berbinar-binar saat kuajak mereka ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan memang setelah sampai di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, mereka tampak tidak lelah untuk mengajak saya keliling ranggunan yang luas itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ck..ck..fiuh..memang saatnya bertualang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menurut saya mendingan kebun binatang (KB) ranggunan kemana-mana dibandingkan kebun binatang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalo ke kebun binatang (KB) &lt;st1:city st="on"&gt;bandung&lt;/st1:City&gt;, perasaannya miris banget ngeilat binatang-binatang yang ada di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, kasian…kayak gak diurus.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Udah gitu, gajah yang di KB &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; udah tua deh..&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Harusnya dia udah pensiun, tapi masih disuruh show aja..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;Yang mengagumkan dari KB Ranggunan adalah tempat penangkaran primata, PUSAT PRIMATA SCHMUTZER namanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tempat itu adalah tempat untuk merawat primata-primata yang ketahuan diselundupkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadi primate yang ketahuan diselundupkan ke luar &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dirawat terlebih dahulu di sini, baru dikembalikan ke habitat aslinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Padahal beberapa primata, seperti orang utan, udah sedikit jumlahnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kalo gak segera dilestarikan bakalan punah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; saya sedikit tahu tentang perilaku orang utan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bagaimana ia tumbuh menjadi dewasa, merawat anak-anaknya, dan kecerdasannya meliuk-liuk, bergelantungan dari satu dahan pindah ke dahan pohon yang lain. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; jenis primate yang cukup cerdas, simpanse namanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selama ini saya mengira, yang namanya simpanse itu kecil, seperti tokoh ceetah dalam film tarzan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ternyata ia bisa tumbuh besar sebesar manusia berusia 15 tahun yang gemuk, mirip gorilla, cuma lebih kecil lagi, dan warna bulunya keabu-abuan (kalo gorilla &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt; bulunya berwarna hitam pekat).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Waktu ia ditonton manusia, sering difoto, dan disorakin, ia seperti marah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ia lantas membelakangi manusia dan kemudian agak jongkok seperti orang buang air besar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Lantas setelah itu ia menampung kotorannya itu di tangannya kemudian melemparkannya ke arah manusia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jelas aja yang ada di sekitarnya langsung pada berhamburan gak jelas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mungkin kalo simpanse itu bisa bicara, ia akan bilang, “Rasain lho! Lagian siy sudah mengganggu ketentramanku aja..”.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Trus di tempat itu ada segerombolan Gorila, Kimbo nama pemimpinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi tampaknya siy kimbo gak terganggu dan cuek aja dengan kegaduhan yang dibuat si simpanse.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Si kimbo tetap nyantai tidur-tiduran di dalam Gua dengan kaki di naikkan nempel&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ke dinding sambil makan pisang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Trus ada beberapa &lt;i style=""&gt;monyet macoy&lt;/i&gt; yang sasling bersahut-sahutan membuat irama lagu berjudul nuansa hutan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Soalnya dengan bunyi-bunyian yang mereka buat, berasa seperti sedang berada di dalam hutan rimba belantara.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya kagum dengan tempat penangkaran primata ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Beginilah seharusnya manusia menjaga alam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Motto mereka, “Manusia menjaga binatang-binatang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Binatang menjaga alam.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Alam menjaga manusia.” &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sungguh keseimbangan ekologi yang indah… =)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-3162714358682337415?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/3162714358682337415/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=3162714358682337415' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3162714358682337415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3162714358682337415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/07/ngajak-jalan-jalan-ke-monas-n-ranggunan.html' title='Ngajak jalan-jalan ke Monas &apos;n Ranggunan'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-8029947223466690726</id><published>2007-07-05T19:29:00.001-07:00</published><updated>2007-07-05T19:31:15.165-07:00</updated><title type='text'>Intensif telah berakhir..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Ya, masa itu telah berakhir.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hari ini adalah pertemuan terakhir dengan rekan-rekan pengajar yang lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Nanti sekitar 2 bulan lagi insya allah kita akan jumpa lagi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan berakhirnya masa ini, artinya aktivitas hariannya mulai sedikit renggang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saat ini mulai buat perencanaan akan ngapain aja untuk mengisi liburan yang panjang ini. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bye..bye for a moment labs, smandel, AA4, 81, etc.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;See u insya allah in new period… with new spirit.. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kemungkinan besar akan bantu-bantu mamah tercinta dengan kegiatan meriasnya atau sebentar lagi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; bulan puasa tuh.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mulai ancang-ancang order kue lebaran kali ya... Kayaknya lebaran kali ini mau nebeng jualan coklat lagi deh ke jaringannya mamah.. ;p Pendapatan tahun kemarin dari coklat lumayan juga, so tahun ini gak boleh ketinggalan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Satu hal yang pasti gimana caranya agar liburan kali ini lebih bernilai manfaat untuk orang lain dan diri sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Syukur-syukur bisa lebih produktif dan menghasilkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Oh iya ampe lupa, sama pengurus RT udah diminta bantuin jadi anggota KPPS buat pilkada Agustus ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mudah-mudahan bisa amanah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aamin.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-8029947223466690726?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/8029947223466690726/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=8029947223466690726' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8029947223466690726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/8029947223466690726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/07/ya-masa-itu-telah-berakhir.html' title='Intensif telah berakhir..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-234181026205076287</id><published>2007-06-27T04:32:00.000-07:00</published><updated>2007-06-27T04:52:45.491-07:00</updated><title type='text'>Berusaha menjadi cerdas..</title><content type='html'>Figura di dinding salah satu ruangan kelas Smandel, tertulis : "Orang cerdas tidak mencari pekerjaan, tapi menciptakan pekerjaan". &lt;br /&gt;Kalimat tersebut, menjadi renungan tersendiri buat saya.  Terutama bagi orang yang baru mulai berwirausaha seperti saya.  Setelah semalam, semangat wirausaha saya sempat turun, setelah membaca tulisan tersebut, semangatnya kembali naik.  Semalam saya melobi saudara/kerabat saya untuk menjadi investor. Dimulai dengan obrolan ringan, selanjutnya mengalir menjadi pembicaraan serius.  Kerabat saya tersebut memberi masukan yang sangat berarti, yaitu jangan menyepelekan hal-hal yang kecil. Pertimbangkan atau kalkulasikan semuanya dengan baik dan matang.  Ok, saya menerima masukan2nya tersebut, tapi dengan rintangan-rintangan yang beliau utarakan tersebut, tidak menyurutkan langkah kami untuk berwirausaha.  Insya allah kami akan tetap memulai bisnis jamur ini.  Mungkin langkah pertama terasa sulit, wajar... Tapi dengan semangat, kami mengambil sikap optimis.  Artinya optimis yang tidak konyol.  Halangan menjadi tantangan.  Pernah baca sekilas di salah satu artikel di internet, kebanyakan orang yang akan mulai berwirausaha kurang siap dengan yang namanya rugi.  Yang kebayang di pikirannya selalu untung.  Kebanyakan orang tidak siap dengan rugi.  Padahal yang namanya usaha, harus siap dengan untung dan rugi, 2 sisi mata uang yang tidak pernah bisa dipisahkan.&lt;br /&gt;Kalimat di awal tulisan ini, bukan mengindikasikan bahwa untuk menjadi orang cerdas, harus menciptakan pekerjaan terlebih dahulu.  Cerdas di atas bukan definisi, tapi hanya merupakan salah satu ciri saja.  Saya dan saudara kembar saya, sedang berusaha untuk melakukannya, yaitu menciptakan pekerjaan.  Mudah-mudahan setiap langkah kami menuju ke arah sana dilancarkan.  Doain ya! ;p&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-234181026205076287?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/234181026205076287/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=234181026205076287' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/234181026205076287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/234181026205076287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/06/berusaha-menjadi-cerdas.html' title='Berusaha menjadi cerdas..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-6216055868398207079</id><published>2007-06-25T21:01:00.000-07:00</published><updated>2007-06-25T21:29:22.669-07:00</updated><title type='text'>Hidup jamur!</title><content type='html'>Saudara kembar saya, bayu, saat ini sedang ada di bandung untuk mempelajari budidaya jamur merang. Kira-kira ada di sekitar wilayah cisarua (Cisarua yang deket daerah lembang, bukan yang di bogor). Dengan latar belakangnya jurusan biologi, saya yakin dia bisa mengembangkan dengan baik budidaya jamur tersebut. Saya yang di Jakarta bagian mengurusi cari investor untuk memulai bisnis jamur tersebut. Dengan kapasitas 10000 baglog, kita butuh dana permulaan sekitar 15 juta rupiah. Saat ini saya sedang mencoba ngobrol dengan kakak ipar saya yang punya semangat wirausaha juga. Dari pembicaraan tadi pagi, kelihatannya dia tertarik untuk investasi dengan sistem bagi hasil. Tapi belum deal siy. Nanti malam saya akan ngobrol lagi dengan beliau.&lt;br /&gt;Mengapa kami memilih jamur? Karena ada rekanannya bayu yang sudah sukses dengan bisnis tersebut, dan kata temannya bayu itu, permintaan akan pasokan jamur ke beberapa daerah di Indonesia masih cukup tinggi (informasi tersebut kami peroleh dari beberapa artikel internet). Sampai saat ini, developer jamur yang datang mencari jamur ke daerah cisarua tersebut masih tinggi, sehingga kami tidak perlu repot-repot mencari pasar. Walaupun demikian, untuk mencari amannya, saya dan bayu akan coba cari partner distributor jamur juga.&lt;br /&gt;Jamur panen setiap hari. Jika setiap hari kami mampu menghasilkan 40 kg, maka dengan harga jual yang 4000/kg, kami akan memperoleh pendapatan 160 ribu perhari. Lumayan lah, 5 jutaan sebulan. Mudah-mudahan aja usaha kami ini lancar-lancar aja. Kalaupun ada kendala, muda-mudahan kami bisa mengatasinya. Doakan kami ya!&lt;br /&gt;Btw, ada yang tertarik jadi investor?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-6216055868398207079?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/6216055868398207079/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=6216055868398207079' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6216055868398207079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6216055868398207079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/06/hidup-jamur.html' title='Hidup jamur!'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-2970054354627662522</id><published>2007-06-23T03:38:00.000-07:00</published><updated>2007-06-23T04:05:31.442-07:00</updated><title type='text'>Cerita sore..</title><content type='html'>Salah satu kelemahan yang saya miliki adalah saya baru percaya akan suatu kejadian ketika saya melihat langsung dengan mata kepala saya sendiri.  Jadi, kalo baru denger ceritanya aja, terasa kurang membekas di hati.  Sore ini saya mendapat pelajaran yang berharga, betapa keluarga saya dianugrahi hal yang luar biasa berupa tiga keponakan yang sehat fisiknya, tidak mengalami cacat apapun.  Mudah-mudahan orang tuanya dan kami kerabatnya bisa mendidik mereka menjadi anak-anak yang sholeh dan bermanfaat bagi umat.  Mudah-mudahan kecerdasan akal dan hatinya menyamai tampilan fisiknya yang indah.&lt;br /&gt;Sore ini saya mengunjungi dua mba saya yang baru melahirkan minggu ini.   Mba yang pertama, sebut saja  'E', dikaruniai seorang anak yang memiliki kekurangan fisik, yaitu bibirnya terbelah sampai dengan rongga hidung, langit-langit mulutnya pun ikut terbelah.  Hal tersebut disebabkan kurang sempurnanya proses pembelahan kromosom saat pembentukan janin. Jadi dede 'A' nantinya akan mengalami 3-5 operasi sampai ia dewasa, supaya terlihat indah dan nyaman bagi dirinya untuk makan dan bernafas.  Mulai dari penyatuan bibir, penyatuan langit-langit, sampai dengan memperbaiki posisi gigi.  Mba 'E' terlihat tegar, dia tidak melupakan dirinya sebagai seorang ibu yang secara naluri menyayangi darah dagingnya sendiri. Dan dia pun tidak membedakan kasih sayang antara si dede 'A' dengan kakaknya yang berusia 2 tahun.  Subhanallah.. hebat sekali mba 'A' ini.  Kasih sayangnya yang luar biasa terlihat saat beliau mencium beberapa kali dede 'A' yang sedang tertidur. Kejadian ini membuat saya tertegun dan amat sangat bersyukur.. Bukan bersyukur di atas duka orang lain, karena saya pun ikut merasakan kesedihan itu. Tapi bersyukur karena masih bisa ikut merasakan pelajaran  berharga ini.&lt;br /&gt;Mba kedua yang juga habis melahirkan, punya cerita yang berbeda.  Kelahirannya diberikan kemudahan dan anugrah yang luar biasa berupa anak yang sehat dan normal. Pada kelahiran anak yang ke-4 nya ini, beliau tidak merasakan mules yang terlalu 'gimana gitu..'. Malahan yang ada ketidak sengajaan melahirkan.  Tadinya hanya niat untuk periksa ke bidan.  Eh ternyata pas diperiksa sudah bukaan 5.  Ya udah deh, gak boleh pulang sama ibu bidannya.  Alhamdulillah lahir normal dengan mudahnya.&lt;br /&gt;Kedua adik yang baru saja melihat dunia ini, berjenis kelamin laki-laki.  Mudah-mudahan menjadi anak yang baik yang bisa membuat kedua orang tuanya tersenyum bahagia.  Aaamin..&lt;br /&gt;Selamat datang ke dunia mujahid kecil!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-2970054354627662522?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/2970054354627662522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=2970054354627662522' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2970054354627662522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2970054354627662522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/06/cerita-sore.html' title='Cerita sore..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-7388616634355152104</id><published>2007-06-22T18:27:00.000-07:00</published><updated>2007-06-22T18:35:06.722-07:00</updated><title type='text'>Jadi pingin kuliah lagi..</title><content type='html'>Dengan aktivitas saya mengajar matematika, jadi terasa bahwa ilmu saya masih kurang banget. Pingin belajar dan belajar lagi. Ada hal-hal mendasar yang dahulu waktu kuliah masih abstrak, sekarang malahan lebih ngerti karena saya harus mengajarkannya ke orang lain.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan suatu saat nanti diberi kesempatan untuk ngambil S2. Dan kalaupun itu terjadi, maka benar-benar spesifik, artinya sesuai dengan bidang yang ku geluti saat itu. Kalau mau gratis, kayaknya harus ke luar negri.  Di dalam negri pun sebenarnya bisa, cuma beasiswanya lebih ke akademis. He..he.. IPK ku kan biasa aja, jadi agak sulit menembus persaingan beasiswa dalam negri.  Kalaupun mau, kayaknya harus pake kocek pribadi.  Kalaupun suatu saat nanti memang harus dari kocek pribadi, mudah-mudahan ngambil keprofesian yang tepat, biar gak sia-sia.  So, ilmunya bermanfaat gitu.. Mohon doa dari semuanya ya!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-7388616634355152104?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/7388616634355152104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=7388616634355152104' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7388616634355152104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7388616634355152104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/06/jadi-pingin-kuliah-lagi.html' title='Jadi pingin kuliah lagi..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-5898543755943110969</id><published>2007-06-18T04:57:00.000-07:00</published><updated>2007-06-18T05:16:16.653-07:00</updated><title type='text'>Jangan biarkan ia terus meredup..dan meredup..</title><content type='html'>Tatkala nyala hati meredup, perasaan dan pikiran negatif pun bermunculan.  Hidupnya hati berbanding lurus dengan tilawah al-quran yang dilakukannya tiap hari.  Walaupun amalan sholat sunnah ataupun sedekahnya banyak, tapi kalau tidak rutin membaca al-quran, maka ada sesuatu yang hilang.  Ya.. ternyata yang hilang itu adalah nyalanya hati.   Benarlah hadist Rasulullah yang menyebutkan bahwa, barangsiapa yang tidak pernah membaca al-quran, maka hatinya bagaikan rumah kosong yang tak berpenghuni. Hati terasa hampa..&lt;br /&gt;Kesadaran ini muncul ketika hari-hari disibukkan oleh urusan dunia, sampai lupa meluangkan waktu sejenak untuk membaca ayat suci al-quran. Capek aktivitas seharian, begitu sampai di rumah, langsung tidur karena kelelahan.&lt;br /&gt;Yang terjadi ketika nyala hati redup adalah, masalah yang kecil terlihat besar.  Mudah dipengaruhi oleh suasana negatif yang ada di lingkungan sekitar.  Mudah BT.  Kurang percaya diri saat akan berbuat suatu kebaikan, dsb.&lt;br /&gt;Sudah saatnya kembali pada cahaya.. Cahaya yang akan menerangi hati yang senantiasa dihinggapi masalah yang tidak pernah berhenti menghampiri manusia.  Cahaya itu akan menetralkan hati yang gundah.  Cahaya itu berasal dari tilawah al-quran dan dzikrullah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-5898543755943110969?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/5898543755943110969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=5898543755943110969' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5898543755943110969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5898543755943110969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/06/jangan-biarkan-ia-terus-meredupdan.html' title='Jangan biarkan ia terus meredup..dan meredup..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4375912755158082198</id><published>2007-06-15T20:44:00.000-07:00</published><updated>2007-06-15T20:53:01.682-07:00</updated><title type='text'>Saya harus berani memulai!</title><content type='html'>Ketika seorang memilih untuk berwirausaha maka kehidupannya akan menjadi penuh dengan dinamika. Keluar dari zona aman..&lt;br /&gt;Walaupun di awalnya akan terasa sulit, tapi akan kami coba.&lt;br /&gt;Bukankah rezeki tiap-tiap orang tidak akan tertukar.  Saatnya menjemput bola!&lt;br /&gt;Mengajar sambil berwirausaha.  Mulai dari yang kecil-kecil dulu aja..  ;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4375912755158082198?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4375912755158082198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4375912755158082198' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4375912755158082198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4375912755158082198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/06/saya-harus-berani-memulai.html' title='Saya harus berani memulai!'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-5304425142165188591</id><published>2007-06-08T01:02:00.000-07:00</published><updated>2007-06-08T02:36:00.456-07:00</updated><title type='text'>Colorfull life</title><content type='html'>"All of us do not have equal tallent.  But all of us should have equal opportunity to develop our tallent"&lt;br /&gt;(John F Kennedy-speech 1963)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan yang diberikan tiap-tiap orang berbeda. Begitu juga pilihan hidupnya. Terkadang kesempatan datang, tapi tidak sesuai dengan pilihannya. Terkadang pula kesempatan yang sesuai dengan pilihan hidupnya, tidak juga datang. Hidup ini memang unik.. Manusianya juga unik..&lt;br /&gt;Tapi sampai sekarang saya masih berkeyakinan bahwa, setiap kesempatan yang didatangkan kepada setiap orang pasti bukanlah suatu kebetulan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;but there is blessing in those opportunity. &lt;/span&gt;Ada unsur pembentukan karakter manusia di sana. Menjadikan seorang manusia lebih baik dan lebih baik lagi setiap waktu.&lt;br /&gt;Kesempatan itu bagaikan emas yang dijatuhkan dari langit. Ia tidak datang berulangkali. Ya..itu tadi, jika diharap-harap malah gak dateng, tapi ketika tidak diharepin terkadang malah datang sendiri. So, mumpung ada kesempatan, mengapa tidak dicoba? Kesempatan pertama berbeda dengan kesempatan kedua, ketiga, dst. Ia lebih berharga.&lt;br /&gt;Ketika kesempatan yang datang terlalu sulit bagi kita  untuk dilakukan, akan membuat kita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngeper&lt;/span&gt;.   Tapi tidak demikian bagi seorang petualang.  Ia akan membuat kesulitan itu menjadi tantangan baru yang membangkitkan semangat juangnya.  Membuat ia mengeluarkan tenaga, waktu, dan pikiran yang ekstra.  Tapi setelah semua itu berhasil dilewati, ada kepuasan tersendiri dalam batin seorang petualang.  Membuat hidupnya makin berwarna.  Warna yang akan mengarahkan dirinya menjadi pribadi yang indah suatu saat nanti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-5304425142165188591?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/5304425142165188591/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=5304425142165188591' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5304425142165188591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/5304425142165188591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/06/colorfull-life.html' title='Colorfull life'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4840346877595251487</id><published>2007-05-28T10:25:00.000-07:00</published><updated>2007-05-28T10:27:48.582-07:00</updated><title type='text'>Sabar ya bay..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Hari ini adalah pengumuman apakah dia diangkat menjadi pegawai tetap atau tidak di salah satu bank negri yang punya jaringan kuat ke pelosok daerah. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pengumuman yang seharusnya tidak ada di dalam perjanjian kerjanya selama ini. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Awalnya, dia dan teman-temannya yang sudah mengikuti diklat selama 5 minggu, dipastikan akan diangkat menjadi pegawai tetap setelah mereka menjalani masa kontrak kerja 6 bulan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi setelah 6 bulan bekerja, ternyata pimpinan baru memiliki kebijakan baru, para pegawai kontrak tersebut, harus menjalani satu seleksi lagi, dan dari 24 orang, hanya ada 5 orang yang diangkat menjadi pegawai tetap.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kebijakan yang cukup mengecewakan mereka, termasuk babay.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pagi ini saya keluar rumah bareng dengannya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Dia masuk kerja kayak biasa, sedangkan saya pergi mengajar di bekasi. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Tapi dari raut wajahnya tampak kegundahan di hatinya, terbesit kepasrahan dalam dirinya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;***&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sore itu, sepulangnya saya dari mengajar, saya menanyakan kabar ke orang rumah apakah sudah ada kabar darinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ternyata dia sudah telfon ke nenek, dan meminta maaf jika kabarnya buruk.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dari &lt;st1:City w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; muncul dugaan bahwa dia gagal diangkat menjadi pegawai tetap.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan ternyata dugaan saya tidak meleset.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pasti sedih lah ya.., harapan, impian, dan cita-citanya yang dia bangun selama bekerja di &lt;st1:City w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; ini kandas sudah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kami semua pun jadi ikutan sedih.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebenarnya, saya tidak menyangka kalau keputusannnya seperti itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam penilaian saya, dia amat sangat rajin bekerja, pergi pagi-pagi sekali, sering lembur, supel dengan teman sekantornya maupun atasannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi, mengapa hasilnya demikian…?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kemudian nenek cerita ke saya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kepala bagian divisi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;pun berat menyampaikan keputusan tersebut ke babay.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Masalahnya, sebenarnya hasil nilai ujian dia sudah melewati batas nilai kelulusan. Tapi entah permainan tingkat tinggi, uang, atau bagaimana, akhirnya yang lulus adalah orang-orang yang tidak terlihat menonjol prestasinya alias biasa aja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sampai-sampai, atasan babay tersebut sempet ngomel-ngomel ke bagian SDM, “kok bisa seperti itu hasilnya?”.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebagai kenang-kenangan, sang kepala divisi memberikan cendera mata untuk babay. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mendengar cerita itu dari nenek, sempet sedih banget.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sedihnya bukan karena dia tidak lulus, tapi karena permainan kotor yang melatarbelakangi keputusan tersebut. Ck..ck.. gimana bangsa ini bisa maju, kalau cara-cara licik tersebut masih sering dipraktekkan. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;*** &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dia berencana menikah tahun ini.. Jadi ini merupakan ujian yang cukup berat pula baginya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebagai laki-laki ia punya tanggung jawab yang lebih.. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Walaupun demikian, kami sekeluarga selalu men-supportnya untuk bisa bangkit kembali menata masa depan yang lebih baik lagi.. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sabar ya bay.. Kamu bisa berhasil dimana aja kok.. Kamu pasti bisa!!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selalu ada hikmah di balik setiap ujian..&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4840346877595251487?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4840346877595251487/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4840346877595251487' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4840346877595251487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4840346877595251487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/05/sabar-ya-bay.html' title='Sabar ya bay..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4708150388880965276</id><published>2007-05-20T23:32:00.000-07:00</published><updated>2007-05-20T23:56:14.203-07:00</updated><title type='text'>Ternyata memasak itu menyenangkan..</title><content type='html'>Mungkin..terkadang..untuk memulai sesuatu di luar kebiasaan kita perlu memaksakan diri.  Perlu ada motivasi ekstra atau desakan yang kuat baik itu dari dalam ataupun luar diri.  Terus terang, walaupun sebagai cw, memasak bukan merupakan hobi saya.  Saya lebih suka jalan-jalan ke alam pegunungan menimati indahnya ciptaan yang kuasa, berinteraksi/mengobrol dengan orang, mengamati kehidupan sosial di suatu daerah, membaca, dan menulis.  Tapi, karena desakan dari dalam diri, wah sudah saatnya niy bagi saya untuk belajar memasak.  Ah gak ada salahnya juga nyoba, toh alhamdulillah sekarang udah punya rizki buat beli bahan-bahan masakan untuk melakukan percobaan masak ini dan itu, so kenapa enggak..? &lt;br /&gt;Belanja ke pasar dengan bersepeda, menyenagkan sekali.  Walaupun sepedanya pinjem sama tetangga sebelah.. ;p Kemudian belanja ini dan itu. Nawar sana, nawar sini.  Terkadang ada barang obralan yang murah dan bagus, sempet ngelirik juga. Pokoknya aktivitas pagi yang menyenangkan.  Udah belanja, saatnya baca resep.. Dibaca baik-baik dulu tuh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;step by step&lt;/span&gt;-nya.  Supaya gak kayak kemarin, lupa masukin telur, alhasil siomay bakarnya agak-agak keras deh.. ;p  Oh iya, gak lupa..si mamah juga ikut bantuin teknis-tekis mengolah bahan makanan, seperti membersihkan ayam, cara motong yang bener, cara blender yang efektif.  Ternyata teknisnya memang tidak semudah yang dibayangkan.  Belum lagi kalo pisaunya tumpul, udah deh.. kudu di asah dulu.  Gampang-gampag susah lah ya..&lt;br /&gt;Hari itu, saya memilih untuk mencoba nughet jagung.  Kurang lebih berusaha ngikutin resep, tapi kata mamah sih, terkadang masih ada tip-tip yang disembunyikan.. jadi minta pendampingan juga dari mamah kalo lagi masak.  Masukin ini dan itu.. dikukus.. dimasukin ke telur dan tepung panir.., akhirnya jadi deh.. nughet jagung.  Hmm..lumayan enak lah ya..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Bisa jadi sesuatu yang tidak kita sukai baik untuk kita.  Atau bisa jadi kita perlu mencoba dulu, baru cerita.. atau baru ambil keputusan."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4708150388880965276?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4708150388880965276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4708150388880965276' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4708150388880965276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4708150388880965276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/05/ternyata-memasak-itu-menyenangkan.html' title='Ternyata memasak itu menyenangkan..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1952569881573444793</id><published>2007-05-16T01:16:00.000-07:00</published><updated>2007-05-16T02:13:15.258-07:00</updated><title type='text'>Solusinya kita sudah tahu, hanya saja..</title><content type='html'>Ketika kita punya masalah, terkadang akan mempengaruhi keseharian kita. Yang biasanya ceria, berubah menjadi pemurung atau sering melamun. Suasana hati bawaannya gak enak aja. Kita kerap kali cerita ke orang lain, untuk mencari solusinya. Namun, walaupun solusi yang diberikan cukup logis dan solutif, terkadang tetap saja kita masih berkubang dengan masalah tersebut.&lt;br /&gt;Ternyata sulitnya kita mengatasi masalah yang sering dihadapi, bukan pada berat atau ringannya masalah, tetapi lebih pada suasana hati pada saat itu. Yang BT lah.. sedih.. uring-uringan.. stress.. dan sederetan emosi lain. Secerdas apapun solusi yang diberikan, selama suasana hati belum tenang, maka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;useless&lt;/span&gt;. Jadi, yang pertama harus dihadapi saat akan keluar dari masalah adalah bagaimana caranya menenangkan emosi jiwa.&lt;br /&gt;Setiap orang punya cara masing-masing untuk menenangkan perasaan hatinya. Ada yang dengerin musik, membaca Al-quran dan terjemahan, yoga, tahajud, atau mungkin cari kesibukan atau rutinitas lain untuk mengalihkan sementara pikiran dan emosi kita dari masalah itu. Setelah emosi sudah tenang, maka boleh deh tuh mulai melakukan solusi yang menurut kita benar. Good luck!!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Ada hikmah dari setiap kejadian. Tiada lain tiada bukan untuk menjadikan diri lebih tangguh. Walaupun terkadang berat, tapi itu adalah bukti &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;cinta&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Nya kepada setiap hamba-Nya, agar manusia semakin soleh.. Mudah-mudahan setiap kita selalu lulus ujian. Aamin"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1952569881573444793?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1952569881573444793/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1952569881573444793' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1952569881573444793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1952569881573444793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/05/solusinya-kita-sudah-tahu-hanya-saja.html' title='Solusinya kita sudah tahu, hanya saja..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-3272717814033146642</id><published>2007-04-24T22:19:00.000-07:00</published><updated>2007-04-24T22:25:42.195-07:00</updated><title type='text'>Kisah kedua orang buta di Kampung Melayu..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Hari ini pas berangkat ngajar, di kampung melayu saya melihat 2 orang yang sedang kebingungan di tengah jalan. Kemudian ada seorang yang mendekat, menanyakan kepada dua orang yang bingung tersebut. Ternyata kedua orang tersebut buta (laki-laki dan perempuan). Seorang yang mendekat tersebut, membantu menyebrang kedua orang buta yang sedang kebingungan tersebut. Diantarnyalah kedua orang tersebut sampai naik kendaraan yang akan membawanya ke suatu daerah yang ditujunya. Pada saat saya melihat kejadian tersebut, tidak ada yang menolong kedua orang buta yang sedang kebingungan menyebrang jalan itu, semua sibuk dengan urusannya masing-masing. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada saat itu, ada dua hal yang saya peroleh, pertama betapa hebatnya kedua orang buta tersebut, sangat tawawkal sekali. Dengan kondisinya yang buta, tidak membuat dirinya hanya berpangku tangan di dalam rumah. Kedua, begitu minimnya tingkat kepedulian orang-orang di Jakarta. Mudah-mudahan semakin banyak orang yang peduli di dunia ini. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-3272717814033146642?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/3272717814033146642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=3272717814033146642' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3272717814033146642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3272717814033146642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/04/kisah-kedua-orang-buta-di-kampung.html' title='Kisah kedua orang buta di Kampung Melayu..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-2048354216369411671</id><published>2007-04-22T06:48:00.000-07:00</published><updated>2007-04-22T06:49:56.488-07:00</updated><title type='text'>U-U-D</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Ujung-Ujungnya Duit. Sulit menemukan idealisme di antara partai-partai politik yang ada di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Yang saya lihat, hanya ada satu partai yang masih mengusung nilai-nilai tersebut. Ketika partai tersebut mengajak berkoalisi, hal pertama yang ditanyakan adalah apa untungnya bagi saya ketika saya berkoalisi atau menjadi bagian dari partai anda. Kalau di permulaan sudah bertanya tentang untung-untungan, apalagi berhubungan dengan materi, maka kalau diteruskan hubungan tersebut, ketika tidak punya uang, akan ditinggalkan begitu saja. Tidak peduli ketika partai tersebut masih mengusung idealisme atau punya misi yang sama atau tidak. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menjelang pilkada Jakarta 2007, partai tersebut mengusung nilai idelisme sendirian, sampai saat ini belum ada partai yang mau berkoalisi dengannya. Masyarakat umum kebanyakan hanya melihat sebelah mata dengan pribadi yang diusung oleh partai tersebut, padahal sang pribadi tersebut memiliki jiwa reformis. Salah satu buktinya adalah, selama beliau menjabat di kepolisian, beliau berani untuk memberantas oknum-oknum kepolisian yang terbukti bersalah melakukan korupsi. Don’t judge the book from its cover. Jangan lihat orang dari jenis pekerjaannya, tapi lihat apa yang telah diperbuatnya. Apakah semua guru tidak pernah pernah berurusan dengan polisi? Dalam komunitas yang baikpun ada pencilan. Maka dalam komunitas yang selama ini ‘terkenal’ kurang baik, apakah tidak mungkin ada pencilan juga? Terlalu sering kita melakukan generalisasi. Padahal generalisasi tidak bisa dilakukan dalam kehidupan sosial.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tim rival beratnya yang berasal dari sipil, sudah melakukan manuver dengan membagi-bagikan dana yang dimilikinya untuk mengambil hati komunitas atau partai lain. Dalam benak, saya berfikir, uang bisa saja habis suatu saat. Kalau uang yang dimilikinya sudah habis, mungkin habis pula koalisi yang dibangunnya selama ini. Lantas sia-sia saja selama ini mereka membangun koalisi. Hubungan yang dibangun atas dasar materi, maka akan bertahan selama materi itu ada. Pastilah dia akan berusaha melakukan segala macam cara (menghalalkan segalanya), supaya sumber materi itu akan tetap ada, supaya hubungan yang dibangunnya selama ini tidak hancur.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Berikan kesempatan nurani bicara ketika logika angkat senjata..&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-2048354216369411671?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/2048354216369411671/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=2048354216369411671' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2048354216369411671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2048354216369411671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/04/u-u-d.html' title='U-U-D'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-4043191525437212143</id><published>2007-04-22T06:42:00.000-07:00</published><updated>2007-04-22T06:48:10.788-07:00</updated><title type='text'>New Adventure!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Kesempatan yang luar biasa ketika saya harus berkeliling wilayah timur &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dan Bekasi untuk menjelajah ke daerah yang baru. Kegiatan yang saya jalani kemarin saat ditugaskan mengajar di beberapa sekolah dan panggilan privat dalam rangka memberikan materi persiapan UN SMU, menguji keberanian saya untuk bertandang ke daerah yang benar-benar baru. Hanya bermodalkan rute kereta, angkot, dsb juga cuap-cuap nanya ke orang-orang kalo mau ke daerah ini naik apa, atau dimana, dll, saya nekat mendatangi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;luar wilayah kekuasaan. Gara-gara tugas berkeliling kemarin itu, sekarang saya sudah tidak terlalu canggung lagi jika harus mendatangi daerah yang baru. Cukup dikasih alamat dan rute angkot, bismillah..insya Allah nyampe. He..agak-agak nyasar dikit lah ya..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selain dapet ilmu baru, bagaimana menjelajahi daerah yang baru, ternyata jiwa petualang dan jalan-jalan sesuai dengan karakter saya. Walaupun mungkin orang lain terkadang melihat kasihan ke saya karena harus pergi ke daerah yang cukup jauh, tapi saya merasakan keasyikan yang luar biasa ketika jalan-jalan ke suatu daerah. Memang saya typical orang yang cepet bosenan, jadi ketika dapet tugas ngajar di berbagai tempat yang berbeda-beda, tidak ada pertentangan yang cukup berarti dalam diri. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya sedang menikmati anugrah luar biasa yang Dia berikan dengan kegiatan yang saya jalani saat ini. Tidak ada yang sempurna, ada hal-hal yang gak ‘sreg’ juga siy, tapi terobati dengan jalan-jalan itu. Seperti biasa, I’ll try to do my best..and just enjoy it.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-4043191525437212143?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/4043191525437212143/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=4043191525437212143' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4043191525437212143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/4043191525437212143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/04/new-adventure.html' title='New Adventure!'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-185030162465962539</id><published>2007-04-18T07:32:00.000-07:00</published><updated>2007-04-18T07:38:09.256-07:00</updated><title type='text'>21 April, semangat kartini masa kini..</title><content type='html'>&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Semangat kartini..semangat kemandirian seorang wanita..  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menjelang hari ibu kita kartini, di beberapa tempat, sekolah, kantor, televisi, atau radio, menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bersifat kewanitaan, biasanya sih tema yang diangkat berhubungan dengan emansipasi wanita. Kalo di sekolah, biasanya adik-adik kecil pada memakai baju kebaya dan ada acara panggung di sekolah. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yang memanfaatkan momentum tersebut untuk meyuarakan kesetaraan gender antara pria dan wanita. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; pula yang menyuarakan bagaimana seharusnya seorang wanita berperan tanpa melupakan fitrahnya sebagai seorang wanita. Bagi saya, di dunia ini manusia diciptakan dengan dua jenis kelamin, pasti ada maksudnya. Sudah ada perannya masing-masing. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; tugas yang melekat padanya sejak mereka dilahirkan ke dunia. Terkadang permasalahannya ada pada men-sinergikan antara tugas dan perannya di dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kemandirian wanita bagi saya adalah satu hal yang seharusnya dimiliki oleh seorang wanita. Karena jika wanita tidak memiliki karakter ini, maka kecenderungannya akan mudah dipengaruhi atau di dominasi oleh orang lain. Kemandirian bukan berarti tidak memerlukan bantuan orang lain, tetap saja aspek sosial manusia tidak bisa lepas dari seorang wanita. Namun, sifat kebanyakan wanita yang katanya, ‘ingin dimengerti dan diperhatiin’ (mengutip dari salah satu bait syair grup musik terkenal tanah air). Sifat itulah yang bisa jadi kelemahan seorang wanita. Walaupun gak cuma wanita aja yang pingin dimengerti dan diperhatiin, semua orang pasti suka dikasih perhatian. Namun, mendengar beberapa kasus yang sering saya dengar, begitulah adanya. Faktor emosi atau perasaan kasih sayang keibuan yang dianugrahi kepada seorang wanita sebagai penunjang tugas mulianya di dunia ini, yang menjadi salah satu faktor pemicunya. Faktor pemicu tersebut bisa menjadi nilai tambah yang positif atau justru menjadi negatif. Akan menjadi nilai tambah yang positif jika seorang wanita mengembangkan sisi kemandirian dalam dirinya sebagai penyeimbang anugrah kelemah lembutannya tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Semangat kemandirian tersebut saya lihat pada sosok-sosok wanita yang ditinggal meninggal dunia oleh suaminya. Bagaimana seorang ibu rumah tangga yang biasanya hanya mengurusi rumah tangga, kini harus berjuang mencari nafkah untuk membiayai kehidupannya dan anak-anaknya. Bukanlah hal yang mudah bukan? Tapi dengan tangan terampil seorang ibu, dan semangat kemandiriannya, mau tidak mau harus mendobrak potensi yang ada pada dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang bisa bernilai tambah. Jika sang ibu tersebut lemah, bisa jadi beliau stress atau depresi ketika ditinggal pergi suami tercinta. Tapi dengan kemandirian, lain ceritanya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kalo gitu, bagaimana caranya memupuk semangat kemandirian itu ya? Macem-macem siy bentuknya, tapi satu hal yang pasti, bagi yang sudah lulus kuliah, bagaimana caranya sudah bisa mencukupi kebutuhan pribadi tanpa ada sokongan dana dari ortu lagi. Atau kalo yang masih sekolah atau kuliah, mungkin cari-cari kesempatan, gimana caranya bisa nambah uang jajan. Lebih dari itu, bukan hanya bebas secara finansial, namun cara pandang mandiri juga harus mulai ditumbuhkan. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kemandirian itu bukanlah barang yang langsung sekali jadi, butuh proses, termasuk diri ini yang juga sedang belajar arti kemandirian dan berusaha mengaplikasikannya dalam kehidupan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Waallahua’lam bishowab..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-185030162465962539?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/185030162465962539/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=185030162465962539' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/185030162465962539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/185030162465962539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/04/21-april-semangat-kartini-masa-kini.html' title='21 April, semangat kartini masa kini..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1204363614197963554</id><published>2007-04-07T09:59:00.000-07:00</published><updated>2007-04-07T10:04:40.566-07:00</updated><title type='text'>Mengapa suatu hal terlihat rumit… (Jawab ya! Ditunggu..)</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Apakah cara berpikir saya terlalu linier sehingga saya lebih ‘senang’ untuk membuat masalah yang saya hadapi menjadi lebih mudah terlebih dahulu baru saya kerjakan atau lewati???&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Semua bermula dari cara berpikir.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Satu hal yang pasti ketika berhadapan dengan suatu masalah, berusaha sebaik mungkin untuk melakukan yang terbaik. Tidak peduli hasilnya nanti sebuah kegagalan atau kesuksesan. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang pingin kegagalan. Tapi ketika semua sudah dilakukan sesuai dengan kemampuan terbaik, dan ternyata hasilnya masih gagal (dalam perspektif orang lain), maka kenapa harus malu atau gusar. Daripada memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang kita, mengapa tidak kita pikirkan bagaimana caranya memperbaiki diri kita agar bermanfaat dan mampu membahagiakan orang lain. Kalau kita masih dinilai gagal oleh orang lain atau komunitas tertentu, mengapa dunia menjadi terasa lebih sempit.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bukankah dunia itu luas? Bukankah kita bisa sukses di bidang lain, dengan orang lain, atau di tempat lain.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mengapa kita jadi mengukung diri kita sendiri dengan sibuk ‘berharap’ kita selalu ‘sukses’ dimata orang lain dan tidak ‘memperbaiki diri’. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Make it easy..easier..and easiest..&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menjadikan masalah lebih mudah bukan berarti mengurangi soalnya, tapi nikmati saja mengerjakan soal itu dengan sebaik mungkin sesuai dengan materi yang sudah kita pelajari sebelumnya. Jangan mundur hanya karena melihat soalnya berupa soal cerita yang panjang, atau berupa banyak variabel berpangkat pecahan yang aneh-aneh yang terkadang membuat bulu kuduk berdiri saat melihat rupanya sekilas. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Make it easier and do our best!! &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1204363614197963554?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1204363614197963554/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1204363614197963554' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1204363614197963554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1204363614197963554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/04/mengapa-suatu-hal-terlihat-rumit-jawab.html' title='Mengapa suatu hal terlihat rumit… (Jawab ya! Ditunggu..)'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-1956502696903522928</id><published>2007-04-01T05:51:00.000-07:00</published><updated>2007-04-01T05:53:40.349-07:00</updated><title type='text'>Atas ijin-Nya saya bisa!! ;D</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Suatu hari saya dihadapkan pada rasa ketidakpercaya dirian akan meakukan suatu hal, tepatnya suatu hal yang memerlukan tenaga dan persiapan ekstra karena hal tersebut relatif baru buat saya. Pada saat itu kondisi keimanan biasa-biasa aja. Mengapa faktor keimanan atau ruhiyah memegang peranan penting? Karena menurut saya ruhiyah selaras dengan ketenangan hati. Pada saat ruhiyah bagus, maka hati akan tenang. Tantangan sesulit apapun akan lebih mudah dilewati jika hati tenang. Jika hati tenang, pikiran rileks, maka ide-ide sering muncul. Ide-ide itulah yang merupakan jalan menuju solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Setiap harinya saya berusaha untuk senantiasa berfikiran positif. Begitu juga dengan permasalahan/tantangan yang dihadapi setiap harinya. Walaupun terkadang muncul rasa pesimis, hal itu tidak boleh membuat saya mundur atau lari dari masalah itu. Satu hal yang pasti, tantangan/masalah itu kudu dihadapi. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kembali ke masalah ketidak-PD-an pada saat akan melakukan sesuatu. Saya berusaha untuk memunculkan pikiran positif. Kata yang biasa saya gunakan ketika saya menghadapi suatu tantangan, yaitu “Ayo ti, kamu pasti bisa melewatinya!”, pada saat itu tidak mempan. Waktu itu saya merasa kekuatan internal tidak sanggup melawannya. Akhirnya saya sampai pada suatu titik kepasrahan, ‘Saya akan berusaha melewatinya dengan sebaik mungkin.. Atas ijin-Nya saya pasti bisa meewatinya.. Ya, atas ijin-Nya saya pasti bisa melewatinya’. Kemudian saya benar-benar memohon pada-Nya, ya Rabb..beri hambamu ini ketenangan dan kemudahan saat melaluinya..&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Setelah peristiwa itu sudah saya lewati, saya merasa amat bahagia karena sudah berhasil melewatinya. Dan yang paling membahagiakan, walaupun cukup banyak intrik di dalamnya, saya berhasil meewatinya dengan ketenangan. Ketenangan yang bukan berasal dari diri saya, tapi itu karena kasih sayang-Nya kepada semua umat manusia. Terima kasih ya Allah.. Semoga saya termasuk hamba-Mu yang bersyukur. Aamiin.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-1956502696903522928?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/1956502696903522928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=1956502696903522928' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1956502696903522928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/1956502696903522928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/04/atas-ijin-nya-saya-bisa-d.html' title='Atas ijin-Nya saya bisa!! ;D'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-116326061729862292</id><published>2007-03-23T15:28:00.000-07:00</published><updated>2007-03-23T15:32:08.394-07:00</updated><title type='text'>Kisah Ibnu Abbas..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Suatu ketika saya diskusi dengan kakak ipar saya tentang memilih pasangan hidup. Beberapa teman seangkatan sudah ada yang menikah. Pastinya karena mereka sudah siap kali ya..Minimal siap mental. Selain itu, bekal ilmu yang cukup serta beberapa skill berumah tangga juga ga kalah pentingnya untuk disiapin. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebelum memutuskan dengan siapa kita menikah, pastinya ada proses ta’aruf dulu dong. Proses ini biasanya gak memerlukan waktu lama kok, kalo kata kakak sih..biasanya maksimal 3 bulan. Disitu deh saatnya mengenal visi dan misi serta sedikit karakter calon pasangan. Mmm..kata kakak ipar, ternyata gak sembarangan lho mutusin sama siapa kita bakalan ta’aruf. Soalnya di proses ta’aruf&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bakalan ada proses perkenalan yang lebih dalam lagi. So, mungkin ada aib calon pasangan yang bakalan kita tahu saat proses tersebut. Berarti pada saat mau mulai ta’aruf, kudu istikhoroh juga kali ya.. Nah, setelah proses berjalan cukup lama, dan sudah saatnya bagi si cewek untuk memutuskan, hal yang lumayan sulit juga lho saat harus memutuskan apakah ‘si dia’ yang dipilih atau bukan.. Dan akhirnya kalo udah mendekati hari-H, biasanya frekuensi konsultasi ke Allah SWT lewat istikhoroh-nya lebih sering niy. Satu hal penting yang harus menjadi bahan pertimbangan, tentunya kesholehan dari calon pasangan. Nah, sebenarnya ketika berbicara tentang kesholehan seseorang, tidak ada parameter &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yang bisa dijadikan tolak ukurnya. Saat melihat kesolehan tersebut, kita juga kudu introspeksi diri, sejauh mana sih kesolehan kita. Jadi, jangan berharap mendapatkan seperti Ali kalau kita belum menjadi seperti seorang Fatimah. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tentang kesolehan ini, ada sepenggal kisah yang saya peroleh dari kakak ipar saya, yaitu kisah tentang Muhammad Ibnu Abbas (ayahnya Imam Syafi’i). Kisah ini mungkin sudah cukup familiar. Kurang lebih kisahnya seperti ini :&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Suatu ketika Ibnu Abbas sedang duduk-duduk di pinggir sungai, kemudian dia melihat ada sebuah apel melintas di hadapannya. Karena pada saat itu dia sedang kelaparan, maka langsung aja dia menyambar apel itu dan segera memakannya. Namun setelah beberapa gigitan apel, dia baru sadar bahwa apel itu bukan miliknya. Kemungkinan besar apel tersebut jatuh dari pohon apel yang ada di pinggir sungai tersebut. Karena dia ragu-ragu akan kehalalan dari apel tersebut, akhirnya dia mencari pemilik pohon apel agar diikhlaskan apel yang sudah ada di dalam perutnya. Kemudian dia coba susuri sungai tersebut, dan akhirnya dia sampai pada pemilik pohon apel itu. Setelah bertemu dengan sang pemilik pohon apel, tanpa basa-basi dia langsung bercerita bagaimana sampai dia dapet apel tersebut dan meminta pemilik pohon untuk mengikhlaskan apel yang telah dia makan. Bapak pemilik pohon apel itu takjub dengan sifat kehati-hatian pemuda tersebut. Sang bapak ingin mengenal karakter dan akhlak sang pemuda lebih jauh lagi. Akhirnya sebagai salah satu syarat agar apel tersebut bisa diikhlaskan, dia harus mau bekerja selama 3 hari di kebun apel miliknya. Tentu saja sang pemuda mau memenuhi syarat tersebut. Selama berinteraksi 3 hari dengan pemuda, sang bapak melihat kepribadian dan akhlak yang mulia dari sang pemuda. Sehingga muncul niatan dari hati sang bapak untuk menikahkan pemuda tersebut dengan anak perempuannya. Setelah syarat tersebut dipenuhi, sang bapak mengajukan syarat kembali. Ok, kalau kamu mau supaya saya mengikhlaskan apel tersebut, kamu harus mau menikah dengan anak saya. Tanpa pikir panjang, sang pemuda mengiyakan permintaan sang bapak tanpa mencari tahu informasi tentang perempuan tersebut. Di akhir obrolan, sang bapak baru bilang bahwa anak perempuannya bisu, tuli, buta, serta cacat kaki dan tangannya. Informasi tentang anak perempuan bapak tersebut membuat hati sang pemuda bimbang. Sesampainya di rumah dia gelisah dan tidak tenang, dia terus memikirkan calon mempelai wanita yang dia pikir fisiknya kurang sempurna tersebut. Namun di tengah kegalauannya tersebut, dia teringat suatu hadist yang kurang lebih berbunyi : “Lelaki sholeh hanya untuk wanita sholeh, begitu pula sebaliknya”. Dengan keyakinan yang besar akan janji Allah swt, akhirnya hilang rasa gelisah yang meliputi dirinya, dan dia dengan lapang dada menerima ketentuan dari-Nya. Akhirnya tiba hari yang dinanti-nanti, sang pemuda harus menikah dengan anak perempuan pemilik kebun apel. Setelah ijab qabul selesai, sang mempelai wanita keluar untuk menemui sang pemuda yang kini menjadi suaminya didampingi oleh sang ayah. Sambil menyerahkan anak perempuannya ke sang pemuda, sang bapak baru berkata yang sejujurnya bahwa anaknya tidak buta, tuli, bisu, serta cacat tangan dan kakinya dalam arti yang sebenarnya, melainkan hanya kiasan saja. Sang anak buta, tuli dan bisu dari melihat, mendengar, berkata maksiat. Sedangkan kedua tangan dan kakinya cacat dari berbuat maksiat. Ibnu Abbas justru mendapatkan anugrah yang luar biasa, disamping terjaga dari perbuatan dosa, sang wanita juga dikaruniai oleh Allah SWT wajah yang cantik dan rupawan. Subhanallah..&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;“Allah tidak pernah menyia-nyiakan kesungguhan hamba-Nya dalam mendekatkan diri kepada-Nya. Sungguh karunia Allah amat besar kepada hamba-hamba-Nya yang beriman”.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-116326061729862292?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/116326061729862292/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=116326061729862292' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/116326061729862292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/116326061729862292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/03/kisah-ibnu-abbas.html' title='Kisah Ibnu Abbas..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-7759330707868837394</id><published>2007-03-23T15:05:00.000-07:00</published><updated>2007-03-23T15:28:04.335-07:00</updated><title type='text'>Foto2 keponakan..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/RgRUNRLAg4I/AAAAAAAAAA0/vRpYJrbRKUw/s1600-h/Ayas+n+miaw2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/RgRUNRLAg4I/AAAAAAAAAA0/vRpYJrbRKUw/s320/Ayas+n+miaw2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5045250069486404482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/RgRUNhLAg5I/AAAAAAAAAA8/bJVA04E3M_c/s1600-h/Ayas+ktawa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/RgRUNhLAg5I/AAAAAAAAAA8/bJVA04E3M_c/s320/Ayas+ktawa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5045250073781371794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/RgRUNhLAg6I/AAAAAAAAABE/YdRq4uQ3-ho/s1600-h/I%27ll+be+back.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/RgRUNhLAg6I/AAAAAAAAABE/YdRq4uQ3-ho/s320/I%27ll+be+back.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5045250073781371810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nyobain masukin foto ke blogger niy.. ;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-7759330707868837394?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/7759330707868837394/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=7759330707868837394' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7759330707868837394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/7759330707868837394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/03/foto2-keponakan.html' title='Foto2 keponakan..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_PMBY8s8UMfs/RgRUNRLAg4I/AAAAAAAAAA0/vRpYJrbRKUw/s72-c/Ayas+n+miaw2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-6125665228545885782</id><published>2007-03-08T16:35:00.000-08:00</published><updated>2007-03-08T16:38:07.408-08:00</updated><title type='text'>Being Positive! Jadi lebih produktif..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Setiap hari manusia tidak pernah lepas dari masalah, dan masalah itu bisa membuat manusia makin lebih baik dari hari ke hari atau bahkan sebaliknya. Berfikir positif merupakan pilihan. Saat manusia dihadapkan pada suatu hal yang membuat dirinya cemas, khawatir, atau berada dalam ketidakpastian, ada dua pilihan yang biasanya diambil. Maju terus pantang mundur dan berfikir positif atau pesimis dan akhirnya mundur. Dengan berfikir positif, duri-duri kecil dianggap sebagai bumbu penyedap indahnya-yang namanya kehidupan, dan rintangan dirubah menjadi tantangan sehingga hidup menjadi lebih bervariasi. Kalau sudah begitu, hari-hari ke depan yang akan dijalani menjadikan karakter diri semakin kuat dan kokoh. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Berpikir positif ternyata tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tapi juga ke orang-orang sekitar yang berada pada lingkaran pengaruhnya. Hubungan antar individu lebih harmonis, karena konflik yang dihadapi diantara mereka diselesaikan dengan berfikir positif. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; nilai kebijaksanaan di dalamnya. Selain itu dengan individu senantiasa berusaha untuk berfikir positif, pikirannya akan terlepas dari belenggu-belenggu yang bisa menghambat kreativitas dan potensi dirinya. Sedikit mengikuti iklan salah satu teh botol, “Apapun masalahnya, solusinya adalah senantiasa berfikir positif”.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Berfikir positif terkait dengan nilai-nilai religi yang diyakininya. Karenanya dengan berfikir positif, secara tidak langsung kita sudah meng-&lt;i style=""&gt;eliminir&lt;/i&gt; keinginan untuk dihargai, diperhatikan, dan dipuji orang lain. Tapi sebaliknya, kita berusaha untuk ‘memberi’ bukan ‘mengharap’. Dengan tidak ‘mengharap’, biasanya kita justru diberi. Cukuplah hanya mengharap pada suatu zat yang Maha Memberi. &lt;i style=""&gt;Insya Allah&lt;/i&gt;, kita tidak akan pernah kecewa apalagi putus asa.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-6125665228545885782?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/6125665228545885782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=6125665228545885782' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6125665228545885782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/6125665228545885782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/03/being-positive-jadi-lebih-produktif.html' title='Being Positive! Jadi lebih produktif..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-3319688881808351148</id><published>2007-02-15T06:55:00.000-08:00</published><updated>2007-02-15T06:57:15.726-08:00</updated><title type='text'>Si Bonek..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Bocah Nekad, alias Bonek, ternyata tidak hanya berasal dari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; saja, tapi ada juga dari Cipinang Muara. Dzaki Fadil Jahada namanya, keponakan kedua saya yang berumur 1 tahun 5 bulan.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hari ini dia melakukan kegiatan yang nekad lagi, sampai-sampai hampir membahayakan jiwanya. Setelah sebelumnya dia naik tangga ke lantai 2 sendiri tanpa pendamping (kurang lebih 10 anak tangga). Hari ini dia mencoba untuk mengambil gayung (tutup termos) di dalam ember yang berukuran ¾ dari tinggi badannya. Dan yang ada adalah bukannya dia berhasil ngambil tutup termos itu, tapi malahan dianya masuk ked lam ember yang berisi 1/2 tinggi ember, dengan posisi kaki di atas dan kepala di bawah alias kelelep/tenggelam. Memang waktu itu di luar pengawasan orang dewasa (sedang lengah), sehingga hampir aja gak ketahuan. Tapi, alhamdulillah keburu ketahuan uminya. Ya..kontan aja dong si bonek itu nangis sekejer-kejernya, dan orang-orang sekitarnya pada kaget deh. Emang lucu juga sih.., bonek tapi cengeng. Namanya juga anak kecil. Memang usia balita adalah usia yang sedang lucu-lucunya, tapi usia yang bikin orang dewasa pada kesel juga dengan kenakalannya.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Emang keponakan saya yang satu ini ga ada duanya deh, dalam hal kenekadan tentunya. Kalo kakaknya mah, sekali diperingatin, langsung takut (ada yang ditakutin). Ai yang satu ini mah, kebal bo! Emang sih ada sisi positifnya ketika dia tidak takut apapun selain-Nya, tapi jadi bikin kita deg-degan dan khawatir. Lengah dari pengawasan dikit aja, udah deh bisa bahaya, terkadang membahayakan dirinya sendiri. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Besar harapan kami, mudah-mudahan dia menjadi anak yang pemberani tapi soleh. Walaupun dia sekarang nakal, jail, dan ga bisa diam, but someday we hope that he will changed.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-3319688881808351148?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/3319688881808351148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=3319688881808351148' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3319688881808351148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3319688881808351148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/02/si-bonek.html' title='Si Bonek..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-3555413984111779959</id><published>2007-02-14T02:54:00.000-08:00</published><updated>2007-02-14T02:59:25.727-08:00</updated><title type='text'>Ketika harus memilih..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Berusaha mewujudkan cita-cita yang hanya untuk memenuhi ambisi pribadi ataukah menjadi manusia dengan cita-cita baru sehingga selaras dengan kepentingan orang lain.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mengapa cita-cita harus diselaraskan dengan orang lain? Karena kita tidak bisa hidup sendiri di dunia ini. Dan ketika hidup dengan orang lain, kita memiliki peran tertentu terhadap orang tersebut. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; dorongan/motivasi dan ada pertimbangan yang menyebabkan arah jalan hidup (cita-cita) harus berubah. Namun tidak perlu gusar dengan perubahan arah angin tersebut. Selama cita-cita berlandaskan pada niat yang tulus untuk kebaikan diri dan orang lain, maka selalu ada jalan.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yang penting adalah jangan sampai kehilangan cita-cita, karena itu sama artinya dengan kehilangan tujuan hidup. Apalah artinya hidup jika kita tidak tahu arah tujuannya. Ombak dan badai yang deras akan mudah menghantam kapal jika sang nahkoda tidak segera mengambil keputusan apakah dia tetap pada posisinya dan menerjang badai ataukah mundur dan mencari jalan lain yang lebih cerah. Toh tujuan akhirnya sama, kenapa harus memilih jalan yang lebih sulit.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Memilih jalan lain tidak berarti menyerah dan enggan untuk bersusah payah. Perlu diingat, setiap pilihan pasti ada konsekuensinya. Namun untuk waktu dan kondisi tertentu mungkin itu adalah keputusan yang terbaik. Mengambil keputusan secara rasional dan sesuai dengan kata nurani, kemudian menyerahkan hasilnya kepada sang khalik tampaknya adalah pilihan yang cukup bijaksana.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saat ini saya memilih untuk menjadi seorang tenaga pengajar matematika. Dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; saya menjadi punya keinginan untuk menjadi dosen dan kuliah lagi. Entah kemana cita-cita di bidang matematika keuangan melayang pergi. Saya fikir,begitu banyak jebakan di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;,jadi saya memutuskan untuk meninggalkannya. Akhirnya untuk saat ini saya memilih untuk menekuni bidang ini dengan sebaik-baiknya. Ternyata menjadi pengajar menyenangkan dan menghasilkan lho.. ;p&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tentukan pilihan dari sekarang! &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-3555413984111779959?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/3555413984111779959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=3555413984111779959' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3555413984111779959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/3555413984111779959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/02/ketika-harus-memilih.html' title='Ketika harus memilih..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-2529647277144023257</id><published>2007-02-14T02:47:00.000-08:00</published><updated>2007-02-14T02:53:56.478-08:00</updated><title type='text'>Arahkan setiap kejadian pada keduanya..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;(sambungan dari ‘3 hari yang mendebarkan’..)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Alhamdulillah masih diselamatkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada tanggal 3-5 Februari, &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt; dihantui ancaman air kiriman yang berasal dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bogor&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Setelah air dikirim dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bogor&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, diperkirakan volume air di Jakarta akan bertambah tinggi 1-2 meter. Kami sekeluarga di rumah juga kena dampaknya. Kalau banjir sampai menyebabkan listrik padam,itu berarti banjirnya parah. Air di depan rumah semakin bertambah diikuti dengan padamnya aliran listrik. Oleh karenanya, kami tidak bisa mengikuti perkembangan banjir &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; melalui TV atau Radio.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi, sanak saudara banyak yang menelfon ke rumah menanyakan kondisi kami dan memberikan informasi seputar jam kemungkinan air kiriman datang. Malahan ada yang meminta kami untuk mengungsi ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bogor&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;,soalnya di rumah ada 3 anak balita. Tapi kami berfikir,belum saatnya kami mengungsi ke tempat lain,soalnya air belum masuk rumah.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bersyukur kepada-Nya,dalam suasana cemas dengan gosip air bah plus hujan pada dini hari yang cukup deras,air masih dalam ambang normal.&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Di daerah lain..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tepatnya di daerah Kampong Pulo dan Tanjung Lengkong (samping sungai ciliwung),tempat kedua teman saya bermukim,pada awal mula ciliwung meluap, daerah tersebut sudah kebanjiran sebatas pinggang. Kemudian air sempet surut,tapi sehari kemudian air bertambah lagi..lagi..dan semakin tinggi sampai menutupi lantai 1 rumah mereka. Mereka sempat menyelamatkan barang-barang berharga ke lantai 2,namun ternyata air terus bertambah sampai setinggi kurang lebih 1 meter di lantai 2 rumah mereka. Kedua teman saya sudah mengungsi ke tempat lain. Anak-anaknya dititipkan ke rumah saudara ataupun ke teman. Dan ada yang mengungsi ke rumah orang tua yang alhamdulillah tidak kebanjiran. &lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;Minggu, 11 Februari 2006&lt;br /&gt;Saya dan teman-teman pengajian, menengok kedua teman saya yang terkena musibah banjir itu. Hari ini air sudah surut. Di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; saya melewati kondisi pengungsian dan orang-orang sedang sibuk membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah mereka. Yang tinggal di Tanjung Lengkong sedang hamil 7 bulan. Beliau tinggal di rumah orang tuanya,karena rumahnya sudah tidak mungkin untuk ditinggali. Pada hari itu air masih setinggi betis di rumahnya. Tidak terbayangkan gimana tebalnya Lumpur di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; jika saat ini saja masih ada genangan air di sana-saat daerah lain sudah banyak yang surut. Si mba itu sampai enggan balik ke rumahnya karena membayangkan rumah dan isinya sudah hancur lebur. Gimana enggak,di lantai 2 aja airnya sampai seleher. Plus beliau sedang hamil juga kali ya,jadi agak repot kalau harus ngebersihin lumpur yang tebalnya antara 20-50 cm,plus lumpur yang menempel di barang-barang yang ada di dalam rumah. &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mba yang satu lagi,rumahnya kelelep air setinggi pinggang orang dewasa (tapi di lantai 2). Beliau belum bisa melihat kondisi rumahnya,karena gang menuju rumahnya terhalang oleh bangunan rumah yang roboh akibat derasnya aliran air. Pada saat kami ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; kami kesulitan untuk bertemu dengannya. Pasalnya, gang menuju rumahnya masih dipenuhi oleh lumpur. Di dalam rombongan yang terdiri dari 4 orang dewasa dan 1 balita, tidak memungkinkan bagi kami untuk masuk ke areal penuh lumpur. Kami mencoba menelfonnya,namun gagal terus. Akhirnya kami mengirimkan dua utusan untuk bertemu dengannya dan mengajaknya ke tempat kedua teman saya yang lain menunggu. Saya dan teman saya masuk ke dalam lagi untuk mencari si mba tersebut,dan alhamdulillah ketemu. Beliau sedang ada di klinik Bina Medika. Yang saya kagumi dari beliau,beliau tetap tinggal di daerah tersebut dan bersama-sama teman seperjuangan membuka klinik sederhana bernama Bina Medika. Walaupun ada peluang untuk meninggalkan daerah tersebut. Beliau sudah berkeluarga lho! Anak-anaknya-yang sudah pada besar-besar dititipin ke rumah rekan dan sanak saudaranya dan beliau tetap di daerah tersebut untuk membantu warga yang lain. Setelah bertemu dengannya,kami meminta waktunya sebentar dan mengajaknya keluar untuk berbincang-bincang dengan teman-teman lain.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; saya sempat ngobrol dengan ibu-ibu yang anaknya sedang sakit. Sang anak baru berumur 11 bulan dan dia sedang menderita flu dan diare. Dua penyakit yang biasanya dialami oleh korban pasca banjir. Enggak tega deh ngeliatnya.. Oh iya,pasca banjir ini rumah sakit jadi penuh,salah satunya oleh pasien penyakit Demam Berdarah. Jadi harus waspada..&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam perjalanan menuju kampung pulo,kami melewati camp-camp pengungsi banjir. Kondisinya sungguh memprihatinkan,bau pesing yang menusuk hidung,baju-baju yang pating ngegelantung di sana-sini-yang bisa mengundang nyamuk datang,barang-barang berserakan,dsb. Mudah-mudahan kondisi tersebut segera berakhir. Walaupun ada sebagian dari mereka yang harus mengungsi lebih lama lagi karena kondisi rumah yang rusak parah akibat banjir.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di daerah pemukiman elite Kelapa Gading, seorang ibu menjadi stress karena rumahnya terendam banjir yang tingginya 1 lantai. Semua barang berharga dan elektronik yang ada di dalam rumah hancur sudah.&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;i style=""&gt;Ada&lt;/i&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;i style=""&gt; rasa syukur dan sabar yang selalu silih berganti menguasai hidup dan hati seseorang. Tanpa kedua rasa itu, manusia akan putus asa dan dunia ini menjadi tidak berarti apa-apa. &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-2529647277144023257?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/2529647277144023257/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=2529647277144023257' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2529647277144023257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/2529647277144023257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/02/arahkan-setiap-kejadian-pada-keduanya.html' title='Arahkan setiap kejadian pada keduanya..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-117109977131550254</id><published>2007-02-10T01:22:00.000-08:00</published><updated>2007-02-10T01:29:31.326-08:00</updated><title type='text'>3 Hari Yang Mendebarkan..</title><content type='html'>Hari Jumat, 2 Feb’06, saya berangkat ngajar seperti biasa. Cuma memang pagi itu saya bangun agak terlambat karena terlalu letih dengan aktivitas kemarin dan jam tidur yang agak larut. Yang biasanya saya berangkat jam 05.40 dari rumah, hari itu saya berangkat jam 6 lewat, dan al-hasil memang saya terlambat sampai di sekolah dan sudah ada yang menggantikan saya mengajar. Pagi itu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; diguyur hujan deras sejak dini hari, sehingga mobil juga berjalan lambat. Dalam perjalanan menuju Cijantung, saya sudah menjumpai gelagat bahwa tampaknya ini adalah waktunya bagi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; untuk mengalami siklus banjir besar 5 tahunnya. Pasalnya saya melihat di jalanan daerah cililitan (kalo ga salah) sudah terendam air, kurang lebih sebetis. Harusnya hari jumat saya mengajar 6 jam pelajaran. Dengan keterlambatan saya tsb saya melewati 3 jam pelajaran. Pada saat pergantian jam ke-3 ke jam ke-4 saya mendapat sms dari mamah, “Ti, nginep di sekolah aja, soalnya jalanan ke rumah sudah pada tertutup banjir”. Sejak saat itu saya agak cemas, kemudian saya telfon orang rumah, dan ternyata air sudah masuk ke KUA yang letaknya persis di depan rumah (antara KUA dan rumah dibatasi oleh tembok setinggi 2 meter). Dan saya terima kabar dari sesama teman pengajar bahwa mas agus yang tinggal di Pondok Gede juga tidak bisa datang pagi itu karena rumahnya sudah kebanjiran. Akhirnya saya minta ijin ke Koordinator guru PM (Pendalaman Materi) di SMA tsb untuk tidak mengajar pada jam selanjutnya dan diijinkan untuk pulang. Pada saat saya pulang Cijantung mulai diguyur air hujan dan di sepanjang perjalanan banyak orang yang tidak jadi masuk kantor karena kepentok banjir atau kantornya kebanjiran. Fiuhh..alamdulillah jalanan I Gusti Ngurah Rai (antara lontar-kebon singkong) belum terendam air. Terus nyampe rumah, mulai deh evakuasi barang-barang elektronik, dll ke Lantai 2.   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Air yang luber dari kali deket rumah (15-20 meter), mulai naik seiring dengan bertambahnya waktu. Walaupun dibatasi oleh tembok, air tetap bisa masuk melalui bawah tanah dan celah-celah tembok kecil (persis seperti mata air). Mulanya air memenuhi lapangan bulu tangkis yang ada di depan rumah, terus semakin merambat naik menapaki tangga sampai mencapai halaman rumah. Pada pukul 1 dini hari, listrik di daerahku padam, dan itu berarti air sudah naik cukup tinggi, sehingga gardu listriknya harus dimatikan untuk menghindari konslet. Tepatnya pukul 3 dini hari sabtu, air sudah masuk ke halaman rumah, kurang lebih 10 cm lagi air masuk ke dalam rumah. Pada waktu itu saya bertanya ke teman saya yang tinggal tak jauh dari rumah (RW sebelah), “sudah setinggi apa air di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;?”. Ternyata sudah sepinggang. Satu hal yang membuat kami cemas juga, berbeda dengan banjir tahun 2002 yang tidak dibarengi dengan curah hujan yang tinggi, pada dini hari itu, air naik dibarengi dengan hujan deras. Terkadang mulai datang lintasan pikiran yang buruk, jangan-jangan air bah datang seperti tsunami (mengingat lokasi rumah yang dekat dengan kali), namun aku tepis pikiran itu dan mulai berpikir sehat dan mendekatkan diri kepada-Nya. Waktu itu kakak ipar saya sedang sakit, mulai dari hari kamis-sejak kepulangannya dari DL (Dinas Luar) di Padang, badannya lemas, kemudian suhu badannya turun-naik. Melihat kondisinya yang buruk dini hari itu, plus keadaan cuaca dan banjir yang semakin parah, akhirnya kami memutuskan untuk mengevakuasi kakak iparku itu ke rumahnya di daerah penggilingan (daerah yang cukup tinggi untuk terhindar dari banjir). Awalnya saudara kembar saya-Bayu enggan untuk membawanya keluar dari Cipinang, dengan pertimbangan takut terjebak banjir di jalan, mobilnya mogok, dan malah membuat kesehatan kak Iwan memburuk. Pasalnya air di Jl. I Gusti Ngurah Rai antara Cipinag Lontar dan Kebon Singkong sudah setinggi betis-lutut. Namun, akhirnya pada jam 4 dini hari keluarga di rumah sepakat untuk mengevakuasi beliau. Aku dan Bayu yang mendapat tugas untuk melakukan evakuasi tersebut. Dalam perjalanan menuju Penggilingan mobil memang tidak mogok karena mesin belum tenggelam oleh air, namun kita ternyata kehabisan bensin, bener-bener hampir kosong bo! Dengan kondisi jalanan terendam air, kami coba datang ke pom bensin deket rumah, ternyata pom bensinnya tutup, kata petugasnya sih, bensinnya tercampur air-tapi wallahua’lam..agak-agak imposible sih, harusnya &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt; tempat penyimpanan bensinnya terbuat dari beton sehingga tidak memungkinkan air untuk masuk. Sebenarnya ada satu lagi pom bensin yang deket rumah, yaitu pom bensin Cipinang Elok, tapi kita gak mungkin ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; soalnya jalan kesana sudah tertutup air yang tinggi-setengah badan mobil. Setelah dipikir-pikir akhirnya kami memutuskan meneruskan misi evakuasi dan mencari pom bensin lain, akhirnya kami menemukannya, yaitu pom bensin di depan Mabes polisi (jaraknya kurang lebih 1-1,5 km dari rumah), dengan harapan daerah tersebut tidak terendam air. Bismillah..dengan menembus genangan air di lontar dan telah melewati pintu kereta air di lontar, ternyata alhamdulillah daerah tersebut tidak kebanjiran, dan pom bensinnya masih buka. Langsung deh sekalian diisi 100 rb. Dari situ kami mulai memikirkan rute yang tidak kena banjir, dan akhirnya kami memilih rute lewat Terminal Rawamangun-Arion depan Veldrom-Pulo Gadung-Klender-Pondok Kopi-Penggilingan, dan akhirnya kami tiba di penggilingan pk.5.30. Tenang deh udah nyampe..Alhamdulillah ya Alloh.. Kemudian kami mengabari rumah bahwa kami sudah sampai dengan selamat, kami denger kabar dari rumah bahwa air sudah masuk dapur. Waktu itu hujan sudah berhenti. Kecemasan kami berkurang satu.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;i style=""&gt;(To be continued..)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-117109977131550254?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/117109977131550254/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=117109977131550254' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/117109977131550254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/117109977131550254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/02/3-hari-yang-mendebarkan.html' title='3 Hari Yang Mendebarkan..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-117024815842400616</id><published>2007-01-31T04:34:00.000-08:00</published><updated>2007-01-31T04:55:58.440-08:00</updated><title type='text'>Alhamdulillah.. Udah punya duit sendiri deh..</title><content type='html'>Hari ini saya mendapatkan gaji pertama Ngajar di SMU PB Sudirman. Walaupun baru mulai kerja seminggu, udah dapet bagian, lumayan.. Seneng bisa bantuin keuangan mamah.&lt;br /&gt;Ngajar anak SMU, bahagia..penuh dengan dinamika. Ada yang bandel, pinter, sampai yang autis. Ada yang cepet nanggep, tapi ada juga yang agak lemot.&lt;br /&gt;Sistem belajar pendalaman materi di sana dibuat kelompok-kelompok kecil. Satu kelompok terdiri dari 5-9 orang. Jadi kita bisa kenal mereka lebih dekat. Keuntungan ngajar kelompok kecil adalah energi tidak keluar sebesar ngajar kelas besar. Terus kita bisa mantau kemajuan anak-anak per-individu. Walaupun perkembangan mereka tergantung kemauan belajar dari dalam diri mereka sendiri. Performance dalam mengajar ternyata tidak selamanya bagus. Tergantung bagaimana kita bisa mengendalikan diri dan menjaga mood dalam diri. Kalau lagi ga mood dan belum siap, jangan terlalu menampakkan muka yang ga enak ke murid, karena bisa mempengaruhi kualitas penerimaan materi dalam diri mereka. Fiuh..stamina juga harus dijaga lho! Sekarang saya harus berangkat dari rumah pk.05.30 atau 6.30. Kalo ga sarapan, bisa tepar, dan lapar. Karena ngajar dengan perut lapar, kita bisa kurang nalar dan lancar. Pokoknya gawat deh.. ;p&lt;br /&gt;Kesibukanku sekarang mebuat hidup lebih berarti karena merasa ilmu yang dipelajari selama ini bisa bermafaat untuk orang lain. Mudah-mudahan saya senantiasa menjadi hamba yang bersyukur dan bersabar. Rahmat dan karunia-Nya ternyata tidak selalu dalam bentuk materi, kesehatan ataupun kebahagiaan, tapi berupa petunjuk dan bimbingan-Nya menuju jalan kehidupan yang sesuai dengan kapasitas dalam diri, ternyata tidak kalah hebatnya.&lt;br /&gt;Ya Allah, tunjukilah hamba-Mu ini kepada kebenaran dalam menghadapi perkara yang diperselisihkan.. (al-hadist). Aaamin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-117024815842400616?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/117024815842400616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=117024815842400616' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/117024815842400616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/117024815842400616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/01/alhamdulillah-udah-punya-duit-sendiri.html' title='Alhamdulillah.. Udah punya duit sendiri deh..'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-116970752795625009</id><published>2007-01-24T22:36:00.000-08:00</published><updated>2007-01-24T22:55:51.586-08:00</updated><title type='text'>My first experience-teaching in class</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Dari ajakan teman untuk bergabung dengan BTA (Bimbingan Tes Alumni), saya memulai karir mengajar saya. Tepatnya pada tanggal 20 Januari ’07 kemarin, saya magang mengajar di BTA. Tujuannya supaya saya mengetahui suasana kelas dan teknik mengajar yang baik dan menyenangkan di kelas. Kalo kata koordinator pelajaran matematikanya, lamanya saya magang adalah 2 minggu (4 hari), baru mulai mengajar di kelas. Tapi di luar dugaan, oleh karena ada salah satu pengajar tidak bisa hadir dan tidak ada yang menggantikannya, saya diminta untuk menggantikan posisinya. Dengan bekal magang 1,5 hari (4 pertemuan-artinya saya menyaksikan 4 &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; mengajar), siang hari ini-ahad, 21 Januari ’07, saya mulai mengajar di dalam kelas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Seru juga yah mengajar di kelas. Grogi, harus sigap, bagaimana menyiasati waktu, bagaimana membuat diri tenang dan santai dalam mengajar, tetap harus berfikir dan encer dalam mengerjakan soal-soal, semua campur aduk jadi satu. Memang praktek tidak semudah teorinya. Satu hal yang saya pegang, &lt;i style=""&gt;Do my best and be my self&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Mengajar memang membutuhkan jam terbang yang tinggi. Tidak cukup satu atau dua kali pertemuan, lantas kita bisa &lt;i style=""&gt;expert&lt;/i&gt;. Katanya sih, kalo udah sering mengajar, nanti juga lama-lama biasa. Dalam mengajar lebih banyak dibutuhkan skill komunikasinya dari pada skill matematikanya, tapi bukan kematematikaannya diabaikan, tetep harus ada persiapan materi. Karena mustahil sukses juga tanpa bekal kematematikaan SMU yang memadai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dari pengalaman pertama hari ini, saya evaluasi, mudah-mudahan pertemuan selanjutnya lebih baik lagi. Tampaknya saya jadi kecanduan mengajar nih. He..itung-itung mengasah potensi publik speaking juga sih..Tak menyangka, awalnya saya tidak bercita-cita untuk menjadi pendidik, tapi jalan ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; tampak lebih terbuka dibandingkan jalan yang lain. Memang, Allah SWT tahu yang terbaik untuk hamba-Nya. Saya nikmati saja &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;catatan perjalanan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sukai hal-hal yang kamu lakukan jika kamu belum diberi kesempatan untuk melakukan semua hal yang kamu sukai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-116970752795625009?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/116970752795625009/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=116970752795625009' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/116970752795625009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/116970752795625009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/01/my-first-experience-teaching-in-class.html' title='My first experience-teaching in class'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-116844928606789042</id><published>2007-01-10T09:10:00.000-08:00</published><updated>2007-01-10T09:14:46.080-08:00</updated><title type='text'>My Third Nephiew was Born- long journey</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Tanggal 10 Desember 2006 merupakan hari perkiraan kelahiran keponakanku yang ketiga, karena pada tanggal itu genap usia kehamilan kakakku 40 minggu. Namun, itu adalah prediksi dokter, terkadang bisa maju ataupun mundur. Hasil USG mengatakan ponakanku yang satu ini laki-laki lagi dan beratnya kurang lebih 3 kg. &lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;Manusia hanya bisa berusaha dan berencana, namun Tuhan jua yang punya kehendak. Setelah kami semua menanti kelahirannya pada tanggal 10 Desember, dedek yang ada dalam perut kakakku tidak menunjukkan tanda-tanda kelahiran (ga mules-mules). Sampai dengan tiga hari pasca tanggal prediksi kelahiran, belum ada tanda-tandanya juga. Akhirnya pada tanggal 13 Des ’06 atau rabu sore, kakakku kontrol ke Rumah Sakit. Atas persetujuan dokter, kakakku memutuskan untuk diinduksi (dibikin mules) supaya si bayi segera keluar. Kakakku pingin bisa lahir normal-tidak di operasi cessar, sehingga langkah induksi pun diambilnya. Walaupun sebenarnya, bayarannya adalah rasa mules yang luar biasa hebat dibandingkan jika tidak diinduksi. Ya..tanya saja ke ibu hamil, gimana rasanya jika mules mau melahirkan. Apalagi jika harus diinduksi mulai dari &lt;i style=""&gt;pembukaan satu&lt;/i&gt;. Subhanallah.. pengorbanan yang luar biasa hebatnya.&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kamis- 14 Des ‘06, hari kedua kakakku menginap di rumah sakit. Beliau mulai dikasih infus yang diberi obat induksi, tapi masih bisa bercanda, ngobrol di telfon, dan mau makan. Sampai dengan malam harinya, kami-di rumah mendapatkan informasi bahwa beliau sudah &lt;i style=""&gt;pembukaan satu&lt;/i&gt;. Memang, selama kakak di rumah sakit, kita sering kontak-kontakan. Orang rumah tampaknya sudah ga sabar menanti kehadiran si jabang bayi, terutama mamah. Mamah paling perhatian dengan kondisi kakak. Mungkin intuisi keibuannya mengantarkannya untuk menemani kakak di saat-saat sulitnya. Bahkan tampaknya beliau lupa dengan kaki kirinya yang sering kesemutan dan sakit. &lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jumat-15 Des ’06, hari ketiga. Mulai ada perkembangan, pada pagi hari pembukaannya sudah sampai dengan dua. Kakak iparku bilang, semalam (kamis malam) sampai dengan pagi ini, rasa mules yang dialami kakakku, makin hebat. Aku ditugaskan mamah untuk &lt;i style=""&gt;ngoplos&lt;/i&gt; kakak iparku. Beliau mau istirahat dan sholat jumat dulu. Kata mamah, kasian kakakku kalo ga ada yang nemenin. Walaupun saya tidak bisa berbuat banyak, paling enggak beliau ada teman untuk berbagi rasa sakit dan membantunya untuk bolak-balik ke kamar mandi. Selama saya menemaninya, saya sedikit merasakan kesakitan mules yang dilami kakak. Mules yang beliau rasakan, punya siklus. Semakin bertambah dosis obat mules yang ditambahkan, maka siklus mulesnya semakin cepat. Dan sepertinya mules yang dirasakannya amat luar biasa sakitnya. Hal itu bisa kurasakan dari remasan tangan kakak ke tanganku. Namun alhamdulillah, sampai dengan siang-sekitar pukul 13.00, kemulesan itu menghasilkan &lt;i style=""&gt;pembukaan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/i&gt;. Kalo kata bidan sih, kalo memang sudah sampai 5 cm lagi, maka kurang lebih sore atau malam, sudah bisa melahirkan. Kurang lebih pk. 15.00, mamah nengok ke RS. Beliau bawa telor ayam kampung untuk sumber energi kakakku pas melahirkan nanti. Mamah hebat ya! Kalo sama aku, mba niks susah banget makannya. Tapi pas disuapin ama mamah, beliau mau makan euy! Sampai dengan sore pk.17.00 sebelum kami pulang, statusnya masih &lt;i style=""&gt;pembukaan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/i&gt;. Malam harinya, kakak iparku menelpon, kami dapet kabar, masih di angka &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;i style=""&gt;lima&lt;/i&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Tampaknya ibuku cemas juga dengan keadaan kakak iparku, akhirnya dengan ditemani oleh saudara kembarku aku disuruh ke rumah sakit lagi untuk menginap di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; dan bergantian dengan kakak ipar, menemani dan mengurusi kebutuhan kakakku. Tapi setibanya di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, ternyata tidak boleh ada seorang pun yang menginap di sisi pasien. Bahkan suamipun, diminta untuk menunggu di ruang tunggu. Segala macam keperluan kakak setiap malam, di-&lt;i style=""&gt;handle&lt;/i&gt; oleh suster jaga. Jadi, demi kebaikanku, aku tidak diijinkan menginap di rumah sakit oleh kakak ipar. Akibatnya, saya tidak jadi menginap dan pulang lagi ke rumah bersama saudara kembarku. Sebelum pulang, saya bertanya ke kakak, bagaimana statusnya. Ternyata masih &lt;i style=""&gt;pembukaan lima-enam awal&lt;/i&gt;. Proses yang cukup lama pikirku. Biasanya jeda antara tiap pembukaan tidak selama itu, apalagi jika sudah sampai pembukaan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Saat itu saya berharap, mudah-mudah kakakku segera melahirkan. Malam itu, kakak tidak diberi obat induksi melalui infus lagi, tapi dengan metode lain (saya lupa istilah kedokterannya). Soalnya kakak sudah ga tahan dengan siklus kontraksi yang cepat, cukup menguras energi. Jadi, setelah infus dicopot, kakak mulai merasa enakan dan bisa jalan-jalan. Mudah-mudahan dengan banyak jalan, membantu mempercepat proses kelahirannya.&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sabtu, 16 Des ’06, hari keempat. Sekitar jam 6 pagi kurang, telfon rumah berdering. Ternyata kakak iparku mengabarkan bahwa si dedek sudah keluar. Alhamdulillah, bayi dan ibunya sehat-sehat aja. Berat si bayi 3.65 kg dan tingginya 51 cm. Wow, rekor keluarga! Dua ponakanku sebelumnya beratnya tidak ada yang mencapai 3 kg. Pagi itu mamah langsung bersiap untuk ke rumah sakit menengok kakak dan cucunya yang ketiga. Siangnya, saya menyusul bersama saudara kembar, kakak kedua, dan sepupu-sepupu, pokoknya rame deh. Dedeknya lucu banget, menggemaskan-standar lah.. bayi. Tapi walaupun baru lahir, wajah dan perawakan gagahnya udah kelihatan lho.. ;D &lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;“Setiap orang yang sudah merasakan sakitnya proses melahirkan, pasti akan menghormati ibunya lebih dari biasanya. Merasakan disini bukan berarti hanya dengan melakukan, tapi bisa melalui pengamatan dan pemahaman.” &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-116844928606789042?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/116844928606789042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=116844928606789042' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/116844928606789042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/116844928606789042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2007/01/my-third-nephiew-was-born-long-journey.html' title='My Third Nephiew was Born- long journey'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-116589091743822770</id><published>2006-12-11T18:04:00.000-08:00</published><updated>2006-12-11T18:35:17.466-08:00</updated><title type='text'>Welcome to the jungle!</title><content type='html'>Kok kayaknya kalo saya nulis di blogger ini kalo lagi kusut aja ya..Sebenarnya sih enggak gitu. Sekarang saya mau nulis yang hepi juga ah. Iya, besok kamis saya ada presentasi tentang satu dari beberapa materi matematika SMU di nurul fikri, yaitu Trigonometri, Dimensi tiga, Logaritma, Deret, dan Eksponen. Saya disuruh pilih salah satu dari kelima materi itu. Pilih yang mana ya..Saya masih bingung..Nanti deh dipelajari dulu.He..tentunya saya akan mempresentasikan materi yang memang lumayan saya kuasai.Ternyata materi matematika SMU tidak sehoror matematika kuliah. Saya jadi menikmati proses ini..;)&lt;br /&gt;Flash back 5 bulan kebelakang. Setelah saya lulus, saya tidak pernah terbayang akan mengajar di bimbel, soalnya impian saya yang utama adalah ikut serta membangun perekonomian islam melalui bidang matematika keuangan. Selama 4 bulan kemarin kirim2 surat lamaran ke beberapa lembaga keuangan islami, tapi tidak menemukan titik cerah, akhirnya saya mencoba bimbingan belajar atau sekolah plus, dan ternyata dapet beberapa panggilan. Awalnya bingung,wah..cari materi SMU dimana nih, buku2 matematika SMU ku udah raib entah kemana. Untung ada tetangga yang masih punya rumus2 jadi matematika SMU. Ya udah, aku pinjem deh. Dengan bermodalkan itu, saya ikutan deh tes tulis di NF. Sebenarnya sih saya udah pesimis, soalnya bobot soal NF itu ga bisa pake rumus2 jadi (pengalaman waktu bimbel di NF dulu).Jadi pikirnya ga akan lolos tes tulis. Tapi ternyata saya salah. Ada panggilan kedua tuh untuk presentasi.&lt;br /&gt;Untuk presentasi kali ini, saya coba nyari materi matematika SMU di internet, dan alhamdulillah dapet bo! lumayan deh.. Tampaknya bermodalkan itu dan coba nyari-nyari buku2nya di saudara yang jauh rumahnya, saya akan mengusahakan hasil yang terbaik untuk presentasi itu. Bobot materi SMU ternyata lebih menyenangkan dibandingkan materi kuliah. Saya tidak harus membuktikan suatu teorema, aksioma, atau sejenisnya... Mungkin itulah penyebabnya saya tidak ingin meneruskan S2 di bidang matematika murni, karena saya perkirakan isinya tidak jauh berbeda dengan pembuktian dsb.&lt;br /&gt;Pasca kuliah, memang dunia yang penuh dengan tantangan. "Welcome to the jungle", kata saudara kembar saya-Bayu. Mix antara Idelisme dan realisme dalam meraih impian. Idealis tapi tetap realistis. Lakukan saja apa yang bisa dilakukan saat ini...Moga sukses ya ti!! ;D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-116589091743822770?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/116589091743822770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=116589091743822770' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/116589091743822770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/116589091743822770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2006/12/welcome-to-jungle.html' title='Welcome to the jungle!'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-116555299437820209</id><published>2006-12-07T20:29:00.000-08:00</published><updated>2006-12-07T20:43:14.390-08:00</updated><title type='text'>Love and care...</title><content type='html'>Keikhlasan diuji dalam sebuah kepedulian. Kelelahan mental akibat output yang keluar tanpa ada yang masuk. Kepedulian yang terus menerus berusaha untuk dilahirkan terkadang membuat diri mempertanyakan kepedulian orang lain terhadap diri. Menuntut tak kan pernah habis. Namun output kepedulian terkadang membutuhkan input. Darimanakah input harus dicara jika bukan dari kekuatan menata hati dan memotivasi diri. Jika kepedulian harus menunggu orang lain peduli, maka tak kan pernah ada kepedulian di dunia ini.&lt;br /&gt;Akhirnya kuatkan mental, terus menata diri, dan of course sabar dalam arti yang sesungguhnya, menjadi pilihan untuk terus bisa menebar kepedulian-minimal ke orang-orang terdekat kita. Kadangkala godaan untuk bersikap egois kerap melintas dan menghampiri. Selalu ada harapan bahwa, suatu saat ujian ini pasti akan berakhir, berakhir dengan manis.. Mudah-mudahan diri ini tidak tergoda dan tetap bertahan dan berjuang melawan keterpaksaan dan keegoisan diri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-116555299437820209?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/116555299437820209/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=116555299437820209' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/116555299437820209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/116555299437820209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2006/12/love-and-care.html' title='Love and care...'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10122658.post-116299099148234513</id><published>2006-11-08T04:25:00.000-08:00</published><updated>2006-11-08T05:03:11.706-08:00</updated><title type='text'>Asyiknya menulis!!!</title><content type='html'>Ternyata kebuasaan menulis itu bisa membantu seseorang untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi. &lt;em&gt;Statement &lt;/em&gt;saya ini diperkuat oleh tulisan yang ada di dalam buku terbitannya MLC yaitu &lt;em&gt;&lt;strong&gt;'Quantum Writing'&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Yang saya rasakan selama ini juga seperti itu kok. Dengan menulis, suatu permasalahan menjadi terpetakan. Jelas duduk persoalannya dimana. Sehingga solusipun dapat ditemukan. Setidaknya dengan dituliskan kita bisa senantiasa melihat kembali dan menelaah ulang permasalahan yang ada. Dan akhirnya lintasan pikiran yang lewatpun bisa hinggap menjadi solusi untuk pemecahan masalah kita. &lt;br /&gt;Menulis identik dengan membaca. Kalau ingin gaya tulisan kita semakin meningkat kualitasnya, maka harus membiasakan diri untuk membaca. Tapi ternyata kebiasaan membaca itu tidak harus identik dengan hal yang membosankan kok. Kebiasaan itu bisa dimulai dengan membaca hal-hal yang kita sukai. Barulah lama-kelamaan kita mulai beralih ke topik lain yang beda dari biasanya. Tapi satu hal yang pasti, supaya membaca itu berdampak pada bertambahnya wawasan kita dan perubahan cara pandang atau sikap kita, maka sebelumnya timbulkanlah hal-hal yang membuat diri kita tertarik untuk membaca buku itu. Metode ini namanya &lt;strong&gt;'Membaca Bebas'.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke soal tulis-menulis, dalam buku Quantum Writing saya juga membaca tulisan, pada saat seseorang belajar matematika, dengan meluangkan waktunya barang 3 menit saja untuk mengkonsep kembali teorema, aksioma, ataupun pembuktian  yang dipelajari di kelas, maka ia menjadi seorang ahli matematika yang ok. Tapi tentunya kalo belajar matematika, kudu banyak latihan juga kalau mau lulus mata kuliah, soalnya kalo ga gitu, bisa mati kutu pas ujian. He..pengalaman pribadi. Gimana gak jadi ahli matematika yang ok, jika konsep dikuasain plus lihai ngerjain soal.&lt;br /&gt;Kita juga bisa mengeksplor diri kita melalui tulis menulis. Bakat, potensi, minat, dan bakat, bisa kita ketahui lewat kegiatan itu. Luangkanlah waktu barang sebentar saja dalam sehari untuk membuat tulisan tentang diri sendiri. Biarkan pena itu mengalir dalam catatan harian kita, jangan ditambahkan ataupun dikurangi. Pada saatnya nanti kita akan mengenal lebih dekat siapa diri kita sebenarnya. But its not a short time. Keep enjoy and pation when we write an essay about ourselves.&lt;br /&gt;Menjadikan tulis-menulis menjadi kebiasaan merupakan kegiatan yang menyenangkan dan menguntungkan. Membawa sebuah note kecil jika berpergian kemana-mana bisa menjadikan diri kita lebih baik. Ide itu tidak bisa ditunggu kedatangannya, kudu dihampiri.&lt;br /&gt;Sebenarnnya masih banyak lagi faedah dari baca-tulis... silakan mengeksplor sendiri..&lt;br /&gt;Selamat membaca dan menulis!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10122658-116299099148234513?l=titiarifiani.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://titiarifiani.blogspot.com/feeds/116299099148234513/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10122658&amp;postID=116299099148234513' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/116299099148234513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10122658/posts/default/116299099148234513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://titiarifiani.blogspot.com/2006/11/asyiknya-menulis.html' title='Asyiknya menulis!!!'/><author><name>titi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06878364047065133395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
